25C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Belum Terima NIK Sejak 2010, Kasus Dugaan ASN Bodong Kembali Disorot

MANADOPOST.ID—Pengangkatan Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib mengikuti sejumlah tahapan seleksi yang begitu ketat. Hal itu dilakukan guna menciptakan birokrat-birokrat yang punya integritas dan berintelektual.

Meski begitu ternyata ada sejumlah ASN Minsel diangkat tidak sesuai prosedur dan diduga bodong. Hal itu kemudian disorot sejumlah aktivis anti korupsi di Minsel.

Informasi yang diterima, sekira 43 orang ASN tahun 2010 mengikuti pengangkatan
jalur Sekretaris Desa (Sekdes), sampai saat ini tidak memiliki Nomor Induk Kepegawaian (NIK). Karena status mereka tidak sesuai dengan jalur resmi dari BKN pusat.

Aktivis Anti Korupsi Hens Ruus mempertanyakan kembali kasus yang pernah masuk penyidikan Polres Minsel tahun 2013, namun sampai saat ini masih terdiam dan mengendap.

“Belum lama ini, marak postingan beberapa akun media sosial soal ASN bodong ini. Dan memang postingan-postingan di FB itu benar adanya. Saya pernah usut kasus itu, bahkan pengakuan beberapa pejabat waktu itu sudah membuktikan ada kesalahan prosedur dengan adanya surat pernyataan yang beredar dari seorang pejabat teras saat itu berinisial OL yang menyatakan bertanggung jawab apabila terjadi kesalahan,” jelasnya, Jumat (15/1).

Sementara, ketua GMPK Minsel Johny Senduk pun berharap kasus PNS bodong jalur sekdes ini harus benar-benar Tuntas.

“Kami berharap ada perhatian dari pihak kepolisian terkait kasus Pengangkatan PNS jalur Sekdes di tahun 2010 yang sampai saat ini tanpa kejelasan karena tak sesuai prosedur Perekrutan PNS waktu itu. Karena perekrutan PNS harus sesuai dengan regulasi serta tahapan seleksi yang ketat.

Supaya ASN yang mengabdi kepada negara itu harus benar-benar berkompeten, bukan asal-asal jadi dan tidak tahu kerja,” pungkas Senduk sembari mengatakan para ASN bodong tersebut kuat dugaan karena oknum-oknum tertentu yang melakukan praktek percaloan dengan meminta sejumlah uang untuk dimasukkan pada pengangkatan ASN sekdes di 2010 lalu itu.(rgm)

Artikel Terbaru