31C
Manado
Minggu, 28 Februari 2021

Fakta Baru Kasus Ayah Kandung Perkosa Anak Terungkap

MANADOPOST.ID– Kasus pemerkosaan yang dilakukan ayah terhadap anak kandungnya di Sagerat, Kecamatan Matuari, mengungkapkan fakta baru.

Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Frelly Sumampow mengatakan, dari hasil pemeriksaan, tersangka MM alias Marsel (36), warga Sagerat, Kecamatan Matuari, ternyata pernah mengancam korban, yang adalah anak kandungnya sendiri, untuk dibunuh.

Hal itu yang membuat korban takut hingga berani bersuara kepada wali kelasnya. “Anak itu trauma karena ayahnya pernah ancam untuk dibunuh,” ujarnya kepada Manado Post, Rabu (10/2).

Dia juga mengaku, diduga aksi bejat tersangka sudah lebih dari dua kali. Tersangka juga sempat marah kepada korban karena mulai memiliki pacar.

“Tersangka juga ternyata sempat marah kepada korban karena dia sudah mulai pacaran. Sudah ada teman laki-laki yang mendekat,” katanya.

Sementara itu, tersangka kepada koran ini mengaku menjalakan aksi bejatnya sejak korban masih duduk di bangku kelas VI SD. “Karena mabuk. Saya menyesal,” katanya sambil menangis.

Dia juga mengaku, memiliki empat anak. Semuanya perempuan. Korban adalah anak perempuan tertua yang tinggal dengan dia.

Diketahui, kasus ini terbongkar ketika korban ingin meminjam uang kepada wali kelasnya untuk berangkat ke Ternate. Ketika ditanya alasan, korban mengaku takut tinggal dengan ayahnya karena ternyata sudah beberapa kali memperkosanya. Mendengar pengakuan itu, wali kelas tersebut langsung melapor ke pihak berwajib.

Tersangka pun diancam Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat 1 dan Pasal 76E Jo Pasal 82 ayat 1 UURI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua UURI No.23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (can)

Artikel Terbaru