alexametrics
32.4 C
Manado
Rabu, 27 Oktober 2021
spot_img

Kajian KPK: Untuk Menang Pilkada Butuh Uang 60-70 Miliar

MANADOPOST.ID—Politik uang ikut menjadi perhatian khusus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini disampaikan Andi Purnawa, dari Divisi Fungsional Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK, di hadapan anggota DPRD Sulut, Rabu (16/6).

Menurutnya, KPK sudah melakukan kajian terkait hal ini. Ditemukan untuk menjadi calon kepala daerah saja butuh Rp 10 miliar sampai Rp 15 miliar.  “Itu baru peserta. Namun jika ingin menang, butuh 60-70 miliar,” ujar Purnawa menanggapi pertanyaan dan masukan anggota DPRD Amir Liputo.

Berangkat dari hal tersebut, lanjut Purnawa, ketika itu Tim kajian sempat berpikir untuk kembali saja ke zaman orde baru. Di mana kepala daerah dipilih DPRD. “Karena kalau kampanye tak ada uang, percuma. Terima kasih untuk masukan ini, akan saya sampaikan ke tim kajian,” tukasnya.

Sebelumnya Amir Liputo pada tim KPK RI mengeluhkan mengenai politik uang yang marak di masyarakat. Terutama saat pilkada serentak tahun 2020 lalu. Mantan Ketua Tim Kampanye Calon Wali Kota Manado Sonya Kembuan ini mengakui, dalam seminggu uang Rp 10 miliar habis. “Kalau turun kampanye atau ke masyarakat, ujung-ujungnya yang dicari adalah uang,” kata Liputo. Diapun menyarankan KPK memberikan masukan ke pemerintah untuk mempertimbangkan pemilihan langsung. “Kalau dipilih DPRD anggaranya akan lebih murah. Tidak lebih dari 500 juta dan politik uang bisa diminimalisir,” kata legislator dapil Manado ini.(gel)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru