28.9 C
Manado
Jumat, 27 November 2020

AA-SSK-Mor-JPAR Ulas Janji `Manis` Kampanye

MANADOPOST.ID—Debat kedua antar calon wali kota dan wakil wali kota Manado, kemarin, jadi ajang adu progran keempat kandidat pemimpin Kota Tinutuan.

Berbagai pertanyaan pun tampak ditujukan antar cawali untuk menguji kesiapan kandidat lainnya dalam merealisasi program kampanye.  Cawali nomor urut 1 Andrei Angouw (AA)  mendapat kesempatan pertama menyampaikan visi-misi. Sebagaimana visi `Manado Maju dan Sejahtera`, AA-RS akan menjadikan Manado layaknya kota-kota maju di dunia, seperti Singapura.

“Kota Manado yang maju dan sejahtera. Maju berarti maju seperti kota-kota maju lainnya di dunia. Kalau di Indonesia ada Surabaya dan luar negeri, seperti Singapura. Kotanya tertata dengan baik, infrastruktur baik. Jalan, drainase, dan air bersih, yang saat ini di Manado tidak dinikmati dengan baik oleh setengah lebih warga Manado.

Itu semua harus tertata dengan baik dan dinikmati semua masyarakat. Begitu juga dengan ifrastruktur. Pemukiman tertata dengan baik. Fasilitas-fasilitas umum tersedia di rumah-rumah susun. Sampah terkelola dengan baik. Begitu juga pasar, bersih, rapi dan profesional,” jelas AA.

Lanjutnya, Kota Manado yang sejahtera, berarti pendapatan tinggi pengeluaran rendah. “Pendapatan tinggi bagaimana? Ekonomi harus tumbuh, investasi harus besar, ekspor harus tinggi termasuk di dalamnya pariwisata dan konsumsi harus kencang.

Lalu masyarakat biaya hidupnya harus rendah. Inflasi harus rendah. Manado adalah beranda Sulut dan Indonesia. Berarti pemkot harus bersinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat dalam menjalankan program-program nasional dan local. Termasuk program penanganan Covid-19,” urai dia.

Beda lagi dengan Sonya Kembuan, Dalam sesi pertama, pasangan cawawali Syarifudin Saafa itu menyampaikan visi dan misi. Sonya menyatakan akan membangun Kota Manado modern yang berbudaya.

“Kami datang dengan konsep bukan beretorika untuk membenahi kota Manado yang memiliki banyak masalah seperti banjir, pengangguran tinggi, sampah, macet, serta pelayanan publik yang kurang baik,” ujar dia.

Mendapat kesempatan ketiga menyampaikan visi-misi, Mor Dominus Bastiaan menyampaikan dirinya masih akan bertugas sebagai wakil wali kota Manado hingga 9 Mei 2021 bersama Wali Kota GSV Lumentut.

“Sampai akhir masa jabatan kami berkewajiban mengemban tanggung jawab untuk mewujudkan visi Manado Kota Cerdas 2021. Hal itu bukan mudah. Berdasarkan catatan BPS tahun 2020 tentang capaian kinerja penyelenggaraan urusan pemerintah aspek kesejahteraan dan pemerataan ekonomi secara umum menunjukkan capaian kinerja kami sebagai calon wali kota dan wawali cukup menggembirakan,” kata Mor.

Meski begitu lanjut Mor, itu tak membuat mereka berbangga diri. “Di anatara keberhasilan tersebut banyak PR yang harus diselesaikan. Sehingga tidak hanya cerdas, tapi juga harus jadi kota berkat. Yang potensi dan keunggulannya dapat memberikan kesejahteraan yang lebih pasti untuk warga Manado,” ujarnya.

Berlatar belakang hal tersebut, Mor dan HJP terdorong mengambil Langkah berani. “Dengan dampak perekonomian sosial saat ini terkait Covid-19, tentu banyak yang harus dilewaji. Mor-HJP membuat 14 program unggulan. Ini bisa langsung membantu warga terdampak Covid-19,” terangnya.

Sementara cawali nomor urut 4 Julyeta Runtuwene, mengatakan, dia dengan Harley Mangindaan bersepakat bahwa kerukunan adalah karunia. Kerukunan adalah modal utama memajukan kota Manado. “Karena itu visi kami adalah Manado rukun cerdas indah, dengan lima misi besar,” ucapnya.

Dirinya merinci lima misi besar tersebut. Pertama PAHAM peduli kesehatan memastikan bahwa rakyat Manado harus terlindungi kesehatannya dengan program universal coverage pelayanan kesehatan gratis termasuk di dalamnya memberikan vaksin Covid-19 kepada masyarakat bila saatnya sudah ditemukan vaksin tersebut. “Pemberian bantuan sembako kepada rakyat terdampak covid-19, bantuan kepada ibu hamil dan melahirkan, peningkatan bantuan dana kepada warga,” bebernya.

Kedua memastikan anak-anak kita di Manado dalam masa pandemi Covid-19 masih terus mengikuti pendidikan dengan mendapat bantuan pendidikan untuk siswa maupun mahasiswa dan pendidikan dasar SD SMP SMA dengan memastikan penyediaan akses internet di setiap kelurahan.

“Ketiga adalah memastikan ekonomi rakyat tetap terjaga di masa pandemi ini dengan memberikan dana modal usaha UMKM, bantuan kepada sopir angkutan umum, pemulung, bantuan untuk kelompok tani dan nelayan. Selanjutnya, melanjutkan pembangunan infrastruktur dan lingkungan. Kelima, memastikan pemerintahan yang bersih,” tandasnya.(jen)

-

Artikel Terbaru

KPU Minsel Beber 15 Hal Baru di Pilkada

MANADOPOST.ID—Perhelatan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) tak lama lagi selesai. Masyarakat pada 9 Desember nanti bakal

ISPA `Serang` Warga Bolmong

MANADOPOST.ID--Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dr Erman Paputungan mengatakan, untuk penyakit yang paling banyak terjadi di Bolmong adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). 

Tiga Tahun,  Pemkab Bagikan 11.819 Sertifikat Tanah

MANADOPOST.ID---Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) berhasil membagikan sertifikat tanah gratis kurang lebih 11.819 sertifikat.

Kotamobagu Akan Terapkan Elektronifikasi Transaksi Pemda

MANADOPOST.ID--Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, mengatakan pemerintah akan mengeluarkan regulasi Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Bolmong Mulai Salurkan Bantuan Bantuan Tahap VII

MANADOPOST.ID--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menyalurkan Bantuan tahap VII bagi masyarakat terdampak akibat pandemi Covid-19.