24.4 C
Manado
Selasa, 5 Juli 2022

Curahan Hati Warga Poso Bikin Sedih, Netizen Minta Jokowi Jangan Hanya Urus Palestina

MANADOPOST.ID – Saat perhatian seluruh bangsa Indonesia teralihkan pada konflik Israel dan teroris Hamas, di Gaza, Palestina, saudara sebangsa kita malah hidup dalam ketakutan.

Sebab saudara kita di Kabupaten Poso, Sulawesi tengah, saat ini sedang berada dibawah ancaman Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Dimana ketika Presiden Jokowi tengah sibuk mengurusi konflik antara Israel dan teroris Hamas warga Poso malah diteror oleh kelompok MIT.

Iustrasi Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT)

Sebab mereka telah melakukan serangkaian aksi teror, bahkan membunuh empat petani yang tak bersalah

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Melihat sikap Jokowi yang acuh, warga Poso pun mengirim surat terbuka untuk Presiden Jokowi yang isinya bikin haru.

Dalam surat yang dikirimnya, Pdt. Rinaldi Demanik memohon agar Presiden Jokowi untuk dapat membuktikan bahwa Pemerintah masih mampu menghadapi teroris dan menyelesaikan konflik disana.

Dalam suratnya, Demanik mengaku warga Poso juga sudah muak dengan kebiadaban yang masih terjadi di negeri ini.

Ia bahkan mengaku mereka sudah sangat bosan dengan kata-kata: “Jangan terprovokasi”, “Percayakan pada aparat”,dll

Keluarga dan empat korban pembunuhan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. (Foto: dok. IG VernaInkiriwang)

menurutnya, kalau hanya kata-kata seperti itu, mereka sudah sangat paham dan tak perlu diajari, karena mereka masih waras.

Dalam penutupnya Demanik juga meminta Presiden Jokowi untuk menjelaskan, “Mengapa seolah-olah teroris lebih kuat dari Pemerintah RI?”

Sementara menanggapi kecaman Jokowi pada Israel, sejumlah Netizen pun mendorong pemerintah untuk fokus menyelesaikan persoalan nyata yang terjadi saat ini

Dikutip dalam kolom komentar Manado Post dengan judul ‘Presiden RI Jokowi Kutuk Kekerasan di Yerusalem, Kota Suci Agama Kristen, Islam, Yahudi’ para netizen Sulut mempertanyakan sikap pemerintah Indonesia menyikapi masalah Poso.

“Beresin dulu urusan dalam negeri yang semrawut ini pakde, sebelum ngurusin urusan negara lain,” tulis akun Vicko Kusnan Mw.

“Selesaikan dulu kasus terorisme di Poso, kasihan saudara-saudara kita disana hidup dalam ketakutan,” tulis Elfira Yunarti.

“Yang di Poso dikutuk ngga?, jangan sibuk dengan berita luar negeri,” tulis akun Tedhy Fee di kolom komentar pemberitaan Manado Post.

“Negara saja belum bisa menanggani Terorisme yang ada di Poso, mengakibat seorang terbunuh dan dipenggal kepalanya,” tambah akun Lena Lambe. (tr-01)

MANADOPOST.ID – Saat perhatian seluruh bangsa Indonesia teralihkan pada konflik Israel dan teroris Hamas, di Gaza, Palestina, saudara sebangsa kita malah hidup dalam ketakutan.

Sebab saudara kita di Kabupaten Poso, Sulawesi tengah, saat ini sedang berada dibawah ancaman Mujahidin Indonesia Timur (MIT).

Dimana ketika Presiden Jokowi tengah sibuk mengurusi konflik antara Israel dan teroris Hamas warga Poso malah diteror oleh kelompok MIT.

Iustrasi Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT)

Sebab mereka telah melakukan serangkaian aksi teror, bahkan membunuh empat petani yang tak bersalah

Melihat sikap Jokowi yang acuh, warga Poso pun mengirim surat terbuka untuk Presiden Jokowi yang isinya bikin haru.

Dalam surat yang dikirimnya, Pdt. Rinaldi Demanik memohon agar Presiden Jokowi untuk dapat membuktikan bahwa Pemerintah masih mampu menghadapi teroris dan menyelesaikan konflik disana.

Dalam suratnya, Demanik mengaku warga Poso juga sudah muak dengan kebiadaban yang masih terjadi di negeri ini.

Ia bahkan mengaku mereka sudah sangat bosan dengan kata-kata: “Jangan terprovokasi”, “Percayakan pada aparat”,dll

Keluarga dan empat korban pembunuhan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. (Foto: dok. IG VernaInkiriwang)

menurutnya, kalau hanya kata-kata seperti itu, mereka sudah sangat paham dan tak perlu diajari, karena mereka masih waras.

Dalam penutupnya Demanik juga meminta Presiden Jokowi untuk menjelaskan, “Mengapa seolah-olah teroris lebih kuat dari Pemerintah RI?”

Sementara menanggapi kecaman Jokowi pada Israel, sejumlah Netizen pun mendorong pemerintah untuk fokus menyelesaikan persoalan nyata yang terjadi saat ini

Dikutip dalam kolom komentar Manado Post dengan judul ‘Presiden RI Jokowi Kutuk Kekerasan di Yerusalem, Kota Suci Agama Kristen, Islam, Yahudi’ para netizen Sulut mempertanyakan sikap pemerintah Indonesia menyikapi masalah Poso.

“Beresin dulu urusan dalam negeri yang semrawut ini pakde, sebelum ngurusin urusan negara lain,” tulis akun Vicko Kusnan Mw.

“Selesaikan dulu kasus terorisme di Poso, kasihan saudara-saudara kita disana hidup dalam ketakutan,” tulis Elfira Yunarti.

“Yang di Poso dikutuk ngga?, jangan sibuk dengan berita luar negeri,” tulis akun Tedhy Fee di kolom komentar pemberitaan Manado Post.

“Negara saja belum bisa menanggani Terorisme yang ada di Poso, mengakibat seorang terbunuh dan dipenggal kepalanya,” tambah akun Lena Lambe. (tr-01)

Most Read

Artikel Terbaru

/