29.4 C
Manado
Minggu, 3 Juli 2022

Diancam Buruh Mogok Nasional, Nyali Gubernur DKI Anies Baswedan, Calon Presiden Ciut, Revisi UMP

MANADOPOST.ID – Buruh mengancam melancarkan mogok kerja nasional pada Januari 2022 jika seluruh gubernur tak mengubah besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Mogok nasional tersebut diklaim diikuti oleh 2 juta buruh.

 

“Mogok nasional diikuti oleh 2 juta buruh, seratus ribuan perusahaan stop produksi dan diikuti lebih dari 200 ribu kota, 30 provinsi di Indonesia,” ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam konferensi pers, Kamis (16/12).

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Said mengatakan mogok tersebut merupakan pilihan terakhir jika kepastian terkait besaran UMK belum juga ada. Menurutnya, hari ini merupakan tenggat terakhir para gubernur menyampaikan revisi besaran UMK.

 

Sebelum mogok nasional, kata Said, buruh akan menggelar aksi besar-besaran pada 22-23 Desember 2021. Aksi tersebut akan diikuti 100 ribu buruh di seluruh Indonesia.

 

“Aksi buruh dari 6 sampai 10 Desember 2021 adalah melakukan jeda sementara untuk melihat sikap para gubernur di 34 provinsi di Indonesia,” kata Said.

MANADOPOST.ID – Buruh mengancam melancarkan mogok kerja nasional pada Januari 2022 jika seluruh gubernur tak mengubah besaran Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Mogok nasional tersebut diklaim diikuti oleh 2 juta buruh.

 

“Mogok nasional diikuti oleh 2 juta buruh, seratus ribuan perusahaan stop produksi dan diikuti lebih dari 200 ribu kota, 30 provinsi di Indonesia,” ujar Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal dalam konferensi pers, Kamis (16/12).

 

Said mengatakan mogok tersebut merupakan pilihan terakhir jika kepastian terkait besaran UMK belum juga ada. Menurutnya, hari ini merupakan tenggat terakhir para gubernur menyampaikan revisi besaran UMK.

 

Sebelum mogok nasional, kata Said, buruh akan menggelar aksi besar-besaran pada 22-23 Desember 2021. Aksi tersebut akan diikuti 100 ribu buruh di seluruh Indonesia.

 

“Aksi buruh dari 6 sampai 10 Desember 2021 adalah melakukan jeda sementara untuk melihat sikap para gubernur di 34 provinsi di Indonesia,” kata Said.

Most Read

Artikel Terbaru

/