31.4 C
Manado
Selasa, 22 Juni 2021
spot_img

Dua Hari Sulut Diguncang Gempa, Wilayah-wilayah Ini Paling Terasa, BMKG: Hindari Bangunan Retak

MANADOPOST.ID-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Indonesia, melaporkan dalam dua hari dua wilayah di Sulawesi Utara (Sulut), diguncang gempa.

Pertama di koordinat 207 km barat laut Meloanguane, Kabupaten Kepulauan Talaud, tanggal 10 Juni pukul 09:42:23 dengan kekuatan 5,3 magnitudo.

Kemudian pagi ini Jumat (11/6) pukul 09:23:42, dengan jarak 66 km tenggara Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), kekuatan gempa 5,7 magnitudo.

Puji Tuhan, BMKG melaporkan kedua gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Meski begitu warga tetap wajib waspada jika ada gempa susulan. Serta jangan percaya sumber informasi yang tidak valid.

Berikut laporan lengkap BMKG terkait gempa di wilayah Bolsel

GEMPABUMI TEKTONIK M5,7 MENGGUNCANG BOLAANG MONGONDOW SELATAN, TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Kejadian dan Parameter Gempabumi:
Hari Jumat, 11 Juni 2021 pukul 10:23:44 WITA wilayah Bolaang Mongondow Selatan diguncang gempa tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan informasi awal gempabumi ini berkekuatan M=5,7 yang selanjutnya dilakukan pemutakhiran menjadi Mw=5,6. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,05°LU; 124,4° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 58 km arah Tenggara Kota Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara pada kedalaman 72 km.

Jenis dan Mekanisme Gempabumi:
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas Subduksi Sangihe. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik ( _thrust fault_ ).

Dampak Gempabumi:
Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Gorontalo, Kotamobagu, Bolaang Mongondow Utara, Tutuyan III – IV MMI (Bila pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah ), di Manado dan Bitung III MMI ( Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ), di Taliabu, II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang). Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini TIDAK BERPOTENSI TSUNAMI.

Gempabumi Susulan:
Hingga hari Jumat, 11 Juni 2021 pukul 10.55 WITA, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan ( _aftershock_ ).

Rekomendasi:
Kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah.

Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), telegram channel (https://t.me/InaTEWS_BMKG), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Jakarta, 11 Juni 2021
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG
BAMBANG SETIYO PRAYITNO, M.Si

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru