alexametrics
29.4 C
Manado
Sabtu, 21 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Oknum Security Terlibat, SPBU Kairagi Timbun Solar Tiga Ton, Pertamina Cabut Izin Alokasi

MANADOPOST.ID— Wajar saja jika stok BBM jenis Solar subsidi di SPBU sering habis. Aksi penimbunan ternyata masih marak terjadi, khususnya di wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

Seperti yang dilakukan oleh SPBU Kairagi yang berada di Kecamatan Mapanget. Salah satu petugas SPBU tersebut tertangkap basah oleh Polisi bersama dua warga Kota Manado inisial FL (65) dan VP (55), saat melakukan aksi penimbunan 3.000 liter solar subsudi. Dimana, aksi penimbunan itu menggunakan mobil truk dengan tangki modifikasi.

Supervisor Corcom Pertamina Sulawesi Taufik Kurniawan menyebutkan bahwa aksi penimbunan tersebut melibatkan security yang bertugas di SPBU tersebut.

Atas laporan itu, pihak Pertamina mengambil langkah tegas, yakni mencabut izin alokasi solar subsidi terhadap SPBU tersebut, dan memasang spanduk yang menegaskan bahwa SPBU itu dalam pengawasan.

“Kami sedang menunggu hasil BAP pihak kepolisian. Tapi berdasarkan laporan polisi menangkap basah securty SPBU yang bekerjasama dalam penimbunan solar tersebut,” sebutnya.

Pihaknya pun mengapresiasi penangkapan serta pengusutan kasus tersebut. Dia memastikan, akan terus mendukung upaya kepolisian dan siap memberikan keterangan jika diperlukan.

Dia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mendapati kasus yang sama agar segera memberu laporan melalui call center Pertamina dj 135, dan bisa langsung ke pihak berwewenang, seperti polisi dan aparat lainnya.

“Saya mengimbau bagi siapa pun yang tahu informasi soal penimbunan solar subsidi segera laporkan hubungi call center 135,” ajaknya.

Taufik pun menegaskan, jika terbukti pemilik dan manajemen SPBU terlibat dalam penimbunan tersebut, maka akan diberikan sanksi.
“Sanksinya ada beberapa, mulai dari paling ringan sanksi teguran, hingga paling berat pencabutan hubungan usaha,” tegasnya.

Diketahui, dari kejadian itu, Polisi lantas mengamankan 1 unit truk warna hijau dengan nomor DB-8309-FD di Jalan Raya Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, tepatnya di depan RS Walanda Maramis. Kendaraan tersebut didapati memuat BBM bersubsidi jenis solar sebanyak 3.000 liter yang diisi dari SPBU Kairagi. (ayu)

MANADOPOST.ID— Wajar saja jika stok BBM jenis Solar subsidi di SPBU sering habis. Aksi penimbunan ternyata masih marak terjadi, khususnya di wilayah Sulawesi Utara (Sulut).

Seperti yang dilakukan oleh SPBU Kairagi yang berada di Kecamatan Mapanget. Salah satu petugas SPBU tersebut tertangkap basah oleh Polisi bersama dua warga Kota Manado inisial FL (65) dan VP (55), saat melakukan aksi penimbunan 3.000 liter solar subsudi. Dimana, aksi penimbunan itu menggunakan mobil truk dengan tangki modifikasi.

Supervisor Corcom Pertamina Sulawesi Taufik Kurniawan menyebutkan bahwa aksi penimbunan tersebut melibatkan security yang bertugas di SPBU tersebut.

Atas laporan itu, pihak Pertamina mengambil langkah tegas, yakni mencabut izin alokasi solar subsidi terhadap SPBU tersebut, dan memasang spanduk yang menegaskan bahwa SPBU itu dalam pengawasan.

“Kami sedang menunggu hasil BAP pihak kepolisian. Tapi berdasarkan laporan polisi menangkap basah securty SPBU yang bekerjasama dalam penimbunan solar tersebut,” sebutnya.

Pihaknya pun mengapresiasi penangkapan serta pengusutan kasus tersebut. Dia memastikan, akan terus mendukung upaya kepolisian dan siap memberikan keterangan jika diperlukan.

Dia pun mengimbau kepada seluruh masyarakat yang mendapati kasus yang sama agar segera memberu laporan melalui call center Pertamina dj 135, dan bisa langsung ke pihak berwewenang, seperti polisi dan aparat lainnya.

“Saya mengimbau bagi siapa pun yang tahu informasi soal penimbunan solar subsidi segera laporkan hubungi call center 135,” ajaknya.

Taufik pun menegaskan, jika terbukti pemilik dan manajemen SPBU terlibat dalam penimbunan tersebut, maka akan diberikan sanksi.
“Sanksinya ada beberapa, mulai dari paling ringan sanksi teguran, hingga paling berat pencabutan hubungan usaha,” tegasnya.

Diketahui, dari kejadian itu, Polisi lantas mengamankan 1 unit truk warna hijau dengan nomor DB-8309-FD di Jalan Raya Kelurahan Sukur, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, tepatnya di depan RS Walanda Maramis. Kendaraan tersebut didapati memuat BBM bersubsidi jenis solar sebanyak 3.000 liter yang diisi dari SPBU Kairagi. (ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/