27.4 C
Manado
Rabu, 17 Agustus 2022

7 Desember 126 Pelaku Perjalanan Masuk Sulut, 6 Positif Covid-19, 3 TKA Probable Omicron

MANADOPOST.ID- Satgas Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara mengumumkan adanya tiga tenaga kerja asing (TKA) yang berstatus probable corona varian Omicron di Sulut.

“Mereka masuk di Sulut tanggal 7 Desember dan ada 126 orang pelaku perjalanan. Dari 126 orang ini ada 6 yang terkonfirmasi positif Covid-19, 3 diantaranya adalah positif tapi bukan terindikasi Omicron dan 3 lainnya probable. Tiga orang ini tidak bergejala sama sekali tetapi untuk pemantauan isolasinya kita bawa ke rumah sakit untuk isolasi di Rumah Sakit Kitawaya dan yang lainnya tetap melakukan karantina di hotel,” ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel,

Pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan lagi dengan menggunakan reagen khusus dari Kementerian Kesehatan. “Reagen ini bisa mendeteksi gen S di SARS Cov-2 yang bisa mengindikasikan bahwa sampel dari orang yang positif Covid-19 tersebut probabilitasnya kepada Omicron cukup kuat,” ujarnya.

Lanjut Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara ini, yang harus digarisbawahi juga gen S itu bisa terdapat pada varian yang lain.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Sehingga untuk standar emasnya tetap harus dilaksanankan pemeriksaan whole genome sequencing. Sampel-sampel yang terindikasi ini dikirim ke litbangkes dan kita akan melaksanakan whole genome sequencing di sana. Kita akan urai komponen genetiknya kemudian dibandingkan dengan database yang nanti akan memastikan apa benar tiga yang terdeteksi itu betul varian Omicron atau tidak. Kita sudah kirimkan ke Litbangkes. Pemeriksaannya biasanya 2 minggu tapi karena ini kasus prioritas hasilnya keluar 3-4 hari,” jelasnya.

“Tetapi tidak menunggu hasil tersebut, kita sudah melakukan tindakan antisipatif yang mana keenam orang ini kita sudah bawa isolasi terpusat di RS Lapangan. Ketiga orang ini yang statusnya probable tidak bergejala,” bebernya.

Dia menambahkan, pihaknya kini mentracking 126 kontak erat 3 WNA China itu. “Kontak erat dikarantina, semua teman satu pesawat mereka semuanya dikarantina. Tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan. Sekalai lagi, tenaga kerja asing hanya transit di Sulut. Mereka akan menuju ke beberapa site proyek strategis nasional. 126 orang ditracking. Semuanya diswab lagi untuk di-whole genome sequencing. Termasuk juga kira akan segera memperluas kemungkinan adanya warga lokal yang sudah kontak,” tandasnya.(lin/tan)

MANADOPOST.ID- Satgas Penanganan Covid-19 Sulawesi Utara mengumumkan adanya tiga tenaga kerja asing (TKA) yang berstatus probable corona varian Omicron di Sulut.

“Mereka masuk di Sulut tanggal 7 Desember dan ada 126 orang pelaku perjalanan. Dari 126 orang ini ada 6 yang terkonfirmasi positif Covid-19, 3 diantaranya adalah positif tapi bukan terindikasi Omicron dan 3 lainnya probable. Tiga orang ini tidak bergejala sama sekali tetapi untuk pemantauan isolasinya kita bawa ke rumah sakit untuk isolasi di Rumah Sakit Kitawaya dan yang lainnya tetap melakukan karantina di hotel,” ujar Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Sulut dr Steaven Dandel,

Pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan lagi dengan menggunakan reagen khusus dari Kementerian Kesehatan. “Reagen ini bisa mendeteksi gen S di SARS Cov-2 yang bisa mengindikasikan bahwa sampel dari orang yang positif Covid-19 tersebut probabilitasnya kepada Omicron cukup kuat,” ujarnya.

Lanjut Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara ini, yang harus digarisbawahi juga gen S itu bisa terdapat pada varian yang lain.

“Sehingga untuk standar emasnya tetap harus dilaksanankan pemeriksaan whole genome sequencing. Sampel-sampel yang terindikasi ini dikirim ke litbangkes dan kita akan melaksanakan whole genome sequencing di sana. Kita akan urai komponen genetiknya kemudian dibandingkan dengan database yang nanti akan memastikan apa benar tiga yang terdeteksi itu betul varian Omicron atau tidak. Kita sudah kirimkan ke Litbangkes. Pemeriksaannya biasanya 2 minggu tapi karena ini kasus prioritas hasilnya keluar 3-4 hari,” jelasnya.

“Tetapi tidak menunggu hasil tersebut, kita sudah melakukan tindakan antisipatif yang mana keenam orang ini kita sudah bawa isolasi terpusat di RS Lapangan. Ketiga orang ini yang statusnya probable tidak bergejala,” bebernya.

Dia menambahkan, pihaknya kini mentracking 126 kontak erat 3 WNA China itu. “Kontak erat dikarantina, semua teman satu pesawat mereka semuanya dikarantina. Tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan. Sekalai lagi, tenaga kerja asing hanya transit di Sulut. Mereka akan menuju ke beberapa site proyek strategis nasional. 126 orang ditracking. Semuanya diswab lagi untuk di-whole genome sequencing. Termasuk juga kira akan segera memperluas kemungkinan adanya warga lokal yang sudah kontak,” tandasnya.(lin/tan)

Most Read

Artikel Terbaru

/