alexametrics
27.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

ANAK JOKOWI TAK KENAL TAKUT! Gibran: Silakan Tangkap Saya! Ini Respon KPK

MANADOPOST.ID – Dua anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, pada Senin (10/1/2022). Gibran dan Kaesang dilaporkan terkait dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dilansir dari republika.co.id, pelaporan tersebut terkait dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) terhadap relasi bisnis Gibran dan Kaesang dengan grup bisnis yang terlibat kasus pembakaran hutan berinisial PT SM. Pelapor menyebut grup bisnis itu mengucurkan investasi ke perusahaan yang dimiliki Kaesang dan Gibran.

Saat dimintai tanggapan oleh wartawan, Gibran menyatakan tidak akan melaporkan balik pelapor.

“Lha ngopo (kenapa) melaporkan balik? Itu kan sudah dilaporkan,” kata Gibran kepada wartawan di Balai Kota Solo, Selasa (11/1/2022).

Wali Kota Solo tersebut hanya meminta agar dibuktikan apakah benar-benar bersalah.

“Dibuktikan dulu kalau saya salah, silakan ditangkap,” kata dia.

Dia juga mengaku tidak keberatan ditangkap saat ini juga jika terbukti bersalah.

“Buktikan dulu saya salah atau tidak. Kalau salah detik ini saya ditangkap tidak apa-apa. Dibuktikan dulu,” kata dia.

MANADOPOST.ID – Dua anak Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh dosen Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun, pada Senin (10/1/2022). Gibran dan Kaesang dilaporkan terkait dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Dilansir dari republika.co.id, pelaporan tersebut terkait dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) terhadap relasi bisnis Gibran dan Kaesang dengan grup bisnis yang terlibat kasus pembakaran hutan berinisial PT SM. Pelapor menyebut grup bisnis itu mengucurkan investasi ke perusahaan yang dimiliki Kaesang dan Gibran.

Saat dimintai tanggapan oleh wartawan, Gibran menyatakan tidak akan melaporkan balik pelapor.

“Lha ngopo (kenapa) melaporkan balik? Itu kan sudah dilaporkan,” kata Gibran kepada wartawan di Balai Kota Solo, Selasa (11/1/2022).

Wali Kota Solo tersebut hanya meminta agar dibuktikan apakah benar-benar bersalah.

“Dibuktikan dulu kalau saya salah, silakan ditangkap,” kata dia.

Dia juga mengaku tidak keberatan ditangkap saat ini juga jika terbukti bersalah.

“Buktikan dulu saya salah atau tidak. Kalau salah detik ini saya ditangkap tidak apa-apa. Dibuktikan dulu,” kata dia.

Most Read

Artikel Terbaru

/