24.4 C
Manado
Senin, 15 Agustus 2022

CPMI Jepang Akan Dibiayai Perbankan

MANADOPOST.ID— Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mengalihkan pembiayaan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan diberangkatkan ke Jepang menggunakan alokasikan dari anggaran dana desa ke pihak perbankan.

Bupati Kepulauan Talaud Dr Elly Engelbert Lasut ME menerangkan, untuk biaya keberangkatan para calon pekerja migran Indonesia ke Jepang tidak melalui Dana Desa.

“Pemerintah daerah sudah membatalkan pembiayaan yang bersumber dari dana desa tersebut,” terang E2L sapan akrab Bupati Talaud dalam sambutan di rapat paripurna penyampaian rekomendasi atas LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2020 belum lama ini.

Ia melanjutkan, pihak perbankan sangat menyambut baik untuk pembiayaan para CPMI yang ingin meniti karir di Jepang. Bupati menambahkan, telah ada kerjasama dengan pihak BNI dan persetujuan dari BSG serta juga mendapat dukungan dari BRI dan Bank Mandiri dalam pembiayaan pembiayaan mereka yang telah dilatih untuk diberangkatkan ke Jepang.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Keberangkatan para CPMI ke Jepang dibutuhkan biaya kurang lebih 25 juta per orang dan semua itu dapat dibiayai oleh pihak perbankan dengan ketentuan setiap orang harus bertanggung jawab terhadap peminjaman mereka. Nanti ketika mereka sudah bekerja bisa diganti secara bertahap terkait pinjaman tersebut,” terangnya.(ridel)

MANADOPOST.ID— Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud mengalihkan pembiayaan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) yang akan diberangkatkan ke Jepang menggunakan alokasikan dari anggaran dana desa ke pihak perbankan.

Bupati Kepulauan Talaud Dr Elly Engelbert Lasut ME menerangkan, untuk biaya keberangkatan para calon pekerja migran Indonesia ke Jepang tidak melalui Dana Desa.

“Pemerintah daerah sudah membatalkan pembiayaan yang bersumber dari dana desa tersebut,” terang E2L sapan akrab Bupati Talaud dalam sambutan di rapat paripurna penyampaian rekomendasi atas LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2020 belum lama ini.

Ia melanjutkan, pihak perbankan sangat menyambut baik untuk pembiayaan para CPMI yang ingin meniti karir di Jepang. Bupati menambahkan, telah ada kerjasama dengan pihak BNI dan persetujuan dari BSG serta juga mendapat dukungan dari BRI dan Bank Mandiri dalam pembiayaan pembiayaan mereka yang telah dilatih untuk diberangkatkan ke Jepang.

“Keberangkatan para CPMI ke Jepang dibutuhkan biaya kurang lebih 25 juta per orang dan semua itu dapat dibiayai oleh pihak perbankan dengan ketentuan setiap orang harus bertanggung jawab terhadap peminjaman mereka. Nanti ketika mereka sudah bekerja bisa diganti secara bertahap terkait pinjaman tersebut,” terangnya.(ridel)

Most Read

Artikel Terbaru

/