30.4 C
Manado
Minggu, 14 Agustus 2022

Pengacara Habib Rizieq Sebut Percuma Irjen Ferdy Sambo Dicopot, Ini Alasannya

MANADOPOST.ID – Pengacara HRS, Aziz Yanuar menyebut, hal terpenting dari baku tembak Brigadir Joshua dan Bharada E di Rumah Irjen Ferdy Sambo, bukanlah masalah pencopotan.

Namun hal terpenting dari kasus penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo menurut Pengacara HRS ini yaitu kejujuran dan transparansi dalam proses hukumnya.

Pengacara Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar, juga mengapresiasi sikap tegas Kapolri Jendral Sigit Sulistyo mecopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri terkait kasus dugaan baku tembak.

“Kami apresiasi dan hormati keputusan institusi Polri (copot Irjen Ferdy),” kata Aziz saat dihubungi pojoksatu.id, Selasa (19/7/2022).

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Kendati sudah dicopot, kata Aziz, namun yang terpenting dari kasus dugaan baku tembak Brigadir Joshua dan Bharada E yaitu kejujuran dan transparansi dalam proses hukumnya.

Termasuk adanya dugaan kejanggalan yang berkembang di tengah masyarakat juga harus dibongkar.

“Poinnya bukan itu (dicopot) sebenarnya, namun kejujuran dan keterbukaan dalam penegakan hukum yang berkeadilan, serta proses hukum yang tentu saja masuk akal bebas dari rekayasa,” ujarnya.

Selain itu, Aziz juga meminta Polri agar memberikan penjelasan dan keterangan yang masuk akal perihal dugaan baku tembak di kediaman Irjen Ferdy Sambo itu.

Pasalnya saat ini penjelasan Polri masih berubah-ubah, sehingga kondisi tersebut menyebabkan adanya ketidak percayaan masyarakat terhadap penyelidikan Polri.

“Penjelasannya berubah-ubah dan kontra dengan kondisi ada. Ya percuma juga dinonaktifkan,” ujarnya.

“Ini momen super penting untuk Polri. Jangan sampai gara- gara satu dua orang oknum mengorbankan institusi Polri. Polri tidak boleh tunduk oleh oknum,” tambah Aziz. (fir/pojoksatu)

MANADOPOST.ID – Pengacara HRS, Aziz Yanuar menyebut, hal terpenting dari baku tembak Brigadir Joshua dan Bharada E di Rumah Irjen Ferdy Sambo, bukanlah masalah pencopotan.

Namun hal terpenting dari kasus penembakan di rumah Irjen Ferdy Sambo menurut Pengacara HRS ini yaitu kejujuran dan transparansi dalam proses hukumnya.

Pengacara Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar, juga mengapresiasi sikap tegas Kapolri Jendral Sigit Sulistyo mecopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri terkait kasus dugaan baku tembak.

“Kami apresiasi dan hormati keputusan institusi Polri (copot Irjen Ferdy),” kata Aziz saat dihubungi pojoksatu.id, Selasa (19/7/2022).

Kendati sudah dicopot, kata Aziz, namun yang terpenting dari kasus dugaan baku tembak Brigadir Joshua dan Bharada E yaitu kejujuran dan transparansi dalam proses hukumnya.

Termasuk adanya dugaan kejanggalan yang berkembang di tengah masyarakat juga harus dibongkar.

“Poinnya bukan itu (dicopot) sebenarnya, namun kejujuran dan keterbukaan dalam penegakan hukum yang berkeadilan, serta proses hukum yang tentu saja masuk akal bebas dari rekayasa,” ujarnya.

Selain itu, Aziz juga meminta Polri agar memberikan penjelasan dan keterangan yang masuk akal perihal dugaan baku tembak di kediaman Irjen Ferdy Sambo itu.

Pasalnya saat ini penjelasan Polri masih berubah-ubah, sehingga kondisi tersebut menyebabkan adanya ketidak percayaan masyarakat terhadap penyelidikan Polri.

“Penjelasannya berubah-ubah dan kontra dengan kondisi ada. Ya percuma juga dinonaktifkan,” ujarnya.

“Ini momen super penting untuk Polri. Jangan sampai gara- gara satu dua orang oknum mengorbankan institusi Polri. Polri tidak boleh tunduk oleh oknum,” tambah Aziz. (fir/pojoksatu)

Most Read

Artikel Terbaru

/