30.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Naik 154 Persen, Klaim Manfaat BPJamsostek Sulawesi Maluku Capai 2,1 Triliun

MANADOPOST.ID—-Mengutip data yang disampaikan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Wilayah Sulawesi Maluku (Sulama) Arif Budiarto, hingga November 2021, total klaim manfaat yang dibayarkan menyentuh angka Rp2,1 triliun. Angka tersebut naik 154 persen dibandingkan 2020 sebesar Rp1, 37 triliun.

Budiarto menekankan, sebagai badan hukum publik yang diberikan tugas mulia dalam memberi perlindungan terhadap para pekerja, BPJamsostek terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerjanya. Pastinya dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, pihak swasta hingga penegak hukum.

“Kami terus menjalin kerja sama dengan semua stakeholder. Agar semua pekerja bisa tercover BPJamsostek,” tekannya di sela kegiatan Media Gaterhing se Jajaran
Kantor Wilayah Sulama dengan tema ‘Tingkatkan Benefit Relationshif BPJamsostek dengan Masyarakat Melalui Media’, yang digelar di Kota Tarnate, 12 Sampai 14 Desember kemarin.

Dia memaparkan, klaim terbanyak terjadi pada program Jaminan Hari Tua (JHT) yang mencapai Rp1,89 triliun dengan total 140.352 kasus. Disusul Jaminan Kematian sebesar Rp152 miliar dari 4276 kasus.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Untuk JKM ini yang tertinggi adalah Cabang Manado sebesar Rp48, 4 miliar. Kemudian Makassar Rp37,1 miliar. Gorontalo, Maluku, Palopo masing-masing Rp10 miliar, Kendari Rp8 miliar, Sulbar Rp6 miliar, dan Ternate Rp4 miliar,” sebutnya.

Sementara, lanjutnya untuk JKK sebesar Rp47 miliar dengan total 5.706 kasus, sementara untuk Jaminan Pensiun (JP) total klaim Rp13,8 miliar dengan 2000 kasus.

Dia memastikan, dengan kenaikan jumlah klaim tersebut artinya semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat BPJamsostek.

Di kesempatan yang sama, Asisten Deputi Wilayah Bidang Pelayanan BPJamsostek Wilayah Sulama Brian Aprinto membeberkan, total pekerja di Wilayah Sulama yang tercover BPJamsostek sudah mencapai 2,9 juta orang dengan persentase 40 persen dati total 7,2 juta pekerja.
“Angka ini kami pastikan bertambah, karena saat ini semua cabang yang ada di Wilayah Sulama terus menjalin kerja sama dengan pemerintah serta pihak perusahaan untuk melindungi para pekerja.

Dia menuturkan, sampai saat ini BPJamsostek Sulama telah bermitra dengan 334 unit layanan kecelakaan kerja.
Dengan rincian, 174 rumah sakit, 101 puskesmas, dan 59 klinik.

Selain itu, pihaknya juga telah memberikan beasiswa unggulan kepada 915 anak ahli waris.
“Proses pembayaran klaim sangat mudah. Kami memastikan semua hak hak para pekerja bisa didapatkan dengan baik jika sudah tercover BPJamsostek, ” kuncinya. (ayu)

MANADOPOST.ID—-Mengutip data yang disampaikan Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Wilayah Sulawesi Maluku (Sulama) Arif Budiarto, hingga November 2021, total klaim manfaat yang dibayarkan menyentuh angka Rp2,1 triliun. Angka tersebut naik 154 persen dibandingkan 2020 sebesar Rp1, 37 triliun.

Budiarto menekankan, sebagai badan hukum publik yang diberikan tugas mulia dalam memberi perlindungan terhadap para pekerja, BPJamsostek terus berkomitmen untuk meningkatkan kinerjanya. Pastinya dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah, pihak swasta hingga penegak hukum.

“Kami terus menjalin kerja sama dengan semua stakeholder. Agar semua pekerja bisa tercover BPJamsostek,” tekannya di sela kegiatan Media Gaterhing se Jajaran
Kantor Wilayah Sulama dengan tema ‘Tingkatkan Benefit Relationshif BPJamsostek dengan Masyarakat Melalui Media’, yang digelar di Kota Tarnate, 12 Sampai 14 Desember kemarin.

Dia memaparkan, klaim terbanyak terjadi pada program Jaminan Hari Tua (JHT) yang mencapai Rp1,89 triliun dengan total 140.352 kasus. Disusul Jaminan Kematian sebesar Rp152 miliar dari 4276 kasus.

“Untuk JKM ini yang tertinggi adalah Cabang Manado sebesar Rp48, 4 miliar. Kemudian Makassar Rp37,1 miliar. Gorontalo, Maluku, Palopo masing-masing Rp10 miliar, Kendari Rp8 miliar, Sulbar Rp6 miliar, dan Ternate Rp4 miliar,” sebutnya.

Sementara, lanjutnya untuk JKK sebesar Rp47 miliar dengan total 5.706 kasus, sementara untuk Jaminan Pensiun (JP) total klaim Rp13,8 miliar dengan 2000 kasus.

Dia memastikan, dengan kenaikan jumlah klaim tersebut artinya semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat BPJamsostek.

Di kesempatan yang sama, Asisten Deputi Wilayah Bidang Pelayanan BPJamsostek Wilayah Sulama Brian Aprinto membeberkan, total pekerja di Wilayah Sulama yang tercover BPJamsostek sudah mencapai 2,9 juta orang dengan persentase 40 persen dati total 7,2 juta pekerja.
“Angka ini kami pastikan bertambah, karena saat ini semua cabang yang ada di Wilayah Sulama terus menjalin kerja sama dengan pemerintah serta pihak perusahaan untuk melindungi para pekerja.

Dia menuturkan, sampai saat ini BPJamsostek Sulama telah bermitra dengan 334 unit layanan kecelakaan kerja.
Dengan rincian, 174 rumah sakit, 101 puskesmas, dan 59 klinik.

Selain itu, pihaknya juga telah memberikan beasiswa unggulan kepada 915 anak ahli waris.
“Proses pembayaran klaim sangat mudah. Kami memastikan semua hak hak para pekerja bisa didapatkan dengan baik jika sudah tercover BPJamsostek, ” kuncinya. (ayu)

Most Read

Artikel Terbaru

/