30C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

140 Kios Pedagang di Manado Terbakar, Kerugian Miliaran, Begini Kesaksian Saksi Mata

MANADOPOST.JAWAPOS.COM-Mobil AWC (Armoured Water Cannon) milik Satbrimob Polda Sulut turut membantu memadamkan kebakaran yang terjadi di Pasar Perum Paniki, Kecamatan Mapanget, Kota Manado, Selasa (16/2) dini hari.

Peristiwa tersebut mengakibatkan sekitar 140 kios milik pedagang hangus dilalap ‘si jago merah’. Pasar yang berlokasi di Kelurahan Paniki Dua Lingkungan III ini terbakar sekitar pukul 00.15 WITA.

Kejadian diketahui pertama kali oleh petugas keamanan pasar setempat, Marthen Supit (68), saat melaksanakan jadwal jaga. Tiba-tiba saksi mendengar ledakan dan langsung mencari sumber suara tersebut.

Tak berselang lama saksi mendapati kobaran api di belakang kios milik Onya Tujuwale. Api pun cepat menjalar ke kios-kios lainnya. Saksi menerangkan, kios Onya tersebut menjual sembako dan LPG 3 kg.

Sementara itu pemilik kios, Onya Tujuwale (38) menuturkan, sejak Senin pagi aliran listrik di kiosnya tidak stabil, dan malam harinya dilaporkan ke pihak PLN. Namun karena malam itu hujan maka perbaikan akan dilakukan keesokan harinya.

Onya awalnya belum mengetahui kejadian tersebut, hingga dirinya mendapat informasi melalui telepon dari sesama pedagang, bahwa kios miliknya dan beberapa kios lain terbakar.

Sesaat kemudian, petugas gabungan Satbrimob Polda Sulut, Dinas Pemadam Kebakaran Pemkot Manado dan Pemprov Sulut tiba di TKP dan langsung berjibaku untuk memadamkan kobaran api. Sekitar pukul 2.30 WITA, api berhasil dipadamkan.

Sementara itu personel Polsek Mapanget dipimpin langsung oleh Kapolsek, mengamankan TKP dan mengumpulkan keterangan serta membantu mengevakuasi barang-barang milik pedagang yang masih bisa diselamatkan.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Jules Abraham Abast berdasarkan informasi diperoleh dari Polresta Manado, mengatakan, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

“Namun kerugian material diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Kejadian ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian, untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” pungkas Kombes Abast.(gnr)

Artikel Terbaru