31.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

Manado Bertahan Zona Resiko Tinggi Covid-19

MANADOPOST.ID–Kasus terkonfirmasi positif terus mengalami peningkatan. Dari 4484 meningkat menjadi 4487. Hal ini berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Manado.

Sementara sembuh bertambah 91, menjadi 2956 orang. Meninggal bertambah 2 kasus, menjadi 187 orang. Hal ini masih membuat Kota Manado masih zona resiko tinggi.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) mengimbau masyarakat disiplin laksanakan protokol kesehatan. “Jangan lalai pake masker, cuci tangan, jaga jarak, jauhi kerumunan dan makin dekat dengan Tuhan,” ajaknya.

Menurut wali kota,  dalam waktu dekat di Kota Manado akan dilakukan konsep zonasi wilayah. Setiap kecamatan akan dilihat tingkat penyebaran sehubungan dengan penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan masyarakat termasuk bagi pelaku usaha.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Bagi kecamatan yang masuk zona merah, diberlakukan pengetatan kegiatan dengan pembatasan aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.

Begitupun kecamatan yang zona oranye dan zona hijau aktivitas masyarakat dan pelaku usaha mengikuti aturan sesuai dengan zona yang ada di setiap kecamatan,” jelas GSVL seraya mengajak semua masyarakat tetap patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. (*/ite)

MANADOPOST.ID–Kasus terkonfirmasi positif terus mengalami peningkatan. Dari 4484 meningkat menjadi 4487. Hal ini berdasarkan data Satgas Covid-19 Kota Manado.

Sementara sembuh bertambah 91, menjadi 2956 orang. Meninggal bertambah 2 kasus, menjadi 187 orang. Hal ini masih membuat Kota Manado masih zona resiko tinggi.

Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) mengimbau masyarakat disiplin laksanakan protokol kesehatan. “Jangan lalai pake masker, cuci tangan, jaga jarak, jauhi kerumunan dan makin dekat dengan Tuhan,” ajaknya.

Menurut wali kota,  dalam waktu dekat di Kota Manado akan dilakukan konsep zonasi wilayah. Setiap kecamatan akan dilihat tingkat penyebaran sehubungan dengan penerapan protokol kesehatan dalam kegiatan masyarakat termasuk bagi pelaku usaha.

“Bagi kecamatan yang masuk zona merah, diberlakukan pengetatan kegiatan dengan pembatasan aktivitas masyarakat dan pelaku usaha.

Begitupun kecamatan yang zona oranye dan zona hijau aktivitas masyarakat dan pelaku usaha mengikuti aturan sesuai dengan zona yang ada di setiap kecamatan,” jelas GSVL seraya mengajak semua masyarakat tetap patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan. (*/ite)

Most Read

Artikel Terbaru

/