28.6 C
Manado
Kamis, 13 Mei 2021
spot_img
spot_img

Siswa Ujian via SMS-WhatsApp, Kelulusan Ditentukan Sekolah

MANADOPOST.ID—Ujian sekolah utama sedang digelar di 73 SMA/SMK se-Minahasa Utara (Minut) dan Bitung. Ujian digelar dengan tiga metode.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Minahasa Utara (Minut) dan Bitung Drs Ernest Emor MS menjelaskan, ujian dilakukan sebagaimana proses belajar mengajar biasa di masa pandemi. Mayoritas ujian dilaksanakan secara online di hampir semua sekolah. Metodenya, dalam jaringan (daring), luar jaringan (luring) dan guru keliling (guling).

Pelaksanaan dengan mekanisme tersebut sudah dilakukan sejak tahun lalu. Namun, persiapan pelaksanaan di tahun ini, lebih matang. “Ujian sekarang tetap dengan jaringan. Semua sekolah melaksanakan secara online. Tapi ada kemungkinan dua sekolah, SMAN 1 Bitung dan SMAN 3 Bitung menggelar secara tatap muka. Kedua pihak sekolah sudah mengajukan permohonan ke gugus tugas (Covid-19, red) setempat,” ungkapnya.

Di tingkatan SMK, ujian sudah mulai dilaksanakan sejak 8 Maret hingga 20 Maret mendatang. Sementara untuk ujian susulan akan digelar 22-26 Maret nanti. Sementara untuk tingkatan SMA maupun sederajat, ujian diawali dengan praktik yang digelar 5-9 April mendatang. “Dilanjutkan dengan ujian teori 12-21 April. Nantinya pengumuman kelulusan disampaikan 3 Mei 2021,” beber dia.

Dia merinci, untuk tingkatan SMK di Bitung ada 15 sekolah, Minut 16 sekolah. Sementara SMA, di Minut 26 sekolah dan Bitung 16 sekolah. Soal kelulusan, sekolah yang menentukan mengacu pada poin-poin penentuan yang ditetapkan. Dinas Pendidikan hanya memfasilitasi.

Ditambahkan Kasie SMA Dra Annie Alouw MAP Pihaknya kini menunggu data jumlah peserta yang akan mengikuti ujian. Juga syarat kelulusan masing-masing. Karena setiap sekolah memiliki mekanisme tersendiri.

“Data itu akan dimasukkan ke dalam Prosedur Operasional Standar (POS) yang nantinya akan dijadikan acuan sebelum ujian dilaksanakan. Kami prinsipnya hanya memberikan panduan,” ungkap dia.

Dijelaskannya, ujian daring dilakukan dengan metode online. Yakni langsung melalui aplikasi. “Sementara luring, dilaksanakan dengan SMS atau WhatsApp. Sedangkan guling, guru datang mengawas langsung ke rumah siswa,” tukasnya didampingi Kasie SMK Dra Femmy Mamahit. (jen)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru