alexametrics
26.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

SINDIR SIAPA? Puan Maharani Sebut Ada Kepala Daerah dari PDIP Tak Mau Sambut Kedatangannya

MANADOPOST.ID- Ketua DPR RI Puan Maharani menyinggung ada kepala daerah yang tidak merespon baik ketika dirinya mendatangi salah satu daerah.

Hal itu diungkapkan Puan saat bertatap muka dengan kader PDI Perjuangan dalam rapat koordinasi di Manado, Rabu (9/2).

“Begitu saya datang, gak mau nyambut. Saya bingung. Harusnya bangga dong. Tapi kayak gak semangat gitu,” ungkap Puan.

Menurut Puan, berbeda ketika dirinya beberapa kali datang ke Sulut. “Kenapa setiap saya datang ke Sulut, 3 pilarnya (PDIP) selalu jalan. Jemput saya, ngurus saya. Maksudnya secara positif ya,” ucapnya.

Puan mengaku bahwa dirinya adalah Ketua DPR ke-23. Dan baru pertama kali diduduki PDIP, meskipun sudah pernah menang.

“Harusnya ketika saya ke daerah, kepala daerah (dari PDIP) bangga. Sebab ini perjuangan kita. Bukan males-males. Kan jadi kesel saya,” sindirnya lagi.

“Saya tak minta apa-apa. Kalau saya tamu, ya namanya tamu kan beri makanan enak. Makanan enak aja susah. Saya gak minta makanan mahal. Hanya makanan yang enak saja. Kalau makanannya gak enak kan kesel.

Di situ kelihatan ngurusin kita aja gak bener. Gak pake hati maksudnya. Kan simple-simple saja,” sambungnya.

Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan Keamanan itu menuturkan bahwa ingin sampai di posisi Ketua DPR itu tak bisa sendirian.

“Ini perjuangan kita sebagai keluarga besar PDIP. Satu nasional lho. Karena di undang-undang menyatakan, partai pemenang pemilulah yang berhak mempunyai Ketua DPR itu di DPR RI. Artinya ini perjuangan kita semua. Energi ini luar biasa,” pungkasnya. (ando)

MANADOPOST.ID- Ketua DPR RI Puan Maharani menyinggung ada kepala daerah yang tidak merespon baik ketika dirinya mendatangi salah satu daerah.

Hal itu diungkapkan Puan saat bertatap muka dengan kader PDI Perjuangan dalam rapat koordinasi di Manado, Rabu (9/2).

“Begitu saya datang, gak mau nyambut. Saya bingung. Harusnya bangga dong. Tapi kayak gak semangat gitu,” ungkap Puan.

Menurut Puan, berbeda ketika dirinya beberapa kali datang ke Sulut. “Kenapa setiap saya datang ke Sulut, 3 pilarnya (PDIP) selalu jalan. Jemput saya, ngurus saya. Maksudnya secara positif ya,” ucapnya.

Puan mengaku bahwa dirinya adalah Ketua DPR ke-23. Dan baru pertama kali diduduki PDIP, meskipun sudah pernah menang.

“Harusnya ketika saya ke daerah, kepala daerah (dari PDIP) bangga. Sebab ini perjuangan kita. Bukan males-males. Kan jadi kesel saya,” sindirnya lagi.

“Saya tak minta apa-apa. Kalau saya tamu, ya namanya tamu kan beri makanan enak. Makanan enak aja susah. Saya gak minta makanan mahal. Hanya makanan yang enak saja. Kalau makanannya gak enak kan kesel.

Di situ kelihatan ngurusin kita aja gak bener. Gak pake hati maksudnya. Kan simple-simple saja,” sambungnya.

Ketua DPP PDIP Bidang Hukum dan Keamanan itu menuturkan bahwa ingin sampai di posisi Ketua DPR itu tak bisa sendirian.

“Ini perjuangan kita sebagai keluarga besar PDIP. Satu nasional lho. Karena di undang-undang menyatakan, partai pemenang pemilulah yang berhak mempunyai Ketua DPR itu di DPR RI. Artinya ini perjuangan kita semua. Energi ini luar biasa,” pungkasnya. (ando)

Most Read

Artikel Terbaru

/