alexametrics
28.4 C
Manado
Jumat, 20 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Prajurit TNI Tewas Diserang OTK di Papua, Dua Pucuk Senjata Api Dibawa Kabur

MANADOPOST.ID – Orang tak dikenal (OTK) telah melakukan penyerangan terhadap dua prajurit TNI di dekat Camp PT Pentagon Terang Asli, Kali Nrasa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Selasa (18/5) siang.

Akibat serangan OTK itu, seorang prajurit TNI gugur, sementara satu orang lainnya kritis dan sedang menjalani perawatan. Dalam aksinya penyerang juga berhasil merebut dua senjata api jenis SS2 V1 kaliber 5,56 mm milik kedua korban.

Dua orang yang diduga anggota KKB naik ke puing pesawat sambil menunjukkan senjatanya. (SEBBY SEMBOM FOR CEPOS)

Dari informasi yang dihimpun, korban yang gugur adalah Prada Ardi Yudi Ardiyanto. Sedangkan korban Praka Alif dalam kondisi kritis.

Ilustrasi KKB Papua (Jawa Pos)

Diketahui, Keduanya merupakan personel Satgas Pamrahwan Yonif PR 432/WSJ, yang bertugas di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Meski belum ada keterangan resmi, namun saat ini tim gabungan TNI Polri dipimpin Kapolres Yahukimo AKPB Deni Herdiana telah mengevakuasi korban dan melakukan penyisiran. (iNewsPapua/tr-01)

MANADOPOST.ID – Orang tak dikenal (OTK) telah melakukan penyerangan terhadap dua prajurit TNI di dekat Camp PT Pentagon Terang Asli, Kali Nrasa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua pada Selasa (18/5) siang.

Akibat serangan OTK itu, seorang prajurit TNI gugur, sementara satu orang lainnya kritis dan sedang menjalani perawatan. Dalam aksinya penyerang juga berhasil merebut dua senjata api jenis SS2 V1 kaliber 5,56 mm milik kedua korban.

Dua orang yang diduga anggota KKB naik ke puing pesawat sambil menunjukkan senjatanya. (SEBBY SEMBOM FOR CEPOS)

Dari informasi yang dihimpun, korban yang gugur adalah Prada Ardi Yudi Ardiyanto. Sedangkan korban Praka Alif dalam kondisi kritis.

Ilustrasi KKB Papua (Jawa Pos)

Diketahui, Keduanya merupakan personel Satgas Pamrahwan Yonif PR 432/WSJ, yang bertugas di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua.

Meski belum ada keterangan resmi, namun saat ini tim gabungan TNI Polri dipimpin Kapolres Yahukimo AKPB Deni Herdiana telah mengevakuasi korban dan melakukan penyisiran. (iNewsPapua/tr-01)

Most Read

Artikel Terbaru

/