29.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

ADA APA? F-16 Fighting Falcon Mendarat di Lanud Sam Ratulangi, Pengakuan Mayor Prayoga Mengejutkan

MANADOPOST.ID-Pesawat tempur TNI AU F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 transit di Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi (Lanud) Manado, Selasa (17/05/2022) lalu, di Mapanget Sulut dalam misi Ferry Flight menuju Lanud Manuhua Biak.

 

Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI M. Satriyo Utomo, menyambut kehadiran penerbang-penerbang muda penjaga dirgantara, saat pesawat tempur tersebut transit untuk Refuelling di Lanud Sri.

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Semangat Elang-elang muda TNI AU dalam mengarungi udara terlihat saat hadir di tengah-tengah prajurit Lanud Sri yang menyambut kedatangannya di Baseops Lanud Sri.

 

Didukung 2 pesawat Herkules, Falcon Flight shortstop untuk melanjutkan penerbangan menuju Lanud Manuhua di Koopsud 3 Biak.

 

Dalam wawancara dengan Mayor Sus Michiko Moningkey sebagai Kapen Lanud Sam Ratulangi, Mayor Penerbang (Pnb) Pandu Eka Prayoga mengatakan, memilih Lanud Sam Ratulangi sebagai pangkalan aju untuk melaksanakan kegiatan Latihan Hanud Kilat dan Cakra Delta di area Kosek III Lanud Manuhua Biak.

 

“Lanud Sam Ratulangi Manado ini merupakan salah satu pangkalan aju untuk mendukung Operasi Udara TNI Angkatan Udara, merupakan Lanud yang tepat untuk disinggahi. Dengan mendarat di Lanud Sri dapat memberikan pengalaman kepada para Penerbang muda kami untuk mengenal wilayah udara dan melaksanakan pendaratan di pangkalan TNI AU di luar Lanud Iswahjudi,” ungkap Komandan Skadron Udara 3 yang ber-Callsign ‘Hornet’ tersebut.

 

Selain itu, menurutnya Lanud Sri merupakan salah satu Pangkalan Udara favoritnya saat melaksanakan beberapa misi penerbangan. Karena kekhasan area yang dimiliki Manado, diantaranya adanya Pulau Manado Tua. Serta pemandangan alam sekitar Lanud Sri memberikan kesan tersendiri baginya.

 

“Misi kali ini, kami hanya transit di Lanud Sam Ratulangi sebagai pangkalan aju, untuk melanjutkan penerbangan berikutnya menuju Lanud Manuhua Biak,” ujarnya.

 

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat kunjungan kerjanya di Manado seminggu yang lalu. Bahwa Lanud Sam Ratulangi lokasinya sangat strategis, berada di ujung utara pulau Sulawesi, dan berbatasan dengan negara tetangga.

 

Hal ini mempertegas keberadaan Lanud Sri, sebagai sebagai Pangkalan bernilai strategis untuk mendukung berbagai macam Operasi Udara TNI AU.

 

Kehadiran pesawat tempur TNI AU menjadi kesempatan berharga pula bagi anak-anak TK Angkasa Lanud Sam Ratulangi untuk mencintai dan mengembangkan Potensi Dirgantara dengan ber-swa foto di depan pesawat kebanggaan Indonesia tersebut.(gnr)

MANADOPOST.ID-Pesawat tempur TNI AU F-16 Fighting Falcon dari Skadron Udara 3 transit di Pangkalan TNI AU Sam Ratulangi (Lanud) Manado, Selasa (17/05/2022) lalu, di Mapanget Sulut dalam misi Ferry Flight menuju Lanud Manuhua Biak.

 

Danlanud Sam Ratulangi Marsma TNI M. Satriyo Utomo, menyambut kehadiran penerbang-penerbang muda penjaga dirgantara, saat pesawat tempur tersebut transit untuk Refuelling di Lanud Sri.

 

Semangat Elang-elang muda TNI AU dalam mengarungi udara terlihat saat hadir di tengah-tengah prajurit Lanud Sri yang menyambut kedatangannya di Baseops Lanud Sri.

 

Didukung 2 pesawat Herkules, Falcon Flight shortstop untuk melanjutkan penerbangan menuju Lanud Manuhua di Koopsud 3 Biak.

 

Dalam wawancara dengan Mayor Sus Michiko Moningkey sebagai Kapen Lanud Sam Ratulangi, Mayor Penerbang (Pnb) Pandu Eka Prayoga mengatakan, memilih Lanud Sam Ratulangi sebagai pangkalan aju untuk melaksanakan kegiatan Latihan Hanud Kilat dan Cakra Delta di area Kosek III Lanud Manuhua Biak.

 

“Lanud Sam Ratulangi Manado ini merupakan salah satu pangkalan aju untuk mendukung Operasi Udara TNI Angkatan Udara, merupakan Lanud yang tepat untuk disinggahi. Dengan mendarat di Lanud Sri dapat memberikan pengalaman kepada para Penerbang muda kami untuk mengenal wilayah udara dan melaksanakan pendaratan di pangkalan TNI AU di luar Lanud Iswahjudi,” ungkap Komandan Skadron Udara 3 yang ber-Callsign ‘Hornet’ tersebut.

 

Selain itu, menurutnya Lanud Sri merupakan salah satu Pangkalan Udara favoritnya saat melaksanakan beberapa misi penerbangan. Karena kekhasan area yang dimiliki Manado, diantaranya adanya Pulau Manado Tua. Serta pemandangan alam sekitar Lanud Sri memberikan kesan tersendiri baginya.

 

“Misi kali ini, kami hanya transit di Lanud Sam Ratulangi sebagai pangkalan aju, untuk melanjutkan penerbangan berikutnya menuju Lanud Manuhua Biak,” ujarnya.

 

Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan Kasau Marsekal TNI Fadjar Prasetyo saat kunjungan kerjanya di Manado seminggu yang lalu. Bahwa Lanud Sam Ratulangi lokasinya sangat strategis, berada di ujung utara pulau Sulawesi, dan berbatasan dengan negara tetangga.

 

Hal ini mempertegas keberadaan Lanud Sri, sebagai sebagai Pangkalan bernilai strategis untuk mendukung berbagai macam Operasi Udara TNI AU.

 

Kehadiran pesawat tempur TNI AU menjadi kesempatan berharga pula bagi anak-anak TK Angkasa Lanud Sam Ratulangi untuk mencintai dan mengembangkan Potensi Dirgantara dengan ber-swa foto di depan pesawat kebanggaan Indonesia tersebut.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/