alexametrics
32.4 C
Manado
Senin, 23 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

TRAGIS! Anak Plt Kajati Sulut Tewas Disengat Ratusan Lebah, Korban Teriak, Ini Kronologi Lengkapnya

MANADOPOST.ID — Berita duka datang dari anak Plt Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Fredy Runtu SH, yang dikabarkan meninggal dunia usai digigit lebah, Senin (17/01/2022) sekira pukul 15.00 WITA di lokasi perkebunan pribadi keluarga, di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

 

Keterangan dari saksi Jhon Runtu, dimana korban Bryce Runtu (31), bersama tiga orang lainnya yakni supir, ayah mertua dan saudaranya yang juga adalah anak dari saksi, sedang memetik cabai di kebun milik korban.

 

Tanpa diduga, pada saat itu, tiba-tiba muncul ratusan lebah yang langsung menyerang mereka dari salah satu pohon. Dengan keadaan panik mereka berempat pun berhamburan lari untuk menyelamatkan diri.

 

Saat sedang dikejar lebah, korban sempat menelpon saksi untuk menyampaikan bahwa saat ini mereka lagi dikejar lebah.

 

“Saat digigit Tampaner, dia (Bryce, red) sempat menelpon mengatakan digigit Tampaner. Saya langsung lari ke bawah kebun. Sampai disana Bryce masih teriak-teriak,” ungkap dia.

 

Menurut Jhon, memang banyak lebah yang menggigit. Saat dalam evakuasi korban, dirinya mengatakan langsung membuat api untuk mengusir lebah dari badan korban. “Saya meminta macis (korek api) kepada orang tua mantu Bryce. Saya bakar daun pisang yang kering, dan mendekatkan ke tubuh Bryce. Tampaner (lebah, red) memang takut api,” katanya.

MANADOPOST.ID — Berita duka datang dari anak Plt Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara (Sulut) Fredy Runtu SH, yang dikabarkan meninggal dunia usai digigit lebah, Senin (17/01/2022) sekira pukul 15.00 WITA di lokasi perkebunan pribadi keluarga, di Tondano, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.

 

Keterangan dari saksi Jhon Runtu, dimana korban Bryce Runtu (31), bersama tiga orang lainnya yakni supir, ayah mertua dan saudaranya yang juga adalah anak dari saksi, sedang memetik cabai di kebun milik korban.

 

Tanpa diduga, pada saat itu, tiba-tiba muncul ratusan lebah yang langsung menyerang mereka dari salah satu pohon. Dengan keadaan panik mereka berempat pun berhamburan lari untuk menyelamatkan diri.

 

Saat sedang dikejar lebah, korban sempat menelpon saksi untuk menyampaikan bahwa saat ini mereka lagi dikejar lebah.

 

“Saat digigit Tampaner, dia (Bryce, red) sempat menelpon mengatakan digigit Tampaner. Saya langsung lari ke bawah kebun. Sampai disana Bryce masih teriak-teriak,” ungkap dia.

 

Menurut Jhon, memang banyak lebah yang menggigit. Saat dalam evakuasi korban, dirinya mengatakan langsung membuat api untuk mengusir lebah dari badan korban. “Saya meminta macis (korek api) kepada orang tua mantu Bryce. Saya bakar daun pisang yang kering, dan mendekatkan ke tubuh Bryce. Tampaner (lebah, red) memang takut api,” katanya.

Most Read

Artikel Terbaru

/