alexametrics
26.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Kapolda Turun Langsung Pantau Ketersediaan Minyak Goreng di Pasar Karombasan dan Freshmart Bahu

MANADOPOST.ID – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Mulyatno bersama sejumlah PJU Polda dan Pejabat intansi terkait lainnya diantaranya Pemerintah Kota Manado, Dinas Perdagangan dan Dinas Pasar, melakukan peninjauan ketersediaan minyak goreng di Pasar Karombasan dan Freshmart Bahu, Manado, Rabu (16/3/2022) pagi.

 

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda berdialog langsung dengan para pedagang pasar dan toko penjual sembako untuk mengetahui langsung kondisi ketersediaan minyak goreng di pasaran.

 

Dalam sesi wawancara dengan sejumlah wartawan, Kapolda mengatakan peninjauan tersebut untuk memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran apakah masih cukup dan tidak ada kelangkaan minyak.

 

“Saat ini kondisi ketersediaan minyak goreng di Sulut masih normal, harganya pun relatif masih normal antara Rp. 13 ribu dari distributor, sampai di pasaran paling mahal Rp. 18 ribu,” ujar Irjen Pol Mulyatno.

 

Kapolda mengimbau kepada masyarakat untuk tidak merasa resah dan takut minyak habis.

 

“Kami juga mengimbau kepada distributor maupun pengecer untuk tidak melakukan penyimpangan, apakah dalam bentuk meningkatkan harga yang berlebihan atau menimbun secara berlebihan, sehingga akan dijual dengan harga mahal,” ujar Irjen Pol Mulyatno.

 

Jika ada yang coba-coba melakukan penimbunan katanya, Polri bersama aparat terkait lainnya akan melakukan tindakan tegas. “Jangan sampai hanya karena segelintir oknum, akan menyusahkan masyarakat kita,” katanya.(gnr)

MANADOPOST.ID – Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Mulyatno bersama sejumlah PJU Polda dan Pejabat intansi terkait lainnya diantaranya Pemerintah Kota Manado, Dinas Perdagangan dan Dinas Pasar, melakukan peninjauan ketersediaan minyak goreng di Pasar Karombasan dan Freshmart Bahu, Manado, Rabu (16/3/2022) pagi.

 

Dalam peninjauan tersebut, Kapolda berdialog langsung dengan para pedagang pasar dan toko penjual sembako untuk mengetahui langsung kondisi ketersediaan minyak goreng di pasaran.

 

Dalam sesi wawancara dengan sejumlah wartawan, Kapolda mengatakan peninjauan tersebut untuk memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran apakah masih cukup dan tidak ada kelangkaan minyak.

 

“Saat ini kondisi ketersediaan minyak goreng di Sulut masih normal, harganya pun relatif masih normal antara Rp. 13 ribu dari distributor, sampai di pasaran paling mahal Rp. 18 ribu,” ujar Irjen Pol Mulyatno.

 

Kapolda mengimbau kepada masyarakat untuk tidak merasa resah dan takut minyak habis.

 

“Kami juga mengimbau kepada distributor maupun pengecer untuk tidak melakukan penyimpangan, apakah dalam bentuk meningkatkan harga yang berlebihan atau menimbun secara berlebihan, sehingga akan dijual dengan harga mahal,” ujar Irjen Pol Mulyatno.

 

Jika ada yang coba-coba melakukan penimbunan katanya, Polri bersama aparat terkait lainnya akan melakukan tindakan tegas. “Jangan sampai hanya karena segelintir oknum, akan menyusahkan masyarakat kita,” katanya.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/