alexametrics
24.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Cerita KASAD Dudung, Bayi Kembar Siam Berhasil Dipisahkan di Manado: 2 Tahun Keluarga Berjuang

MANADOPOST.ID-Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, menceritakan kebahagiaannya, pasca bayi kembar siam di Manado, yaitu anak prajuritnya Serda Fredrik Lumowa, berhasil dioperasi dan dalam kondisi sehat.

 

“Dalam hidup ini, saya merasakan paling bahagia adalah pada hari ini, karena bisa melihat langsung kondisi bayi kembar siam prajurit saya dalam keadaan sehat pasca operasi pemisahan,” ujar KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.A. melalui vicon dengan Pangdam XIII/Merdeka, Danrem 131/Santiago dan Direktur RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou beserta Tim Dokter yang menangani operasi pemisahan bayi kembar siam Joana dan Jofelin Lumowa, Rabu siang (11/5/2022).

 

KASAD juga merasa sangat terharu melihat perjuangan keluarga prajuritnya yang selama 2 tahun lebih menghadapi situasi seperti ini. “Kita semua juga patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, melalui Pangdam, Danrem dan Kepala RSUP Kandou serta Tim Dokter, Joana dan Jofelin Lumowa sekarang sudah sehat,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Dudung juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Direktur RSUP Prof . Dr. R.D. Kandou dr. Jimmy Panelewen Sp.B-KBD dan Ketua Tim Terpadu Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam dr. Harsali Lampus Sp.BA. “Ternyata, RSUP Prof Kandou tidak kalah canggih dengan dengan RSPAD Gator Subroto Jakarta,” pujinya.

 

Dalam vicon tersebut, Kasad juga sempat melakukan dialog dengan Pangdam, Direktur RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou dan Tim Dokter operasi. Dalam dialog tersebut, Pangdam menyampaikan rasa terima kasih kepada Kasad yang begitu cepat merespon kegalauan prajuritnya dengan memerintahkan kepadanya, termasuk juga Danrem 131/Santiago, untuk membantu sepenuhnya pelaksanaan operasi pemisahan bayi kembar siam putri Babinsa Kodim 1302/Minahasa.

 

Direktur RSUP Prof Kandou DR. dr. Jimmy Panelewen Sp.B-KBD dan Ketua Tim Terpadu Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam dr. Harsali Lampus Sp.BA juga melontarkan hal yang sama. “Terima kasih dan Puji Tuhan, Bapak Kasad memberikan support yang sangat positif, sehingga kami dari pihak rumah sakit percaya diri secara penuh dalam menangani operasi pemisahan bayi kembar siam ini,” tutur dr. Jimmy.

 

Di akhir vicon, KASAD juga sempat berdialog dengan orang tua Joana dan Jofelin, Serda Fredrik Lumowa. Serda Lumowa pun sangat bersyukur dan bahagia, bahkan sangat terharu atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya.

 

“Terima kasih, Bapak Kasad, terima kasih Bapak Panglima, terima kasih Bapak Danrem, dan terima kasih kepada seluruh tim dokter serta semua pihak yang telah mendukung kami,” ucapnya penuh keharuan dan rasa bahagia.(gnr)

MANADOPOST.ID-Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, menceritakan kebahagiaannya, pasca bayi kembar siam di Manado, yaitu anak prajuritnya Serda Fredrik Lumowa, berhasil dioperasi dan dalam kondisi sehat.

 

“Dalam hidup ini, saya merasakan paling bahagia adalah pada hari ini, karena bisa melihat langsung kondisi bayi kembar siam prajurit saya dalam keadaan sehat pasca operasi pemisahan,” ujar KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.A. melalui vicon dengan Pangdam XIII/Merdeka, Danrem 131/Santiago dan Direktur RSUP Prof. Dr. R.D. Kandou beserta Tim Dokter yang menangani operasi pemisahan bayi kembar siam Joana dan Jofelin Lumowa, Rabu siang (11/5/2022).

 

KASAD juga merasa sangat terharu melihat perjuangan keluarga prajuritnya yang selama 2 tahun lebih menghadapi situasi seperti ini. “Kita semua juga patut bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, melalui Pangdam, Danrem dan Kepala RSUP Kandou serta Tim Dokter, Joana dan Jofelin Lumowa sekarang sudah sehat,” tambahnya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Jenderal Dudung juga menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada Direktur RSUP Prof . Dr. R.D. Kandou dr. Jimmy Panelewen Sp.B-KBD dan Ketua Tim Terpadu Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam dr. Harsali Lampus Sp.BA. “Ternyata, RSUP Prof Kandou tidak kalah canggih dengan dengan RSPAD Gator Subroto Jakarta,” pujinya.

 

Dalam vicon tersebut, Kasad juga sempat melakukan dialog dengan Pangdam, Direktur RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou dan Tim Dokter operasi. Dalam dialog tersebut, Pangdam menyampaikan rasa terima kasih kepada Kasad yang begitu cepat merespon kegalauan prajuritnya dengan memerintahkan kepadanya, termasuk juga Danrem 131/Santiago, untuk membantu sepenuhnya pelaksanaan operasi pemisahan bayi kembar siam putri Babinsa Kodim 1302/Minahasa.

 

Direktur RSUP Prof Kandou DR. dr. Jimmy Panelewen Sp.B-KBD dan Ketua Tim Terpadu Operasi Pemisahan Bayi Kembar Siam dr. Harsali Lampus Sp.BA juga melontarkan hal yang sama. “Terima kasih dan Puji Tuhan, Bapak Kasad memberikan support yang sangat positif, sehingga kami dari pihak rumah sakit percaya diri secara penuh dalam menangani operasi pemisahan bayi kembar siam ini,” tutur dr. Jimmy.

 

Di akhir vicon, KASAD juga sempat berdialog dengan orang tua Joana dan Jofelin, Serda Fredrik Lumowa. Serda Lumowa pun sangat bersyukur dan bahagia, bahkan sangat terharu atas perhatian yang diberikan kepada keluarganya.

 

“Terima kasih, Bapak Kasad, terima kasih Bapak Panglima, terima kasih Bapak Danrem, dan terima kasih kepada seluruh tim dokter serta semua pihak yang telah mendukung kami,” ucapnya penuh keharuan dan rasa bahagia.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/