29 C
Manado
Rabu, 25 November 2020

Adu Figur CEP-VAP-OD

MANADOPOST.ID–Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut superseru. Jelang 9 Desember, perang figur di balik pasangan calon (Paslon) Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Landjar (CEP-Sehan), Vonnie Anneke Panambunan-Hendry Runtuwene (VAP-HR) dan Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK) tak terhindarkan.

Baik calon kepala daerah kabupaten/kota, legislator hingga tokoh masyarakat yang mendukung dan tergabung dalam tim pemenangan ataupun garis partai. Di Manado, Calon Wali Kota Manado Mor Bastiaan dan Wakil Wali Kota Manado Hanny Pajouw (Mor-HJP), otomatis mendukung CEP-Sehan.

Karena Partai Demokrat (PD) mendapatkan dukungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dalam pilwako. PD Sulut pun total mendukung CEP-Sehan. Wali Kota Manado GS Vicky Lumentut yang juga Ketua NasDem Manado, otomatis mendukung VAP-HR.

Tak mau kalah, Pencalonan Andrei Angouw dan Richard Sualang dengan konsep sinergitas akan mendongkrak suara OD-SK di Manado. Belum ditambah dukungan tokoh-tokoh populis seperti Eks Wali Kota Manado Jimmy Rimba Rogi, Eks Senator Marhany Pua. Bagaimana di Minahasa?.

Tentunya, OD-SK yang didukung Bupati Minahasa Royke Roring dan Wabup Minahasa Robby Dondokambey, akan mendapat tantangan serius Bupati Minahasa 2013-2018 Jantje Sajow. Hanya saja, sosok Eks Gubernur Sulut SH Sarundajang dan Bupati Minahasa 2008-2013 Stefanus Vreeke Runtu (SVR) akan menjadi pembeda bagi OD-SK.

Ketua Tim Pemenangan CEP-Sehan Jantje Wowiling Sajow pemilik massa militan di Minahasa ini, all out meyakinkan para pendukung agar memilih paslon nomor urut 1 (CEP-Sehan, red) di Pilgub. Selain tentunya di Minsel, wilayah yang sudah pasti direbut.

“Semua dilakukan dengan kerja keras untuk meyakinkan masyarakat, agar memilih Ibu CEP dan Pak Sehan. Konsolidasi di tingkat arus bawah akan kita maksimalkan agar bisa memenangkan pasangan kami,” tegas JWS, dalam berbagai kesempatan.

Tak kalah seru di Kota Tomohon, Wali Kota Tomohon Jimmy Eman yang mendukung CEP-Sehan harus berhadapan dengan Wakil Wali Kota Tomohon Syerly Adelyn Sompotan (SAS). SAS yang juga Ketua Tim Pemenangan OD-SK mengajak seluruh pendukungnya mencakup 39 komunitas yang tersebar di 44 kelurahan, menangkan OD-SK.

“Target kami, OD-SK menang 75 persen di Kota Tomohon,” tegas SAS.Senada, di Sangihe, Ketua PG Sangihe Jabes Gaghana juga harus berhadapan dengan Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong yang mendukung OD-SK.

Dukungan terhadap paslon nomor urut tiga OD-SK yang diusung PDI Perjuangan, Gerindra, PSI, PKB, Perindo dan PPP ini, mendorong OD makin optimis. Menurutnya, lima tahun memimpin terlalu singkat. Sebab itu, pembangunan selama lima tahun akan sangat baik dan terealisasi jika ditambah satu periode lagi.

“Target kemenangan kita 80 persen. Kami masih ingin melakukan pembangunan yang besar di Sulut. Apalagi dengan dukungan dari pemerintah pusat. Saya yakin jika dipercayakan kembali, Sulut akan bertumbuh pesat,” tegas Olly belum lama ini.
Jubir CEP-Sehan, Feryando Lamaluta menyebut, pihaknya tak mematok target harus menang berapa persen.

Baginya, target utama adalah mengantarkan CEP-Sehan menjadi gubernur dan wakil gubernur Sulut. Meski begitu, Wakil Ketua PG Sulut itu, memaparkan ada sejumlah daerah yang diyakini akan menjadi kantong suara CEP-Sehan di Pilgub. Menurut dia, pihaknya bakal memaksimalkan capaian suara semua caleg partai pengusung.

Selain itu, memaksimalkan pengaruh para kepala daerah kader Golkar di wilayahnya masing-masing.

“Secara menyeluruh, diyakini CEP-Sehan akan menang di BMR dan Nustar. Seiring dengan kehadiran Sehan sebagai cawagub dan Jabes Gaghana, Bupati Sangihe, yang merupakan Ketua Bappilu Golkar Sulut,” beber Lamaluta.

VAP sendiri siap menghadapi pemilihan 9 Desember mendatang. “Percaya pasti menang. Tuhan memegang tangan kanan saya untuk memberi kemenangan,” tegas Vonnie, pekan lalu. Anggota DPR RI Hillary Lasut melihat sosok VAP mempunyai bakat dalam menjadikan Sulut lebih baik.

Karena memiliki sifat-sifat pekerja keras yang mampu membangun wilayah Sulut menjadi baik dari berbagai sektor. “Tren memilih pemimpin sekarang itu yang dekat dengan Tuhan, dekat dengan rakyat, turun langsung ke masyarakat,” ujar Lasut.

Pakar Politik Sulut Dr Goinpeace Tumbel menyebut dibalik sosok-sosok pendukung paslon, faktor ketokohan menjadi salah satu pemicu elektabilitas meningkat. Karena menurut dia, para tokoh yang mendukung paslon memang sudah ada basis massa pendukungnya sendiri.

“Ini akan sangat berpengaruh. Karena faktor ketokohan sebelum mendukung paslon, mereka sudah ada massa pendukung sendiri,” sebut Tumbel. Dilanjutkan, nantinya pilihan dari tokoh yang mendukung salah satu paslon, akan otomatis mempengaruhi masyarakat untuk mendukung paslon pilihan tokoh tersebut.

“Misalnya di kubu CEP ada JWS. Dia pernah menjabat Penatua Remaja Sinode serta Bupati Minahasa. Sementara di kubu OD ada banyak tokoh mulai dari birokrat hingga politisi semisal SVR, yang merupakan tokoh Golkar Sulut, mampu memberikan dukungannya,” urainya.

“Sosok OD sangat berpengaruh. Dia mampu meyakinkan para tokoh Sulut yang pastinya sudah ada basis massa untuk memberi dukungan. Apalagi fenomena tokoh di partai politik lain, yang mampu diajak bergabung,” tambahnya.

Terpisah, pengamat politik lainnya Dr Alfons Kimbal mengatakan, faktor ekonomi, sosial dan ketokohan menjadi senjata terpenting setiap calon. Dikatakannya, faktor ketokohan sangat diperlukan mempengaruhi opini publik dalam menentukan pilhannya pada 9 Desember nanti.

“Masyarakat pastinya turut menilai siapa-siapa yang ada di belakang pasangan calon. Ini akan mempengaruhi pilihan politiknya. Dan itu pasti terjadi setiap tahun Pilkada,” ujar Kimbal.

Dia melihat, setiap sosialisasi yang turut dimainkan para tokoh di belakang paslon, pasti berpengaruh terhadap pilihan masyarakat. Ini bisa dibuktikan. “Bisa dilihat dari kunjungan paslon di daerah tertentu. Pasti ada tokoh yang menginisiasi kegiatan tersebut. Dan ini demi menggaet hati rakyat untuk memilih,” pungkasnya. (cw-01/vip)

Daftar Pemilih Tetap dan TPS Pilgub Sulut 2020:

  1. Manado: 328.539 (979 TPS)
  2. Minahasa: 248.003 (686 TPS)
  3. Minahasa Selatan: 160.908 (513 TPS)
  4. Bolaang Mongondow: 166.144 (514 TPS)
  5. Minahasa Utara: 151.147 (476 TPS)
  6. Bitung: 145.402 (583 TPS)
  7. Kepulauan Sangihe: 106.168 (343 TPS)
  8. Kotamobagu: 85.639 (288 TPS)
  9. Minahasa Tenggara: 85.377 (280 TPS)
  10. Tomohon: 73.633 (220 TPS)
  11. Kepulauan Talaud: 69.432 (211 TPS)
  12. Bolaang Mongondow Utara: 57.671 (171 TPS)
  13. Bolaang Mongondow Timur: 53.711 (207 TPS)
  14. Kepulauan Siau Tagulando Biaro: 52.710 (188 TPS)
  15. Bolaang Mongondow Selatan: 47.383 (150 TPS)
-

Artikel Terbaru

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Ditangkap KPK

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nawawi Pomolango membenarkan pihaknya melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo.

AHY Hadiri Media Gathering, Lombok Dapat Ucapan Spesial

Ketua Umum Partai Demokrat Sulut Agus Harimurti Yudhoyono kunjungi Kota Manado.

Gokil! BLACKPINK Joget Ampun Bang Jago

Apa jadinya Jennie, Jisoo, Rose dan Lisa joget dengan lagu Ampun Bang Jago? Eits, bukan hoax! Aksi keempat member BLACKPINK tersebut benar nyata terjadi. Ini terlihat lewat potongan klip singkat yang diunggah di akun Instagram Tokopedia kemarin (24/11).

Bersama Mor-HJP, Bahagia Warga Manado

Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado Nomor Urut 3 Mor Dominus Bastiaan-Hanny Jost Pajouw (Mor-HJP) berkomitmen menjadi orang yang paling melayani di Kota Doa dan Berkat.

Foto Simulasi Pencoblosan JPAR-Ai Sarat Rekayasa & Hoax

Wakil Ketua DPD Nasdem Kota Manado Arthur Rahasia secara tegas mengatakan, foto simulasi tatacara pencoblosan kertas suara yang dilakukan calon Wali Kota Manado Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR) pada sesi closing statement acara debat publik yang dilaksanakan KPUD Kota Manado Selasa (24/11) malam yang beredar luas di publik adalah hoax dan sarat dengan rekayasa politik semata.