31.4 C
Manado
Jumat, 1 Juli 2022

Silangen Kans Komut BSG, AGK Sekprov

MANADOPOST.ID—Rencana perombakan direksi dan komisaris Bank Sulut dan Gorontalo (BSG) menjalar hingga ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Informasi didapat, jabatan Komisaris Utama (Komut) salah satu BUMD andalan Bumi Nyiur melambai itu bakal ditempati Sekretaris Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen. Diketahui, kakak kandung Ketua DPRD Sulut Andi Silangen akan pensiun sebagai ASN, Oktober mendatang.

Isu tersebut makin hangat di kalangan pejabat teras Pemprov Sulut. Beredar kabar, Asisten Setprov Bidang Administrasi Umum Asiano Gammy Kawatu (AGK) disiapkan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov bila jabatan itu telah ditinggalkan Silangen.

“Pak Sekprov (Silangen, red) segera diusulkan. Karena pengusulan harus dilakukan sebelum beliau pensiun, sebelum 60 tahun. Prosesnya persis dengan Pak Sanny waktu diusulkan periode lalu, juga sebelum pensiun,” beber sumber yang enggan namanya dikorankan.

Lanjut sumber, penunjukkan Plt Sekprov akan berlangsung agak lama hingga lelang jabatan dilakukan. Sebab, Gubernur Olly Dondokambey (OD) memang memberikan waktu lebih kepada AGK menjabat Sekprov sebagai apresiasi atas pengabdiannya selama ini sebagai ASN senior Pemprov Sulut. “Soalnya Pak AGK sudah tidak memenuhi syarat untuk ikut lelang jabatan karena umur beliau juga sudah mendekati pensiun,” tuturnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

OD saat dikonfirmasi enggan memberi tanggapan. Dia hanya melempar senyuman kepada awak media yang bertanya. Sebelumnya, Ketua PDI Perjuangan Sulut itu, memastikan akan melakukan perombakan pejabat teras BSG. Sebagai pemilik saham mayoritas, Pemprov memang punya kewenangan melakukan pergantian melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pasti ada perombakan, tergantung kinerja,” ungkap OD, pekan lalu. Dia membeber RUPS akan digelar 18 Maret di Tondano.

OD dikenal gemar melibatkan eks birokrat ke dalam jajaran direksi maupun komisaris BSG. Selain Sanny, ada Noldi Liow, birokrat Pemprov Sulut yang jabatan terakhirnya Kepala BPBD dan Adrianus Nixon Watung, mantan kepala inspektorat. (jen)

MANADOPOST.ID—Rencana perombakan direksi dan komisaris Bank Sulut dan Gorontalo (BSG) menjalar hingga ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut). Informasi didapat, jabatan Komisaris Utama (Komut) salah satu BUMD andalan Bumi Nyiur melambai itu bakal ditempati Sekretaris Provinsi (Sekprov) Edwin Silangen. Diketahui, kakak kandung Ketua DPRD Sulut Andi Silangen akan pensiun sebagai ASN, Oktober mendatang.

Isu tersebut makin hangat di kalangan pejabat teras Pemprov Sulut. Beredar kabar, Asisten Setprov Bidang Administrasi Umum Asiano Gammy Kawatu (AGK) disiapkan menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Sekprov bila jabatan itu telah ditinggalkan Silangen.

“Pak Sekprov (Silangen, red) segera diusulkan. Karena pengusulan harus dilakukan sebelum beliau pensiun, sebelum 60 tahun. Prosesnya persis dengan Pak Sanny waktu diusulkan periode lalu, juga sebelum pensiun,” beber sumber yang enggan namanya dikorankan.

Lanjut sumber, penunjukkan Plt Sekprov akan berlangsung agak lama hingga lelang jabatan dilakukan. Sebab, Gubernur Olly Dondokambey (OD) memang memberikan waktu lebih kepada AGK menjabat Sekprov sebagai apresiasi atas pengabdiannya selama ini sebagai ASN senior Pemprov Sulut. “Soalnya Pak AGK sudah tidak memenuhi syarat untuk ikut lelang jabatan karena umur beliau juga sudah mendekati pensiun,” tuturnya.

OD saat dikonfirmasi enggan memberi tanggapan. Dia hanya melempar senyuman kepada awak media yang bertanya. Sebelumnya, Ketua PDI Perjuangan Sulut itu, memastikan akan melakukan perombakan pejabat teras BSG. Sebagai pemilik saham mayoritas, Pemprov memang punya kewenangan melakukan pergantian melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pasti ada perombakan, tergantung kinerja,” ungkap OD, pekan lalu. Dia membeber RUPS akan digelar 18 Maret di Tondano.

OD dikenal gemar melibatkan eks birokrat ke dalam jajaran direksi maupun komisaris BSG. Selain Sanny, ada Noldi Liow, birokrat Pemprov Sulut yang jabatan terakhirnya Kepala BPBD dan Adrianus Nixon Watung, mantan kepala inspektorat. (jen)

Artikulli paraprakWagub Kandouw: Peran MUI Luar Biasa
Artikulli tjetër“Dewa Kipas”

Most Read

Artikel Terbaru

/