24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

Fahri Hamzah Minta Jokowi “Turun Tangan” Atasi Agresi Militer di Gaza

MANADOPSOT.ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta turun tangan atasi masalah Israel dan Palestina. Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menilai, Jokowi harus mendesak PBB dan komunitas internasional untuk menghentikan agresi Israel.

“Serangan udara Israel ke Jalur Gaza 11 Mei 2021 telah menewaskan 26 orang. Sehari sebelumnya tentara Israel juga menembaki warga Palestina yang sedang menjalankan salat tarawih di masjid Al Aqsa. Indonesia harus bertindak,” ujar Fahri kepada wartawan dilansir dari jawapos.com, Jumat (14/5).

Menurut Fahri, UUD NRI 1945 mengamanahkan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Fahri Hamzah

“Sekarang, ketika kebiadaban dan agresi mencipta memar di wajah kemanusiaan Palestina, maka kita menjadi tersadar. Indonesia tidak boleh diam, tapi juga memerlukan lebih dari sekadar kata-kata dan sikap,” tegasnya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Mantan Wakil Ketua DPR ini menegaskan, salah satu tujuan Republik Indonesia berdiri adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Fahri menilai, inilah momentum bagi Indonesia untuk memulai menjadi pemimpin global dengan memulai memainkan perannya dalam percaturan politik dunia, diantaranya menghentikan agresi Israel dan memerdekakan Palestina.

Aparat Israel bentrok dengan demonstran Palestina di kompleks Masjidilaqsa Jerusalem (7/5). (AHMAD GHARRABLI/AFP)

“Inilah waktu berbuat lebih untuk mengubah wajah dunia, dan seharusnya Indonesia tampil sebagaimana yang dikehendaki oleh para pendiri bangsa. Dunia tidak bisa menunggu Indonesia lebih lama lagi,” pungkas Fahri Hamzah.

Seperti diketahui, Gaza kembali membara ketika Israel melancarkan tembakan roket dan serangan udara ke wilayah Palestina pada Senin (10/5). Tembakan roket dan serangan udara Israel terus berlangsung hingga larut malam. Warga Palestina melaporkan ledakan keras di dekat Kota Gaza dan di sepanjang jalur pantai.(jawapos)

MANADOPSOT.ID-Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta turun tangan atasi masalah Israel dan Palestina. Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah menilai, Jokowi harus mendesak PBB dan komunitas internasional untuk menghentikan agresi Israel.

“Serangan udara Israel ke Jalur Gaza 11 Mei 2021 telah menewaskan 26 orang. Sehari sebelumnya tentara Israel juga menembaki warga Palestina yang sedang menjalankan salat tarawih di masjid Al Aqsa. Indonesia harus bertindak,” ujar Fahri kepada wartawan dilansir dari jawapos.com, Jumat (14/5).

Menurut Fahri, UUD NRI 1945 mengamanahkan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Fahri Hamzah

“Sekarang, ketika kebiadaban dan agresi mencipta memar di wajah kemanusiaan Palestina, maka kita menjadi tersadar. Indonesia tidak boleh diam, tapi juga memerlukan lebih dari sekadar kata-kata dan sikap,” tegasnya.

Mantan Wakil Ketua DPR ini menegaskan, salah satu tujuan Republik Indonesia berdiri adalah ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Fahri menilai, inilah momentum bagi Indonesia untuk memulai menjadi pemimpin global dengan memulai memainkan perannya dalam percaturan politik dunia, diantaranya menghentikan agresi Israel dan memerdekakan Palestina.

Aparat Israel bentrok dengan demonstran Palestina di kompleks Masjidilaqsa Jerusalem (7/5). (AHMAD GHARRABLI/AFP)

“Inilah waktu berbuat lebih untuk mengubah wajah dunia, dan seharusnya Indonesia tampil sebagaimana yang dikehendaki oleh para pendiri bangsa. Dunia tidak bisa menunggu Indonesia lebih lama lagi,” pungkas Fahri Hamzah.

Seperti diketahui, Gaza kembali membara ketika Israel melancarkan tembakan roket dan serangan udara ke wilayah Palestina pada Senin (10/5). Tembakan roket dan serangan udara Israel terus berlangsung hingga larut malam. Warga Palestina melaporkan ledakan keras di dekat Kota Gaza dan di sepanjang jalur pantai.(jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/