25.9 C
Manado
Rabu, 28 Oktober 2020

Olly-Steven Dominan, Dikawal 735.588 Suara

MANADOPOST.ID—Tiga pasangan calon meramaikan Pilgub Provinsi Sulut 2020. Meski masih dalam proses kelengkapan berkas di KPU, ketiganya diprediksi bakal melenggang mulus masuk dalam kontestasi politik, yang tak lepas dari suara partai pengusung.

Jika melihat hasil pileg DPRD Sulut 2019, paslon Olly Dondokambey-Steven Kandouw (OD-SK) yang diusung PDIP, Gerindra, Perindo, PSI, PPP, PKB, saat ini dikawal 735.588 suara. Sementara Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (CEP-Sehan) dengan partai pendukung Golkar, PAN, Demokrat, total suara di DPRD Sulut berjumlah 405.262. Lalu Vonnie Anneke Panambunan-Hendry Runtuwene (VAP-HR) yang diusung NasDem, PKS, berjumlah 226.048 suara (lihat grafis).

PDI Perjuangan sudah pasti sangat optimis bisa meraih kemenangan di pilkada serentak 2020. Khusus di pilgub, calon gubernur yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara Olly Dondokambey menargetkan 80 persen bisa menang.

“Target kemenangan kita 80 persen,” sebutnya. Apa yang disampaikan incumbent gubernur ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, bersama pasangannya Steven Kandouw, mereka meraih dukungan signifikan di pilkada kali ini. “Pada 2015 lalu kita bukan incumbent dan capaian kursi di DPRD, baik di provinsi maupun kabupaten/kota belum sebanyak sekarang. Namun kita menang. Jadi saya optimis, kami bisa unggul di pilkada serentak nanti,” sebut calon wakil gubernur Steven Kandouw.

Diketahui, Olly-Steven diusung PDI Perjuangan, PKB, Gerindra, dan PSI. Kemudian didukung Partai Perindo dan PPP. Di samping itu, pimpinan di tujuh daerah sudah menjatuhkan pilihan pada Olly-Steven. Ditambah dengan dukungan lima wakil kepala daerah. Di antaranya Bupati dan Wakil Bupati Minahasa, Bupati dan Wakil Bupati Sitaro, Bupati dan Wakil Bupati Mitra, Bupati dan Wakil Bupati Bolmong Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Bolmong, Bupati dan Wakil Bupati Bolmut, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kotamobagu, Wakil Bupati Minsel, Wakil Wali Kota Bitung, Wakil Wali Kota Tomohon, Wakil Bupati Sangihe, dan Wakil Bupati Boltim. Sejumlah tokoh yang punya basis massa militan juga sudah menyatakan dukungan pada Olly-Steven. Yakni SH Sarundajang, Jimmy Rimba Rogi, dan Stefanus Vreeke Runtu, serta sejumlah tokoh besar lainnya.

Wakil Ketua DPD II Golkar Sulut Feryando Lamaluta memastikan seluruh anggota legislatif usungan partai berlambang beringin dan koalisi parpol pengusung satu komando. Mendukung pasangan calon yang diusung partai. Baik di kabupaten/kota maupun di provinsi. “Ini sudah ditegaskan Pak Ketum dalam pelaksanaan rakornis beberapa waktu lalu. Intinya, semua harus meyakinkan pendukung masing-masing untuk memilih paslon usungan partai,” tegasnya.

Itu artinya, dulangan suara dari semua caleg parpol koalisi Golkar tidak akan lari ke calon lain. “Tentu saja ada punishment bagi yang tidak bekerja keras untuk memenangkan calon Golkar dan parpol koalisi. Bisa diparkir. Silahkan artikan sendiri,” beber Lamaluta.

Juru bicara Golkar Sulut itu menegaskan, konsolidasi terus dilakukan. Salah satu agenda utama adalah mengamankan suara pemilu 2019 lalu, sejalan dengan Pilkada serentak tahun ini. “Semua harus ikut mengampanyekan jagoan kita. Kalau ada yang dukung calon lain, ada mekanisme organisasi yang akan ditegakkan,” sebut dia sembari menjamin pihaknya solid.

“Suara pileg harus aman untuk calon usungan Golkar di Pilgub Ibu CEP dan Pak Sehan. Sementara di kabupaten/kota semua yang kita usung harus mendulang suara di atas capaian partai di pileg lalu. Ini tugas kader, caleg dan legislator usungan Golkar dan parpol koalisi,” sambung Yoyo, sapaan akrabnya.

NasDem juga dipastikan siap membuat kejutan dengan pasangan VAP-HR. “DPW NasDem Sulut telah membuat instruksi kepada seluruh kader dan simpatisan Partai NasDem dari tingkat provinsi hingga kecamatan agar memenangkan pasangan VAP-HR. “Ini sebagai pernyataan sikap kami mendukung ibu VAP dan pak Hendry Runtuwene maju dalam Pilkada Sulut,” ungkap Ketua DPW Partai NasDem Sulut Drs Maximiliam Lomban.

Sekretaris DPW NasDem Sulut Victor Mailangkay, juga menginstruksikan jajaran relawannya untuk memberikan dukungan kepada VAP-HR. “Mendukung sepenuhnya calon Gubernur Sulut dari Partai NasDem. Salam restorasi, bersatu, berjuang, menang,” tandasnya.

Berdasarkan Pleno Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pilkada 9 Desember 2020 yang ditetapkan KPU Sulut, saat ini total DPS berjumlah 1.828.285. Dengan rincian Laki-laki 924.369 dan perempuan 903.916.

Lantas bagaimana peluang tiap calon di mata para pakar politik Sulut? Disampaikan pengamat politik Sulut Dr Michael Mamentu MA, suara Pileg bukan menjadi ukuran dalam Pilgub mendatang.

“Artinya suara Pileg lalu, tidak bisa dijadikan ukuran seberapa besar peluang untuk memenangkan (Pilgub). Dengan juga mengukur hasil perolehan jumlah kursi dari Parpol. Karena situasi psikogis, antara pemeilihan legislatif dan pemilihan eksekutif atau kepala daerah berbeda,” tegasnya menambahkan Pileg lebih menggambarkan kekuatan individu kader partai.

“Karakteristik Pileg dan Pilkada agak berbeda. Artinya perolehan suara besar Pileg, lebih menggambarkan kekuatan individu anggota parpol. Pun di Pilgub, faktor banyaknya kursi, agak berbeda dengan Pileg dengan dukungan Pilgub,” tambahnya.

Lanjut akademisi Fispol Unsrat ini, hal tersebut bukan berarti mesin partai tidak punya pengaruh. “Itu ada. Tapi presentasinya tidak terlalu besar, dibandingkan daya tarik individualnya,” katanya sembari mengatakan Pilgub sangat berpusat pada calonnya.

“Untuk sisi pasangan paling berpengaruh pada dukungan publik. Tinggal memetakan diantara tiga pasangan ini, bagaimana kekuatan orangnya (figur). Bukan hanya sekedar partainya. Sebab dalam konteks ini (Pilgub), tidak semata-mata mesin partai yang bekerja. Tidak bisa hanya mengandalkan partai sebagai mesin politik. Karena yang dilihat orang adalah figurnya yang sangat menentukan,” ungkapnya.

Pun komposisi pasangan juga turut menentukan. Sebab ketiga paslon yang diusung, adalah Petahana. Baik sebagai Gubernur dan Bupati. “Ini juga tergantung komposisi pasangan. Peluang besar tergantung figur. Juga komposisi pasangan ini semuanya bukan dari caleg lalu, tapi semua adalah petahana. Tinggal diukur Pilkada lalu, dukungannya seberapa besar di daerah masing-masing. Ini paling pas diukur, dukungan secara individual waktu mereka menjabat sebagai petahana. Dibanding mengukur mesin partai sebagai pendulang suara. Ini ukuran paling pas untuk Pilgub,” terangnya.

Tambah Mamentu, kekuatan ketiganya cukup berimbang. “Jadi semua berpeluang. Situasinya ketat pertarungannya. Kalau juga kekuatan-kekuatan petahana yang lalu, penuh ke (mendukung) mereka. Angkanya bisa cukup berimbang,” tambahnya.

Senada disampaikan pengamat politik DR Marthen Kimbal. “Para calon disamping partai besar yang mengusung. Namun pemilihan legislatif, kondisinya sedikit berbeda dengan Pilgub. Karena partai di masing-masing daerah berbeda,” ungkapnya menambahkan ketiganya sebagai petahana memiliki keunggulan tersendiri.

“Namun ketiganya didukung dengan latar belakang jabatan saat ini. Pasangan ODSK yang saat ini menjabat sebagai Gubernur dan Wagub. CEP adalah Bupati Minsel, berpasangan dengan Sehan yang Bupati Boltim. Kemudian VAP yang saat ini sebagai Bupati Minut, yang berpasangan dengan Pdt Henry,” terangnya.

Lanjut Kimbal, dari aspek politik yang dinamis, masing-masing punya peluang. Namun dari aspek figur, wanita lebih akan mendapat simpati. “Tapi kalau ODSK memanfaatkan power PDIP maupun Gubernur, ditambah kesan pelayanan publik bagus, maka dia mempunyai peluang besar,” katanya sembari mengatakan kekuatan ketiganya masih seimbang. “Jadi ketiganya kuat semuanya. Dan mereka juga pemain ulung. Pasti mereka sudah punya strategi. Karena masing-masing sudah pernah mengalami strategi memenangkan Pilkada. Baik Pilbup dan Pilgub,” terangnya. “Intinya suara besar dalam Pileg lalu, tidak terlalu berpengaruh signifikan dalam Pilgub ini. Figur dan faktor lainnya. Dan bukan hanya suara partai. Mereka akan bermain dari paparan fugur dan segi ekonomi,” ungkapnya.(cw-01/gnr)

-

Artikel Terbaru

Warga Minut Kepulauan Antusias Sambut VAP

Calon gubernur dan wakil gubernur Sulut, Dr (HC) Vonnie A Panambunan STh (VAP) dan Dr Hendry Runtuwene STh (HR), terus mendapat dukungan.

Samsung Home Appliances Hadirkan Solusi Hidup Sehat

MANADOPOST.ID—Samsung Electronics Indonesia hari ini resmi meluncurkan rangkaian Home Appliances terbaru untuk mendukung konsumen Indonesia yang kini melakukan sebagian besar kegiatan di rumah. Samsung Refrigerator Multidoor RF60 ciptakan kemudahan penyimpanan banyak bahan makanan dengan pengaturan suhu spesifik sesuai tipe makanan untuk menjaga kesegarannya.

Operasi Zebra di Minahasa Jaring Puluhan Pelanggar

MANADOPOST.ID--Senin (26/10) kemarin adalah hari pertama digelarnya Operasi Zebra Samrat 2020. Khusus untuk wilayah Polres Minahasa, puluhan personil terlibat dalam operasi tersebut.

80-an Pasangan Bulutangkis Ramaikan GOR Betania Teling

Pecinta bulutangkis Sulawesi Utara memang dahaga. Terbukti, 80-an pasangan ikut serta dalam iven bertitel Manado Post Open 2020.

Belum 17 Tahun Bisa Memilih, Begini Penjelasan KPU

MANADOPOST.ID--Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2020, saat ini tengah memasuki pelaksanaan tahapan kampanye. Meski begitu, literasi dan edukasi, tentang data pemilih terus menjadi concern KPU Kota Tomohon.