alexametrics
24.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Wisata Pantai Malalayang bakal Mirip Prancis

MANADOPOST.ID–Hhmmm warga Manado bakalan naik level dengan hadirnya wisata pantai ala-ala Eropa. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah melakukan pembangunan promenade beach di sepanjang pantai Malalayang.

Proyek tersebut diproyeksikan menjadi sea promenade terpanjang 1,2 kilometer. Pembangunan dilakukan dibeberapa titik. Mulai dari Pantai Malalayang, Pantai Paal dan Kinunang serta Bunaken.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey membenarkan bahwa proyek tersebut merupakan sea promenade terpanjang.

“Iya itu terpanjang. Dan sementara dikerjakan pihak Direktorat Jendral Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI). Dan ini akan dibangun sepanjang 1,2 kilometer.

Karena itu, rencana pembangunan ini dimohonkan doa dan dukungan masyarakat Sulut. Karena ini dibangun demi masyarakat Sulut. Jika kita memiliki sinergitas yang sama, maka pekerjaan ini bisa kita selesaikan dengan baik dan tepat waktu,” yakinnya.

OD menyebutkan, dalam pembangunan public beach promenade, terdapat berbagai fitur. Mulai dari kios dermaga dan tower, landmark boboca, tower dan dermaga, ritual pier, warung apung, sport outdoor, toilet umum, cultural space, serta sea promenade.

“Kenapa ini dibangun untuk masyarakat Sulut? Karena di Sulut kita ingin menghadirkan destinasi wisata dalam kota. Jika pembangunan selesai, maka saya yakin bahwa masyarakat akan senang. Dan memiliki hiburan,” ujarnya.

Dia menekankan, dengan perhatian pemerintah pusat, maka semua usulan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai akan disetujui dan didukung penuh.

“Kita perlu berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, yang memberikan perhatian khusus kepada Sulut. Karena memang ini dikerjakan Balai Cipta Karya. Apa yang kita minta kepada Pemerintah Pusat, langsung dikabulkan dan dibantu. Jadi kita tentu menjadi provinsi yang spesial dimata Pak Presiden Jokowi. Karena itu, kita harus dukung penuh semua pekerjaan ini,” bebernya.

OD menjelaskan dengan adanya pembangunan tersebut, bisa membantu menumbuhkan perekonomian daerah.

“Masyarakat bisa berjualan disitu, tempat sudah kita sediakan. Ini bisa membantu perputaran ekonomi daerah. Karena itu, proyek ini sangat baik dan menguntungkan bagi daerah. Pasti akan banyak orang akan datang bersantai dan berbelanja disitu. Ini akan menciptakan efek domino bagi daerah. Semua sektor akan hidup dengan adanya pembangunan tersebut,”jelasnya.

Sementara itu, Masyarakat Kota Manado Franky Mamesah juga mendukung apa yang saat ini dilakukan pemerintah.

“Saya memang bertanya-tanya apa yang dibangun disitu. Ternyata untuk pengembangan kota. Saya tentu mendukung jika maksud baik pemerintah untuk penataan kota. Dan memang kita di Manado ini, membutuhkan destinasi dalam kota. Jadi terima kasih jika pemerintah mewujudkan impian banyak masyarakat,” sebutnya.

Mamesah juga berharap bahwa, jika tempat-tempat jualan yang nantinya berdiri di lokasi tersebut, mampu diberikan kepada masyarakat lokal Sulut.

“Yang jualan harusnya masyarakat Sulut. Agar kita semua yang merasakan dampak. Dan saya harap juga pemerintah dapat melakukan penataan baik sistem dan lokasi dengan baik. Karena kalau saya lihat, jalan disitu kecil akan terjadi kemacetan jika tidak diantisipasi pemerintah. Saya harap semua ini untuk kemajuan dan keuangan bagi masyarakat dan daerah,” tandasnya. (ewa/ayu)

MANADOPOST.ID–Hhmmm warga Manado bakalan naik level dengan hadirnya wisata pantai ala-ala Eropa. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tengah melakukan pembangunan promenade beach di sepanjang pantai Malalayang.

Proyek tersebut diproyeksikan menjadi sea promenade terpanjang 1,2 kilometer. Pembangunan dilakukan dibeberapa titik. Mulai dari Pantai Malalayang, Pantai Paal dan Kinunang serta Bunaken.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey membenarkan bahwa proyek tersebut merupakan sea promenade terpanjang.

“Iya itu terpanjang. Dan sementara dikerjakan pihak Direktorat Jendral Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI). Dan ini akan dibangun sepanjang 1,2 kilometer.

Karena itu, rencana pembangunan ini dimohonkan doa dan dukungan masyarakat Sulut. Karena ini dibangun demi masyarakat Sulut. Jika kita memiliki sinergitas yang sama, maka pekerjaan ini bisa kita selesaikan dengan baik dan tepat waktu,” yakinnya.

OD menyebutkan, dalam pembangunan public beach promenade, terdapat berbagai fitur. Mulai dari kios dermaga dan tower, landmark boboca, tower dan dermaga, ritual pier, warung apung, sport outdoor, toilet umum, cultural space, serta sea promenade.

“Kenapa ini dibangun untuk masyarakat Sulut? Karena di Sulut kita ingin menghadirkan destinasi wisata dalam kota. Jika pembangunan selesai, maka saya yakin bahwa masyarakat akan senang. Dan memiliki hiburan,” ujarnya.

Dia menekankan, dengan perhatian pemerintah pusat, maka semua usulan pembangunan di Bumi Nyiur Melambai akan disetujui dan didukung penuh.

“Kita perlu berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, yang memberikan perhatian khusus kepada Sulut. Karena memang ini dikerjakan Balai Cipta Karya. Apa yang kita minta kepada Pemerintah Pusat, langsung dikabulkan dan dibantu. Jadi kita tentu menjadi provinsi yang spesial dimata Pak Presiden Jokowi. Karena itu, kita harus dukung penuh semua pekerjaan ini,” bebernya.

OD menjelaskan dengan adanya pembangunan tersebut, bisa membantu menumbuhkan perekonomian daerah.

“Masyarakat bisa berjualan disitu, tempat sudah kita sediakan. Ini bisa membantu perputaran ekonomi daerah. Karena itu, proyek ini sangat baik dan menguntungkan bagi daerah. Pasti akan banyak orang akan datang bersantai dan berbelanja disitu. Ini akan menciptakan efek domino bagi daerah. Semua sektor akan hidup dengan adanya pembangunan tersebut,”jelasnya.

Sementara itu, Masyarakat Kota Manado Franky Mamesah juga mendukung apa yang saat ini dilakukan pemerintah.

“Saya memang bertanya-tanya apa yang dibangun disitu. Ternyata untuk pengembangan kota. Saya tentu mendukung jika maksud baik pemerintah untuk penataan kota. Dan memang kita di Manado ini, membutuhkan destinasi dalam kota. Jadi terima kasih jika pemerintah mewujudkan impian banyak masyarakat,” sebutnya.

Mamesah juga berharap bahwa, jika tempat-tempat jualan yang nantinya berdiri di lokasi tersebut, mampu diberikan kepada masyarakat lokal Sulut.

“Yang jualan harusnya masyarakat Sulut. Agar kita semua yang merasakan dampak. Dan saya harap juga pemerintah dapat melakukan penataan baik sistem dan lokasi dengan baik. Karena kalau saya lihat, jalan disitu kecil akan terjadi kemacetan jika tidak diantisipasi pemerintah. Saya harap semua ini untuk kemajuan dan keuangan bagi masyarakat dan daerah,” tandasnya. (ewa/ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/