29.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

KPK Dalami Dugaan Pengadaan Tanah untuk Program Andalan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan DP 0 Rupiah

MANADOPOST.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami tujuan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya membeli tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. Lembaga antirasuah menduga, peruntukan pengadaan tanah di Munjul itu untuk program rumah DP 0 rupiah.

“Kami mengonfirmasi pada saksi-saksi terkait hal tersebut, didalami lebih jauh,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (12/8).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menuturkan, pendalaman terhadap peruntukan pembelian tanah di Munjul perlu dilakukan. Hal ini tidak terlepas dari bagian pendalaman perkara.

“Fokus pada penyidikan perkara tanah di Munjul ini, namun tidak lepas dari latar belakang peruntukan juga perlu digali lebih jauh,” ucap Ali.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Tim penyidik KPK pada Selasa (10/8), memeriksa pelaksana harian (Plh) Badan Pembinaan BUMD periode 2019 Riyadi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul Tahun Anggaran 2019. Dia diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan.

Riyadi digali pengetahuannya mengenai mekanisme program andalan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait program rumah DP 0 rupiah.

MANADOPOST.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami tujuan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pembangunan Sarana Jaya membeli tanah di Munjul, Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur. Lembaga antirasuah menduga, peruntukan pengadaan tanah di Munjul itu untuk program rumah DP 0 rupiah.

“Kami mengonfirmasi pada saksi-saksi terkait hal tersebut, didalami lebih jauh,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Kamis (12/8).

Juru bicara KPK bidang penindakan ini menuturkan, pendalaman terhadap peruntukan pembelian tanah di Munjul perlu dilakukan. Hal ini tidak terlepas dari bagian pendalaman perkara.

“Fokus pada penyidikan perkara tanah di Munjul ini, namun tidak lepas dari latar belakang peruntukan juga perlu digali lebih jauh,” ucap Ali.

Tim penyidik KPK pada Selasa (10/8), memeriksa pelaksana harian (Plh) Badan Pembinaan BUMD periode 2019 Riyadi sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul Tahun Anggaran 2019. Dia diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan mantan Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory Corneles Pinontoan.

Riyadi digali pengetahuannya mengenai mekanisme program andalan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait program rumah DP 0 rupiah.

Most Read

Artikel Terbaru

/