30.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Putra Sulut Ini Pernah Tangani Kasus Rizieq Shihab Saat Jabat Dirkrimum Polda Metro Jaya.

MANADOPOST.ID- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab terus menjadi sorotan pasca ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus kerumunan massa di acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Ini bukan kali pertama Rizieq berstatus tersangka. Deputi Hukum & UU Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), IJP (P) Drs Carlo Brix Tewu mengatakan, apa yang dialami oleh Rizieq sekarang ini adalah kasus berulang. “Saya pernah menangani kasusnya ketika menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya,” ujar salah satu putra terbaik Sulut ini, seperti dilansir bizlaw.id.

Tewu bercerita, pada 2008 Rizieq menjadi tersangka kerusuhan Monas. Saat itu, lanjutnya, dia tersandung masalah pidana kasus pengeroyokan hingga masuk meja hijau. “Waktu itu dia divonis 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 31 Oktober 2008 atas kasus pengeroyokan dan kerusuhan di Monas,” kata. 

Dijelaskan Tewu, saat itu The Dream Team Krimum Polda Metro Jaya yang menjadi penyidik dalam kasus Monas Rizieq Shihab antara lain, Wakil Direktur Krimum, Purwadi Arianto yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Lampung, Kasat Kamneg Tornagogo Sihombing yang saat ini menjabat Kapolda Papua Barat, Kasat Jatanras, Fadil Imran yang sekarang menjabat Kapolda Metro Jaya, Kasat Ranmor, Nico Afinta sekarang adalah Kapolda Jatim, Kasat Resmob, Riza Celvian Gumay yang sekarang bertugas di Kepulauan Riau sebagai Kepala Badan Intelijen Daerah, Kasat Harda, Hilman sekarang menjabat Direktur Intelijen BIN, hingga Kanit Analis Densus 88, A Rachmad Wibowo yang sekarang bertugas sebagai Kapolda Jambi.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Mereka yang saat sekarang menangani kasus ini adalah orang-orang yang kompeten dan sudah tidak asing dengan tersangka. Negara, dalam hal ini Polri melalui Kapolda Metro Jaya pasti hadir untuk memberikan rasa aman untuk masyarakat,” tukasnya.(mpid)

MANADOPOST.ID- Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab terus menjadi sorotan pasca ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus kerumunan massa di acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Ini bukan kali pertama Rizieq berstatus tersangka. Deputi Hukum & UU Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), IJP (P) Drs Carlo Brix Tewu mengatakan, apa yang dialami oleh Rizieq sekarang ini adalah kasus berulang. “Saya pernah menangani kasusnya ketika menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya,” ujar salah satu putra terbaik Sulut ini, seperti dilansir bizlaw.id.

Tewu bercerita, pada 2008 Rizieq menjadi tersangka kerusuhan Monas. Saat itu, lanjutnya, dia tersandung masalah pidana kasus pengeroyokan hingga masuk meja hijau. “Waktu itu dia divonis 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 31 Oktober 2008 atas kasus pengeroyokan dan kerusuhan di Monas,” kata. 

Dijelaskan Tewu, saat itu The Dream Team Krimum Polda Metro Jaya yang menjadi penyidik dalam kasus Monas Rizieq Shihab antara lain, Wakil Direktur Krimum, Purwadi Arianto yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Lampung, Kasat Kamneg Tornagogo Sihombing yang saat ini menjabat Kapolda Papua Barat, Kasat Jatanras, Fadil Imran yang sekarang menjabat Kapolda Metro Jaya, Kasat Ranmor, Nico Afinta sekarang adalah Kapolda Jatim, Kasat Resmob, Riza Celvian Gumay yang sekarang bertugas di Kepulauan Riau sebagai Kepala Badan Intelijen Daerah, Kasat Harda, Hilman sekarang menjabat Direktur Intelijen BIN, hingga Kanit Analis Densus 88, A Rachmad Wibowo yang sekarang bertugas sebagai Kapolda Jambi.

“Mereka yang saat sekarang menangani kasus ini adalah orang-orang yang kompeten dan sudah tidak asing dengan tersangka. Negara, dalam hal ini Polri melalui Kapolda Metro Jaya pasti hadir untuk memberikan rasa aman untuk masyarakat,” tukasnya.(mpid)

Most Read

Artikel Terbaru

/