31.4 C
Manado
Sabtu, 20 Agustus 2022

PIKI Fokus Penguatan Kelembagaan, Juga Aktif Lakukan Kajian dan Study Riset

MANADOPOST.ID – Penguatan kelembagaan Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) menjadi fokus program organisasi yang diagendakan akan dilaksanakan segera. Minimal pada tahun berjalan ini hingga pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Hal ini tergambar dari sejumlah summary program yang disampaikan masing-masing pimpinan bidang dan lembaga pada saat pandangan umum Pleno Pertama DPP PIKI.

Pleno pertama ini diawali Ibadah yang dipimpin oleh Pdt Yudith Tompah dan Pdt Surya Samudra Giamsjah dari Lembaga Kerohanian. Pleno virtual yang berlangsung Sabtu (14/08/2021) dan dihadiri pengurus harian DPP PIKI, dewan penasihat, dewan pakar, dewan kehormatan juga pimpinan dan anggota bidang dan lembaga, dibuka Ketua Umum DPP PIKI masa bakti 2020-2025, Dr Badikenita Putri Sitepu didampingi Sekretaris Jenderal Audy Wuisang STh MSi.

Ketua Umum DPP PIKI, saat menyampaikan arah dan kebijakan organisasi mengawali penjelasan soal draf dalam rumusan program melalui Garis-garis Besar Haluan Organisasi (GBHO).

“Ini memang masih belum secara akurat, belum terbangun secara lebih kritis dengan mempertimbangkan banyak aspek. Namun diharapkan dapat dielaborasi dan dirasionalisasi lebih memadai dan kontekstual oleh masing-masing waketum, baik dalam presentasi singkat maupun melalui rapat kluster dalam penyusunan program nantinya,” katanya.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Ditambahkannya, guna mempermudah pelaksanaan program sebagai gambaran umum kebijakan, pihaknya sudah coba melakukan perubahan. Yakni membuat perbedaan secara teknis administratif bukan substansial terkait struktur atas pelaksanaan kebijakan yang membedakan antara program kajian dan study dengan program yang lebih menjangkau serta melibatkan stakeholder.

“Untuk program kajian dan study dilakukan melalui bidang. Sementara untuk program yang di luar kajian dan study akan menjadi area lembaga,” jelas Ketum.

MANADOPOST.ID – Penguatan kelembagaan Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) menjadi fokus program organisasi yang diagendakan akan dilaksanakan segera. Minimal pada tahun berjalan ini hingga pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Hal ini tergambar dari sejumlah summary program yang disampaikan masing-masing pimpinan bidang dan lembaga pada saat pandangan umum Pleno Pertama DPP PIKI.

Pleno pertama ini diawali Ibadah yang dipimpin oleh Pdt Yudith Tompah dan Pdt Surya Samudra Giamsjah dari Lembaga Kerohanian. Pleno virtual yang berlangsung Sabtu (14/08/2021) dan dihadiri pengurus harian DPP PIKI, dewan penasihat, dewan pakar, dewan kehormatan juga pimpinan dan anggota bidang dan lembaga, dibuka Ketua Umum DPP PIKI masa bakti 2020-2025, Dr Badikenita Putri Sitepu didampingi Sekretaris Jenderal Audy Wuisang STh MSi.

Ketua Umum DPP PIKI, saat menyampaikan arah dan kebijakan organisasi mengawali penjelasan soal draf dalam rumusan program melalui Garis-garis Besar Haluan Organisasi (GBHO).

“Ini memang masih belum secara akurat, belum terbangun secara lebih kritis dengan mempertimbangkan banyak aspek. Namun diharapkan dapat dielaborasi dan dirasionalisasi lebih memadai dan kontekstual oleh masing-masing waketum, baik dalam presentasi singkat maupun melalui rapat kluster dalam penyusunan program nantinya,” katanya.

Ditambahkannya, guna mempermudah pelaksanaan program sebagai gambaran umum kebijakan, pihaknya sudah coba melakukan perubahan. Yakni membuat perbedaan secara teknis administratif bukan substansial terkait struktur atas pelaksanaan kebijakan yang membedakan antara program kajian dan study dengan program yang lebih menjangkau serta melibatkan stakeholder.

“Untuk program kajian dan study dilakukan melalui bidang. Sementara untuk program yang di luar kajian dan study akan menjadi area lembaga,” jelas Ketum.

Most Read

Artikel Terbaru

/