25.4 C
Manado
Selasa, 16 Agustus 2022

Inilah Para Jagoan PDI Perjuangan Bertarung di Pilkada 2020

MANADOPOST.ID—DPP PDI Perjuangan akhirnya mengumumkan calon kepala daerah gelombang kedua, Jumat (17/7) kemarin. Setelah sebelumnya pada Februari lalu melakukan agenda yang sama. Ketika itu, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) diumumkan secara resmi calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung PDI Perjuangan di pemilihan gubernur (pilgub) Desember mendatang.

Kali ini, di gelombang kedua, DPP PDI Perjuangan menyampaikan empat pasangan calon peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sulut. Di Pilwako Bitung, DPP merestui incumbent wakil wali kota, Maurits Mantiri berpasangan dengan Hengky Honandar.

Keduanya merupakan kader PDI Perjuangan. Jika Mantiri merupakan ketua DPC, Honandar diketahui anggota DPRD Provinsi Sulut dari PDI Perjuangan.

Di Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, incumbent wakil bupati dipasangkan dengan eksternal partai, Pdt Petra Rembang MTh. Pasangan lain yang diumumkan kemarin adalah Jone Ganda, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan menjadi Calon Bupati Minahasa Utara berpasangan dengan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa Utara Kevin Lotulung.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

PDI Perjuangan juga mengusung pasangan incumbent di Bolmong Selatan. Keduanya merupakan kader partai. Yakni Iskandar Kamaru dan Deddi Abdul Hamid.
Empat pasangan calon dari PDI Perjuangan ini diumumkan bersama dengan 45 daerah lainnya se-Indonesia oleh Ketua PDI Perjuangan Puan Maharani yang juga Ketua DPR RI, ikut disaksikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw berterimakasih pada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan DPP PDI Perjuangan yang telah mengumumkan calon kepala daerah di empat daerah pilkada di Sulut. “Kita akan bekerja sangat keras meraih kemenangan di pilkada Desember mendatang,” singkatnya.

Di sisi lain, delapan kandidat PDI Perjuangan untuk empat daerah ini sudah melalui kajian dan tahapan ketat dari DPDP hingga DPP sehingga ditetapkan sebagai calon. Mereka pun punya banyak kelebihan. Yang bisa ‘dijual’ di masyarakat untuk menarik perhatian dan simpati.

Misalnya di Bitung. Sosok Mantiri sangat dikenal. Mantiri yang merupakan incumbent Wakil Wali Kota Bitung dekat dengan masyarakat dan kader partai. Tak heran, PDI Perjuangan meraih angka sempurna di Pileg 2019 lalu. Berhasil merebut posisi ketua DPRD. Dipasangkan dengan Honandar. Sebagai peraih suara terbanyak di pileg 2019 untuk DPRD provinsi dari dapil Minut-Bitung.

Di Minut, banteng ‘mengawinkan’ anak muda. Jone Ganda, pengusaha muda sukses asal Minut. Dia memang belum terlalu lama menjadi pengurus PDI Perjuangan. Namun latar belakan JG, sapaan akrabnya yang membuat banteng mantap mengakomodir dia sebagai calon bupati.

Banyak gebrakan JG ketika dia kembali mengabdi untuk kampung halaman tercinta. Gebrakan yang dilakukan JG menyentuh langsung masyarakat. Di antaranya penyediaan transportasi gratis, membantu rumah ibadah, siswa menabung, serta berpartisipasi dalam mengembangkan perekonomian masayarakat.

JG juga sudah familiar di kalangan petinggi DPP PDI Perjuangan. Jaringan bisnisnya luas. Dia juga dikenal sosok cerdas dan rendah hati. JG merupakan putra asli Minut yang sukses dalam dunia bisnis skala nasional.

Pasangannya merupakan sosok anak muda. Kevin Lotulung. Putra anggota DPR RI Adriana Dondokambey itu memang sudah disiapkan masuk ranah politik. Ketika dia dipercaya menjadi Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Minut. Kiprahnya di bidang kepemudaan bisa menjadi modal sebagai cawabup Minut.

Selanjutnya di Minsel, incumbent Wakil Bupati Franky Wongkar atau akrab disapa FDW siap merebut kemenangan. Pileg lalu, kolaborasi apik tercipta bersama jajaran DPC. Alhasil PDI Perjuangan nyaris menyalip dominasi Golkar. Memang ada perbedaan di jumlah perolehan suara. Namun total kursi di DPRD kabupaten sama banyak.

Ini bisa dikatakan kemenangan PDI Perjuangan yang bukan partai penguasa di Minsel. Modal ini dijadikan FDW dan banteng Minsel berjuang di Pilbup nanti. Dipasangkan dengan Pdt Petra Rembang MTh. Disampaikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto, dari 45 pasangan calon yang diumumkan kemarin, hanya dua rohaniwan. Salah satunya Pdt Petra.

Di Bolsel, incumbent bupati dan wakil bupati kembali dipasangkan. Meraih lebih dari 50 persen suara saat pileg lalu menjadi bukti Bolsel tetap basis massa PDI Perjuangan. Pasangan Iskandar Kamaru dan Deddi Abdul Hamid masih nomor satu.(gel)

MANADOPOST.ID—DPP PDI Perjuangan akhirnya mengumumkan calon kepala daerah gelombang kedua, Jumat (17/7) kemarin. Setelah sebelumnya pada Februari lalu melakukan agenda yang sama. Ketika itu, Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) diumumkan secara resmi calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung PDI Perjuangan di pemilihan gubernur (pilgub) Desember mendatang.

Kali ini, di gelombang kedua, DPP PDI Perjuangan menyampaikan empat pasangan calon peserta pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Sulut. Di Pilwako Bitung, DPP merestui incumbent wakil wali kota, Maurits Mantiri berpasangan dengan Hengky Honandar.

Keduanya merupakan kader PDI Perjuangan. Jika Mantiri merupakan ketua DPC, Honandar diketahui anggota DPRD Provinsi Sulut dari PDI Perjuangan.

Di Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar, incumbent wakil bupati dipasangkan dengan eksternal partai, Pdt Petra Rembang MTh. Pasangan lain yang diumumkan kemarin adalah Jone Ganda, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan menjadi Calon Bupati Minahasa Utara berpasangan dengan Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Minahasa Utara Kevin Lotulung.

PDI Perjuangan juga mengusung pasangan incumbent di Bolmong Selatan. Keduanya merupakan kader partai. Yakni Iskandar Kamaru dan Deddi Abdul Hamid.
Empat pasangan calon dari PDI Perjuangan ini diumumkan bersama dengan 45 daerah lainnya se-Indonesia oleh Ketua PDI Perjuangan Puan Maharani yang juga Ketua DPR RI, ikut disaksikan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara Drs Steven Kandouw berterimakasih pada Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan DPP PDI Perjuangan yang telah mengumumkan calon kepala daerah di empat daerah pilkada di Sulut. “Kita akan bekerja sangat keras meraih kemenangan di pilkada Desember mendatang,” singkatnya.

Di sisi lain, delapan kandidat PDI Perjuangan untuk empat daerah ini sudah melalui kajian dan tahapan ketat dari DPDP hingga DPP sehingga ditetapkan sebagai calon. Mereka pun punya banyak kelebihan. Yang bisa ‘dijual’ di masyarakat untuk menarik perhatian dan simpati.

Misalnya di Bitung. Sosok Mantiri sangat dikenal. Mantiri yang merupakan incumbent Wakil Wali Kota Bitung dekat dengan masyarakat dan kader partai. Tak heran, PDI Perjuangan meraih angka sempurna di Pileg 2019 lalu. Berhasil merebut posisi ketua DPRD. Dipasangkan dengan Honandar. Sebagai peraih suara terbanyak di pileg 2019 untuk DPRD provinsi dari dapil Minut-Bitung.

Di Minut, banteng ‘mengawinkan’ anak muda. Jone Ganda, pengusaha muda sukses asal Minut. Dia memang belum terlalu lama menjadi pengurus PDI Perjuangan. Namun latar belakan JG, sapaan akrabnya yang membuat banteng mantap mengakomodir dia sebagai calon bupati.

Banyak gebrakan JG ketika dia kembali mengabdi untuk kampung halaman tercinta. Gebrakan yang dilakukan JG menyentuh langsung masyarakat. Di antaranya penyediaan transportasi gratis, membantu rumah ibadah, siswa menabung, serta berpartisipasi dalam mengembangkan perekonomian masayarakat.

JG juga sudah familiar di kalangan petinggi DPP PDI Perjuangan. Jaringan bisnisnya luas. Dia juga dikenal sosok cerdas dan rendah hati. JG merupakan putra asli Minut yang sukses dalam dunia bisnis skala nasional.

Pasangannya merupakan sosok anak muda. Kevin Lotulung. Putra anggota DPR RI Adriana Dondokambey itu memang sudah disiapkan masuk ranah politik. Ketika dia dipercaya menjadi Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Minut. Kiprahnya di bidang kepemudaan bisa menjadi modal sebagai cawabup Minut.

Selanjutnya di Minsel, incumbent Wakil Bupati Franky Wongkar atau akrab disapa FDW siap merebut kemenangan. Pileg lalu, kolaborasi apik tercipta bersama jajaran DPC. Alhasil PDI Perjuangan nyaris menyalip dominasi Golkar. Memang ada perbedaan di jumlah perolehan suara. Namun total kursi di DPRD kabupaten sama banyak.

Ini bisa dikatakan kemenangan PDI Perjuangan yang bukan partai penguasa di Minsel. Modal ini dijadikan FDW dan banteng Minsel berjuang di Pilbup nanti. Dipasangkan dengan Pdt Petra Rembang MTh. Disampaikan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto, dari 45 pasangan calon yang diumumkan kemarin, hanya dua rohaniwan. Salah satunya Pdt Petra.

Di Bolsel, incumbent bupati dan wakil bupati kembali dipasangkan. Meraih lebih dari 50 persen suara saat pileg lalu menjadi bukti Bolsel tetap basis massa PDI Perjuangan. Pasangan Iskandar Kamaru dan Deddi Abdul Hamid masih nomor satu.(gel)

Most Read

Artikel Terbaru

/