23.4 C
Manado
Thursday, 8 December 2022

Angka Kematian Meningkat, Bupati/Wali Kota Diminta Sediakan Lahan Pemakaman

MANADOPOST.ID— Tak hanya kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang meningkat di Sulut. Angka kematian juga. Kemarin (18/7) Satgas COVID-19 melaporkan tujuh kasus meninggal.

Gubernur OD pun menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait aturan pemakaman jenazah pasien COVID-19. SE dengan nomor 440/21.4378/sekr-Dinkes Tentang Ketentuan Pemakaman Jenazah Pasien COVID-19 di Provinsi Sulut, menjelaskan beberapa hal. Mulai dari instruksi kepada 15 kepala daerah (kada), juga terkait mekanisme proses pemakaman jenazah.

“Sehubungan dengan peningkatan kasus Covid-19 disertai peningkatan angka kematian yang signifikan di Provinsi Sulut dan untuk mengantisipasi penularan COVID-19, maka dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut. Bupati/wali kota wajib menyediakan lahan pemakaman COVID-19 di wilayah masing-masing,” ungkap OD.

Baca Juga:  Tes SKB Berlanjut, Ini Info Penting Seleksi CPNS

Lanjut dia, pasien COVID-19 yang meninggal wajib dimakamkan sesuai dengan protokol pemakaman COVID-19. Kemudian, jenazah dimakamkan di wilayah sesuai dengan tempat meninggalnya pasien pada area pemakaman COVID-19 yang telah disiapkan oleh pemerintah kabupaten/kota. Serta proses pemakaman ditangani oleh tim pemakaman jenazah pasien COVID-19 di kabupaten/kota sesuai dengan wilayah tempat pasien meninggal.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Surat edaran ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan dapat diubah sesuai dengan perkembangan situasi. Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tukasnya. (ewa/tan)

MANADOPOST.ID— Tak hanya kasus terkonfirmasi positif COVID-19 yang meningkat di Sulut. Angka kematian juga. Kemarin (18/7) Satgas COVID-19 melaporkan tujuh kasus meninggal.

Gubernur OD pun menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait aturan pemakaman jenazah pasien COVID-19. SE dengan nomor 440/21.4378/sekr-Dinkes Tentang Ketentuan Pemakaman Jenazah Pasien COVID-19 di Provinsi Sulut, menjelaskan beberapa hal. Mulai dari instruksi kepada 15 kepala daerah (kada), juga terkait mekanisme proses pemakaman jenazah.

“Sehubungan dengan peningkatan kasus Covid-19 disertai peningkatan angka kematian yang signifikan di Provinsi Sulut dan untuk mengantisipasi penularan COVID-19, maka dengan ini disampaikan hal-hal sebagai berikut. Bupati/wali kota wajib menyediakan lahan pemakaman COVID-19 di wilayah masing-masing,” ungkap OD.

Baca Juga:  Berbalut Coat Biru Dongker, Wapres Perempuan Pertama AS Kamala Harris Tiba di Capitol Hill

Lanjut dia, pasien COVID-19 yang meninggal wajib dimakamkan sesuai dengan protokol pemakaman COVID-19. Kemudian, jenazah dimakamkan di wilayah sesuai dengan tempat meninggalnya pasien pada area pemakaman COVID-19 yang telah disiapkan oleh pemerintah kabupaten/kota. Serta proses pemakaman ditangani oleh tim pemakaman jenazah pasien COVID-19 di kabupaten/kota sesuai dengan wilayah tempat pasien meninggal.

“Surat edaran ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan dapat diubah sesuai dengan perkembangan situasi. Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya,” tukasnya. (ewa/tan)

Most Read

Artikel Terbaru

/