24.4 C
Manado
Senin, 8 Agustus 2022

Diancam Buruh Mogok Nasional, Nyali Gubernur DKI Anies Baswedan, Calon Presiden Ciut, Revisi UMP

Terkait hal ini, nyali Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan jadi ciut. Dirinya merevisi dan menaikkan upah minimum provinsi (UMP) 2022 5,1 persen atau senilai Rp225.667. Dengan demikian, UMP DKI pada 2022 berdasarkan revisi tersebut sebesar Rp4.641.854.

 

Anies mengatakan, kenaikan UMP ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat. “Melalui kenaikan UMP yang layak ini, kami berharap daya beli masyarakat atau pekerja tidak turun,” ucap Anies dalam keterangan tertulis, Jumat (17/12).

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Anies menegaskan, kebijakan ini diambil setelah adanya kajian ulang dan pembahasan kembali dengan semua pemangku kepentingan terkait.

 

Dia juga menambahkan, azas keadilan menjadi dasar penting Anies merevisi formulasi kenaikan upah bagi para buruh. Anies berharap dengan kenaikan upah, cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari para buruh seperti daging ayam, telur, susu, beras.

 

Sosok yang disebut-sebut Calon Presiden RI 2024 ini juga menyampaikan, kenaikan UMP tahun 2022 sebesar 5,1 persen merupakan angka yang layak sebagai bentuk apresiasi terhadap pekerja yang turut berkontribusi dalam perekonomian Jakarta kala pandemi.

 

“Kami menilai kenaikan 5,1 persen ini suatu kelayakan yang bisa diberikan kepada pekerja sesuai dengan kemampuan Pemprov DKI Jakarta. Harapan kami ke depan ekonomi dapat lebih cepat derapnya demi kebaikan kita semua,” kuncinya. (cnn/merdeka.com)

Terkait hal ini, nyali Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan jadi ciut. Dirinya merevisi dan menaikkan upah minimum provinsi (UMP) 2022 5,1 persen atau senilai Rp225.667. Dengan demikian, UMP DKI pada 2022 berdasarkan revisi tersebut sebesar Rp4.641.854.

 

Anies mengatakan, kenaikan UMP ini diharapkan dapat menjaga daya beli masyarakat. “Melalui kenaikan UMP yang layak ini, kami berharap daya beli masyarakat atau pekerja tidak turun,” ucap Anies dalam keterangan tertulis, Jumat (17/12).

 

Anies menegaskan, kebijakan ini diambil setelah adanya kajian ulang dan pembahasan kembali dengan semua pemangku kepentingan terkait.

 

Dia juga menambahkan, azas keadilan menjadi dasar penting Anies merevisi formulasi kenaikan upah bagi para buruh. Anies berharap dengan kenaikan upah, cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari para buruh seperti daging ayam, telur, susu, beras.

 

Sosok yang disebut-sebut Calon Presiden RI 2024 ini juga menyampaikan, kenaikan UMP tahun 2022 sebesar 5,1 persen merupakan angka yang layak sebagai bentuk apresiasi terhadap pekerja yang turut berkontribusi dalam perekonomian Jakarta kala pandemi.

 

“Kami menilai kenaikan 5,1 persen ini suatu kelayakan yang bisa diberikan kepada pekerja sesuai dengan kemampuan Pemprov DKI Jakarta. Harapan kami ke depan ekonomi dapat lebih cepat derapnya demi kebaikan kita semua,” kuncinya. (cnn/merdeka.com)

Most Read

Artikel Terbaru

/