26C
Manado
Senin, 1 Maret 2021

Sulut Berduka, Co Pilot Diego Mamahit Ditemukan

MANADOPOST.ID-Pencarian Korban peristiwa jatuhnya Pesawat Sriwijaya SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu DKI Jakarta oleh Tim Search and Rescue (SAR) satu persatu mulai ditemukan.

Kali ini Tim SAR berhasil melakukan evakuasi mayat korban yang diduga adalah Kapten Co Pilot Pesawat Sriwijaya SJ-182 Diego Enrile Mamahit. Minggu (17/1).

Setelah melewati proses pencarian dan identifikasi oleh Tim DVI Polri, telah diperoleh data valid terkait mayat korban yang merupakan Co Pilot terbaik asal bumi nyiur melambai ini.

Menurut penuturan salah satu keluarga korban, Lidia Alferni, selaku perwakilan keluarga Diego, peristiwa ini sangat mengguncang hati keluarga serta kerabat dekat. Namun pihak keluarga sudah menyatakan ikhlas dengan musibah tersebut.

“Saat ini mayat korban pesawat tujuan Jakarta -Pontianak ini masih berada di RS Polri Kramat jati Jakarta dan rencananya akan di serahkan ke pihak keluarga pada besok hari (hari ini, red),” ungkap dia, Senin (18/1) kemarin.

Menurutnya, Keluarga besar Kapten Diego Mamahit, merupakan keluarga yang tak asing lagi dengan dunia penerbangan Internasional maupun Nasional. Di mana putra asal Kabupaten Minahasa Utara dan Kabupaten Minahasa ini merupakan anak dari petinggi perusahaan maskapai penerbangan yang pernah berjaya di era awal tahun 2000-an yaitu Bouraq Airlines.

Hal itupun terungkap ketika keluarga Diego datang ke RS Polri Kramat Jati Jakarta saat menyerahkan data Ante Mortem. “Pihak keluarga Diego sangat memahami betul bahwa insiden tersebut adalah risiko pekerjaan seorang Co-Pilot. Apalagi, Diego merupakan anak dari sekretaris perusahaan Bouraq Airlines yang pernah mengudara di Indonesia.” tuturnya

Diapun menambahkan, kapten Diego ayahnya adalah salah satu mantan pimpinan terbaik dari salah satu maskapai, yang bernama Boy Mamahit, serta memiliki segudang pengalaman di dunia penerbangan. “Sebagian besar keluarga Almarhum adalah penerbang yang memiliki jam terbang tinggi berskala Internasional dan Nasional,” ungkap Lydia.

Selain itu katanya, penyerahan jenazah dari DVI Polri akan dilakukan tanggal 19 Januari 2021. Jenazahnya akan disemayamkan di rumah duka Heaven Slipi Rumah Sakit Dharmais. Dan ibadah penghiburan pukul 19.00 Wib di rumah duka serta pelepasan jenazah ke Pekuburan (TPU) Petamburan Jakarta.(cw-01/gnr)

Artikel Terbaru