33 C
Manado
Minggu, 16 Mei 2021
spot_img

Ribuan Captikus Dibuang, Sajam-Knalpot Hancur

MANADOPOST.ID—Peringatan keras diberikan Polda Sulut dan jajarannya, bagi para pengganggu dan pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ditekankan Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana, pihaknya tidak pernah segan menindak berbagai macam pelanggaran pidana. Seperti yang terpantau Manado Post, Jumat (16/4) kemarin, berbagai jenis barang bukti hasil razia dan operasi rutin kepolisian jajaran Polda Sulut dimusnahkan di Kawasan Megamas Manado, tepatnya di daerah Pohon Kasih.

Sebelum pemusnahan barang bukti, terlebih dahulu dibacakan surat penetapan dari Pengadilan Negeri, dilanjutkan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti. Pemusnahan barang bukti secara simbolis diawali oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Rudi Darmoko. Kemudian berturut-turut oleh Forkopimda Provinsi Sulut dan Kota Manado ataupun pejabat yang mewakili.

Barang bukti minuman beralkohol ilegal dimusnahkan dengan cara ditumpahkan ke dalam tanah berlubang berbentuk kotak. Sedangkan barang bukti knalpot bising dan senjata tajam dipotong menjadi beberapa bagian menggunakan alat pemotong besi.

Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari minuman beralkohol jenis cap tikus sebanyak 16.185,6 liter dan dalam kemasan botol plastik sebanyak 4.938 botol. Kemudian 181 botol minuman beralkohol berbagai merek, 50 buah knalpot bising, serta 21 buah senjata tajam yang terdiri dari pisau badik, tombak, pedang samurai, parang, panah wayer, pelontar dan busur panah.

Kapolda Sulut Irjen Pol Nana Sudjana melalui Wakapolda Brigjen Pol Rudi Darmoko, mengatakan, pelaksanaan pemusnahan barang bukti ini sudah memperoleh kekuatan hukum tetap dalam penanganannya.

“Pemusnahan barang bukti ini sekaligus untuk memberi dampak positif bagi penegakan hukum secara umum, dan meminimalisir kemungkinan adanya penggelapan barang bukti,” ujar Wakapolda Darmoko.

Lanjutnya, Polda Sulut mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang sudah membantu Polri khususnya Polda Sulut dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Semoga peredaran narkoba, minuman beralkohol dan kerawanan kamtibmas lainnya bisa ditekan dengan upaya-upaya kepolisian yang bersifat preemtif, preventif dan upaya terakhir adalah penegakan hukum,” kuncinya.(Grand)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru