29.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Kronologi Pencari Ikan Hilang Dua Hari dan Ditemukan Tewas di Danau Tondano, di Bawah Eceng Gondok

MANADOPOST.ID–Setelah dua hari dinyatakan hilang, nahas, pencari ikan di Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, ditemukan tewas, Jumat (12/10).

Kronologi kejadian, awalnya korban Firman Towoliu (44), sedang mencari ikan bersama anaknya di Danau Tondano menggunakan peralatan tradisional. Dengan cara memanah sambil menyelama (jubi, red). Setelahnya, anak korban melaporkan bahwa korban sudah hilang.

Masyarakat setempat sempat melakukan pencarian manual dengan penyisiran di pinggiran danau. Tetapi tidak menemukan tanda-tanda adanya korban. Bahkan pada pencarian pertama, tim Basarnas menerjunkan dua orang penyelam di sekitar lokasi kejadian.

Selanjutnya Tim Sar Gabungan melaksanakan pencarian korban dengan penyisiran di pinggiran danau menggunakan perahu karet.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Akhirnya setelah melakukan pencarian selama dua hari, pukul 10.30 WITA, korban ditemukan sebelah utara dari lokasi kejadian. Kurang lebih 20 meter, tidak jauh dari lokasi pertama korban mencari ikan.

Berdasarkan laporan Basarnas, korban ditemukan di bawah tanaman eceng gondok. Tim Sar gabungan sempat kesulitan mengevakuasi. Setelah berhasil dievakuasi korban langsung dibawa ke RSUD Sam Ratulangi Tondano. Setelah itu langsung disemayamkan keluarga korban.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Jandry S Paendong mengatakan, berkat kerja sama tim yang kompak korban cepat ditemukan. “Walau tim sar gabungan agak kesulitan mencarinya, namun kami bersyukur atas kerja sama yang kompak korban bisa diketemukan,” kata dia.

Saat menerjunkan tim penyelam, korban terlihat dari bawah tanaman eceng gondok,meski samar-samar tetapi terlihat jelas bahwa itu korban yang dicari. “Pada saat evakuasi korban pun tim sar gabungan juga merasa kesulitan harus membersihkan tanaman eceng gondok yang menutupi korban. Namun kami sampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang dapat membantu dalam pencarian,” kuncinya.(ler/gnr)

MANADOPOST.ID–Setelah dua hari dinyatakan hilang, nahas, pencari ikan di Danau Tondano, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara, ditemukan tewas, Jumat (12/10).

Kronologi kejadian, awalnya korban Firman Towoliu (44), sedang mencari ikan bersama anaknya di Danau Tondano menggunakan peralatan tradisional. Dengan cara memanah sambil menyelama (jubi, red). Setelahnya, anak korban melaporkan bahwa korban sudah hilang.

Masyarakat setempat sempat melakukan pencarian manual dengan penyisiran di pinggiran danau. Tetapi tidak menemukan tanda-tanda adanya korban. Bahkan pada pencarian pertama, tim Basarnas menerjunkan dua orang penyelam di sekitar lokasi kejadian.

Selanjutnya Tim Sar Gabungan melaksanakan pencarian korban dengan penyisiran di pinggiran danau menggunakan perahu karet.

Akhirnya setelah melakukan pencarian selama dua hari, pukul 10.30 WITA, korban ditemukan sebelah utara dari lokasi kejadian. Kurang lebih 20 meter, tidak jauh dari lokasi pertama korban mencari ikan.

Berdasarkan laporan Basarnas, korban ditemukan di bawah tanaman eceng gondok. Tim Sar gabungan sempat kesulitan mengevakuasi. Setelah berhasil dievakuasi korban langsung dibawa ke RSUD Sam Ratulangi Tondano. Setelah itu langsung disemayamkan keluarga korban.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Jandry S Paendong mengatakan, berkat kerja sama tim yang kompak korban cepat ditemukan. “Walau tim sar gabungan agak kesulitan mencarinya, namun kami bersyukur atas kerja sama yang kompak korban bisa diketemukan,” kata dia.

Saat menerjunkan tim penyelam, korban terlihat dari bawah tanaman eceng gondok,meski samar-samar tetapi terlihat jelas bahwa itu korban yang dicari. “Pada saat evakuasi korban pun tim sar gabungan juga merasa kesulitan harus membersihkan tanaman eceng gondok yang menutupi korban. Namun kami sampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang dapat membantu dalam pencarian,” kuncinya.(ler/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/