22.4 C
Manado
Rabu, 23 Juni 2021
spot_img

3 KKB Tewas, Ketua KNPB-OPM Merauke Ditangkap, Ini Wajah dan Tugasnya

 

MANADOPOST.ID—Ketua I Komite Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (KNPB-OPM) wilayah Merauke, EKM (38), ditangkap pasukan gabungan TNI-Polri.

EKM ditangkap karena diduga menyebarkan hoax dan ujaran kebencian mengandung SARA.

EKM sendiri ditangkap di kediamannya di Jalan Perikanan Darat, Kelurahan Kelapa V, Kabupaten Merauke, Papua, pada Rabu (9/6) sekitar pukul 22.35 WIT.

Demikian disampaikan Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Alqudusy dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (10/6/2021).

“Satgas Operasi Nemangkawi menangkap pemilik akun Facebook atas nama Manuel Metemoko yang diduga telah menyebarkan informasi palsu atau hoaks, provokatif kebencian atau permusuhan individu maupun kelompok masyarakat dengan SARA,” ujarnya.

Dalam penangkapan itu, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti.

Di antaranya telepon selular milik EKM serta beberapa unggahan dalam akun Facebook dengan nama Manuel Metemoko.

“Saat ini tim Satgas Siber telah membawa tersangka ke Polres Merauke untuk dilakukan pemeriksaan digital forensik terhadap barang bukti yang diamankan,” kata Iqbal dikutip dari Antara.

Iqbal mengungkap, ada sejumlah unggahan yang dibuat EKM yang cukup meresahkan masyarakat.

Halaman 2 dari 3

Diantaranya menyebarkan foto yang tidak sesuai dengan kejadian aslinya.

Dalam foto itu, EKM menuliskan: “Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak Papua berhasil dibakar TPNPB pada Kamis (03/06)”.

EKM juga membuat unggahan pada Jumat (4/6).

“Otsus gagal total, rakyat menolaknya dan menuntut referendum, ribuan pasukan dikirim, korban jiwa di mana-mana,”

“Tokoh agama Katholik diteror OTK, issu teroris menggemah di tanah Papua.”

“Pertanyaannya, Siapa peternak kejahatan kemanusian dan teroris di Indonesia dan Papua?”, tulis akun Facebook tersebut.

Selain dua unggahan tersebut, Iqbal menyebut masih banyak unggahan bernada rasialisme dan ujaran kebencian yang dianggap meresahkan masyarakat.

“Jangan membuat berita hoaks atau tidak benar, memprovokasi masyarakat dengan berita-berita kebencian yang berakibat permusuhan di bumi Papua, masyarakat ingin hidup damai,” ujar Iqbal.

Atas perbuatannya, EKM diduga melanggar Pasal 45A ayat (2) Juncto Pasal 28 ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 11 Tahun 2008.

3 KKB Tewas dan Makin Terdesak

Di tempat terpisah, 3 anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen tewas ditembak pasukan gabungan TNI- Polri.

Itu setelah terlibat kontak tembak dengan TNI-Polri di di Kampung Eromaga, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis (10/6/2021).

Halaman 3 dari 3

Demikian disampaikan Kasatgas Humas Ops Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Alqudusy dalam keterangannya kepada wartawan.

“Kontak tembak tersebut mengakibatkan 3 pasukan KKB terkena tembakan,” ungkapnya.

Hal itu juga dipastikan berdasarkan informasi dari masyarakat ditambah hasil pantauan drone.

Ketiga anggota KKB yang tewas itu diidentifikasi bernama Tinggiter, Manis dan Keminus Murib.

Iqbal juga menyatakan bahwa saat ini KKB sudah semakin terdesak.

“Kelompok teroris KKB ini sudah semakin terdesak,” katanya.

Pihaknya memastikan akan terus melakukan penegakan hukum terhadap KKB dan penyebar hoax.

“Negara tidak akan kalah dengan segelintir orang dengan hasrat politik yang menumbalkan masyarakat sipil dan menyebar teror di provinsi Papua Indonesia,” tegasnya. (ant/ruh/pojoksatu)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru