30.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Ini Kata Greysia Polii Setelah Indonesia Tersingkir di Perempat Final Piala Uber

MANADOPOST.ID–Kekalahan tim Uber Indonesia dari Thailand di babak perempat final Piala Uber 2021 sekaligus menjadi akhir dari perjalanan Greysia Polii di turnamen beregu putri terakbar tersebut.

Meski berhasil menyumbang angka bersama Apriyani Rahayu dengan menundukkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, Greys harus rela pulang bersama rekan-rekannya setelah Thailand mengunci kemenangan dengan skor 2-3.

Sepanjang karirnya di dunia tepok bulu angsa, Greys belum pernah satu kali pun mengangkat trofi Piala Uber. Ia hanya pernah mengalungkan medali perak di Piala Uber 2008 dan perunggu di Piala Uber 2010.

Di Piala Uber tahun ini, Greys yang dua bulan lalu meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apri kembali harus menerima kenyataan bahwa ia harus menutup karirnya tanpa torehan medali emas Piala Uber.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Meski belum membuka omongan kapan ia bakal gantung raket, namun sudah banyak yang memperkirakan bahwa istri dari Felix Djimin itu akan pensiun tahun depan.

Walau pulang tanpa medali di leher, Greys tidak menyesal sama sekali. Peraih medali emas Asian Games 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari itu mengaku senang bisa dipercaya memimpin tim Uber Indonesia untuk berjuang dengan gagah berani kendati akhirnya menelan hasil minor.

“Kemenangan yang saya dan Apri raih kemarin bukan untuk kami sendiri, tapi supaya pemain-pemain muda bisa ikut bermain dan menyumbang poin. Dengan mendapat kesempatan main, ini akan jadi pengalaman yang sangat bagus untuk mereka. Selain itu, mereka punya hak dan kesempatan yang sama untuk mencetak sejarah di sini,” ujar Greys, dilansir dari laman BWF.

Bagi Greys, tidak ada yang lebih membahagiakan untuknya ketimbang memberikan pengaruh yang baik kepada para juniornya. Hal ini berhasil ia lakukan dengan baik di Piala Uber 2021.

“Saya selalu ingin menjadi pemimpin dan contoh yang baik. Pemimpin yang lebih banyak bekerja ketimbang bicara. Hal ini lah yang ingin saya wariskan ke Apri dan pemain muda lainnya,” ujar Greys.

Dengan kalahnya Indonesia, Thailand berhak maju ke partai semifinal untuk menantang tim Uber Tiongkok yang menang mudah atas Taiwan 3-0. Sementara di pool lain, Jepang yang sukses memulangkan India akan berjibaku dengan Korea yang mengandaskan Denmark.(Jawapos)

MANADOPOST.ID–Kekalahan tim Uber Indonesia dari Thailand di babak perempat final Piala Uber 2021 sekaligus menjadi akhir dari perjalanan Greysia Polii di turnamen beregu putri terakbar tersebut.

Meski berhasil menyumbang angka bersama Apriyani Rahayu dengan menundukkan Jongkolphan Kititharakul/Rawinda Prajongjai, Greys harus rela pulang bersama rekan-rekannya setelah Thailand mengunci kemenangan dengan skor 2-3.

Sepanjang karirnya di dunia tepok bulu angsa, Greys belum pernah satu kali pun mengangkat trofi Piala Uber. Ia hanya pernah mengalungkan medali perak di Piala Uber 2008 dan perunggu di Piala Uber 2010.

Di Piala Uber tahun ini, Greys yang dua bulan lalu meraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apri kembali harus menerima kenyataan bahwa ia harus menutup karirnya tanpa torehan medali emas Piala Uber.

Meski belum membuka omongan kapan ia bakal gantung raket, namun sudah banyak yang memperkirakan bahwa istri dari Felix Djimin itu akan pensiun tahun depan.

Walau pulang tanpa medali di leher, Greys tidak menyesal sama sekali. Peraih medali emas Asian Games 2014 bersama Nitya Krishinda Maheswari itu mengaku senang bisa dipercaya memimpin tim Uber Indonesia untuk berjuang dengan gagah berani kendati akhirnya menelan hasil minor.

“Kemenangan yang saya dan Apri raih kemarin bukan untuk kami sendiri, tapi supaya pemain-pemain muda bisa ikut bermain dan menyumbang poin. Dengan mendapat kesempatan main, ini akan jadi pengalaman yang sangat bagus untuk mereka. Selain itu, mereka punya hak dan kesempatan yang sama untuk mencetak sejarah di sini,” ujar Greys, dilansir dari laman BWF.

Bagi Greys, tidak ada yang lebih membahagiakan untuknya ketimbang memberikan pengaruh yang baik kepada para juniornya. Hal ini berhasil ia lakukan dengan baik di Piala Uber 2021.

“Saya selalu ingin menjadi pemimpin dan contoh yang baik. Pemimpin yang lebih banyak bekerja ketimbang bicara. Hal ini lah yang ingin saya wariskan ke Apri dan pemain muda lainnya,” ujar Greys.

Dengan kalahnya Indonesia, Thailand berhak maju ke partai semifinal untuk menantang tim Uber Tiongkok yang menang mudah atas Taiwan 3-0. Sementara di pool lain, Jepang yang sukses memulangkan India akan berjibaku dengan Korea yang mengandaskan Denmark.(Jawapos)

Most Read

Artikel Terbaru

/