24.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

‘Sumpah’ Munarman Saingi Sumpah Ahok, Merasa Difitnah, Perkara Direkayasa, Minta Azab dari Allah

MANADOPOST.ID – Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman sempat menahan tangis saat memulai pembacaan eksepsi terkait kasus dugaan tindak pidana terorisme di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (15/12).

 

Munarman sempat terdiam selama satu menit sebelum mengucapkan terima kasih dan rasa syukur lantaran proses hukum terhadap dirinya telah memasuki tahap persidangan.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Alhamdulillah, proses persidangan telah terlaksana setelah delapan bulan dari penangkapan sewenang-wenang terhadap saya,” kata Munarman dikutip dari jpnn.com dengan menahan airmata, Rabu (15/12). Tak hanya itu, Munarman menyatakan dirinya telah difitnah dengan perkara yang direkayasa. Tokoh 212 ini pun sempat keluarkan ‘sumpah’.

 

“Semoga semua yang telah memfitnah saya melalui rekayasa yang sistematis tersebut mendapat azab dari Allah,” ujar Munarman. Terkait ‘Sumpah’ Munarman, warga pun membandingkan dengan Sumpah Ahok.

MANADOPOST.ID – Eks Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman sempat menahan tangis saat memulai pembacaan eksepsi terkait kasus dugaan tindak pidana terorisme di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Rabu (15/12).

 

Munarman sempat terdiam selama satu menit sebelum mengucapkan terima kasih dan rasa syukur lantaran proses hukum terhadap dirinya telah memasuki tahap persidangan.

 

“Alhamdulillah, proses persidangan telah terlaksana setelah delapan bulan dari penangkapan sewenang-wenang terhadap saya,” kata Munarman dikutip dari jpnn.com dengan menahan airmata, Rabu (15/12). Tak hanya itu, Munarman menyatakan dirinya telah difitnah dengan perkara yang direkayasa. Tokoh 212 ini pun sempat keluarkan ‘sumpah’.

 

“Semoga semua yang telah memfitnah saya melalui rekayasa yang sistematis tersebut mendapat azab dari Allah,” ujar Munarman. Terkait ‘Sumpah’ Munarman, warga pun membandingkan dengan Sumpah Ahok.

Most Read

Artikel Terbaru

/