28 C
Manado
Rabu, 2 Desember 2020

Bandar Togel `Nyaman` di Sulut

MANADOPOST.ID—Aparat ‘ditantang’ warga tegas memberantas judi toto gelap (togel). Sempat meredup berkat sejumlah penangkapan, praktik ini belakangan diduga kembali ‘enjoy’ meresahkan masyarakat.

Informasi didapat Manado Post dari warga, ada oknum big bos berinisial R dan K. Saat ini menjadi bandar togel jenis mesin amusemen berkedok warnet/judi online. Oknum ini sempat menjadi target kepolisian. Namun diduga kabur ke luar daerah saat akan ditangkap.

“Kini keduanya kembali menjalankan (kontrol) praktik ini dari luar. Kaki tangannya ada di Minut dan Bitung,” sebut warga kepada Manado Post, sembari meminta identitasnya tak dikorankan. Ditanyai lebih detail di mana lokasi praktik amusemen, narasumber ini menjawab singkat.

“Nanti kepolisian yang melakukan pengungkapan. Kami hanya memberikan informasi saja. Kalau saat ini bandar togel seperti kembali nyaman beroperasi di Sulut,” tandasnya kepada wartawan harian ini.

Informasi lainnya juga datang dari Kota Beriman Tomohon. Beredar kabar, di Tomohon judi konvensional ini tengah marak dilakukan sang bandar. “Sudah beberapa kali kami melihat pengecer bolak balik. Tapi gerakan mereka memang sembunyi-sembunyi. Kami harap polisi gerak cepat menangkap mereka,” sebut sejumlah warga Tomohon kepada Manado Post.

Bandar utama yang diyakini berinisial V alias Ko V diduga jadi dalang beredarnya togel di Kota Beriman. Olehnya, aparat berwajib ditantang untuk membasmi sang bandar, yang konon mulai beroperasi sejak tengah tahun 2020.

“Dulu memang sempat ada bandar besar berinisial I di Kota Tomohon, tapi mungkin saat ini sudah tak lagi beroperasi. Namun, sesuai informasi di lapangan, ada bandar baru yang masuk di Tomohon. Dan ini sudah selayaknya dibasmi aparat penegak hukum,” ungkap Pemerhati Kota Sejuk Danny Tular, ketika diwawancarai.

Lanjut dikatakan Ketua Lembaga Anti Korupsi dan Pemerhati Pembangunan Nasional (LAKP2N), dengan hadirnya togel, justru berlawanan dengan program pemerintah yang berupaya meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan. Pasalnya, Tular bilang, segmentasi pasar pemasang kupon haram ini. Mayoritas didominasi kalangan berstatus ekonomi di bawah rata-rata.

“Karena itu, togel harus segera ditindaklanjuti aparat yang berwenang. Disparitas kesejahteraan antar masyarakat, bisa makin lebar jaraknya. Dan ini tentunya, dapat mendorong timbulnya angka kemiskinan. Karena stereotip mencari keuntungan sesaat dan rasa ketagihan. Bukan sebaliknya, mencari penghasilan layaknya orang pada umumnya,” pungkas Tular.

Kapolres Tomohon AKBP Bambang Gatot Ashari SIK melalui Kasat Reskrim AKP Constantin Samuri menyatakan, pihaknya terus berupaya memaksimalkan pengawasan dan pencegahan. Terkait masuknya bisnis gelap dan instan tersebut.

“Kalau ada informasi detil soal ini (Togel,red) silakan disampaikan. Lokasi dan di mana mereka beroperasi. Sampai saat ini sesuai amatan anggota di lapangan, belum ada temuan dan laporan yang masuk,” kata Samuri.

Polres Minahasa, melalui Kasat Reskrim Polres Minahasa AKP Sugeng Wahyudi Santoso mengungkapkan, tahun 2020, kasus togel yang ditangani pihaknya ada empat kasus. “Proses yang masuk Tahap II itu ada 3 kasus dan masuk Tahap I itu satu kasus,” singkatnya.

Sebelumnya, dari Minahasa Selatan, Kapolres Minsel AKBP Norman Sitindaon, menyatakan komitmen dan konsistensinya. Dalam pemberantasan penyakit masyarakat judi togel. Sitindaon mengatakan, pekerjaan rumah (PR) yang sampai saat ini menjadi fokus utama untuk diselesaikan adalah praktik perjudian di Kabupaten Minsel.

“Sejak pertama kali datang di Polres Minsel ini, saya telah menyatakan komitmen untuk memberantas salah satu penyakit masyarakat, yakni judi togel yang menurut informasi katanya besar,” ungkapnya.

Komitmen ini disampaikan Sitindaon telah diimplementasikan dengan keberhasilan pengungkapan dan penangkapan para pelaku kasus judi togel. “Hingga saat ini, sudah ada beberapa berkas perkara tindak pidana judi togel yang dilimpahkan. Hal ini membuktikan keseriusan kami dalam upaya nyata pemberantasan judi togel,” ujarnya.

Kapolres menegaskan apabila ada oknum anggotanya ditemukan terbukti terlibat dalam kasus judi togel, agar segera dilaporkan. “Apabila ada anggota saya yang terbukti terlibat dalam kasus togel, meminta atau menerima uang keamanan untuk membacking sindikat togel, segera laporkan. Saya akan tindak tegas, saya proses sesuai perundang-undangan yang berlaku, baik melalui sidang disiplin ataupun kode etik,” sebutnya.

Bagaimana tanggapan Polda Sulut terkait persoalan ini? Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulut Kombes Pol Trisulastoto Utomo menjamin terus memburu para bandar dan pengecer.

“Untuk togel, semua ditangkapin (tindak),” tegasnya saat dikonfirmasi Manado Post. Namun untuk data pengungkapan togel, tambahnya, ada di 15 Polres. “Di Polda tidak ada datanya. Yang ada di Polres-Polres,” tandas Kombes Trisulastoto.

Persoalan klasik ini ikut disoroti pakar hukum Toar Palilingan SH MH. Wakil Dekan Fakultas Hukum Unsrat itu menilai togel sangat sulit sekali diberantas. “Ini yang susah dari dulu diberantas. Terutama dikalangan yang etos kerja sangat rendah dan hanya berharap sesuatu dari berjudi. Mereka ini yang masuk kelompok tidak produktif, dan membuat negara kita kalah bersaing dengan tetangga kita,” tegasnya.

Tegasnya, kegiatan perjudian tanpa Izin berdasarkan pasal 303 KUHP, harus ditindak oleh pihak kepolisian. “Terutama bandar-bandar togel yang masih beroperasi, yang membuat sebagian masyarakat menjadi malas bekerja. Harus segera diproses hukum,” tekan Palilingan.

File Manado Post, Polres Minsel 31 Agustus 2020, telah mengungkap kasus judi togel dengan mengamankan dua orang tersangka. Masing-masing berinisial BL dan ML. Kedua tersangka tindak pidana perjudian jenis togel ini diamankan Tim Resmob (Reserse Mobile) Sat Reskrim Polres Minsel di wilayah Kecamatan Sinonsayang.

Lalu pada 4 September 2020, masyarakat Kampung Baru, Kelurahan Kotamobagu, Kecamatan Kotamobagu Barat, yang diresahkan dengan aktivitas judi togel. Akhirnya melaporkan ini ke Polres Kotamobagu.

Tak mengunggu lama setelah menerima informasi dari masyarakat, Kasat Reskrim Polres Kotamobagu yang dipimpin Kasat AKP Angga Maulana, serta Kanit Resmob Ipda Fri Gunawan STrK langsung mengungkap serta melakukan penangkapan terhadap penjual Judi Togel ini, Jumat (4/9).

Tim Resmob Sat Reskrim Polres Kotamobagu menangkap sepasang suami istri, SM alias Siska (24) dan FA alias Fandi (29) yang juga merupakan warga Kampung Baru bersama barang bukti sejumlah uang yang diduga hasil penjualan kupon judi, kartu ATM BCA atas nama FA, 1 buah HP merk Oppo, serta satu lembar rekapan angka.(rgm/ewa/yol/ctr-02/gnr)

-

Artikel Terbaru

Menuju 40 Persen Mor-HJP Peluang Besar Pimpin Manado

Pasangan Calon Wali Kota Manado Mor Dominus Bastiaan  Bastiaan dan Wakil Wali Kota Manado Hanny Joost Pajouw (Mor-HJP) kans menang di Pilwako Manado, 9 Desember.

Tiga Nelayan Hilang Akhirnya Ditemukan, Bertahan dengan Layar Manual

Tiga nelayan, yakni Abdul Gani Lamusu (49) warga Desa Pinolosian Selatan (Pinsel), Ferdi Lamusu (15) warga Pinsel dan Feldi Potabuga (39) warga Desa Nunuk, Kecamatan Pinolosian, akhirnya ditemukan di perairan Kabupaten Boltim.

Pegadian Kanwil Manado Serahkan 4.200 Paket Bantuan Pangan

Selasa hingga Rabu tadi, Pegadaian Kanwil V Manado kembali menyalurkan paket bantuan pangan, melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) bagi nasabah dan masyarakat.

Tatong Warning ASN Terkait Politik Praktis

Jelang Pilkada 9 Desember mendatang, Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara me-warning kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu agar tidak terlibat politik praktis.

Kelangkaan LPG Jelang Nataru Diatensi Pemkab Minahasa

Berkaca pada tahun-tahun sebelumnya, LPG subsidi 3 kilogram sering langka jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Untuk itu Pemkab Minahasa berupaya melakukan upaya antisipasi menjaga kelangkaan LPG subsidi pemerintah tersebut.