24.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

Tes CPNS Lanjut Daring, Peserta Dianjurkan Pelajari Pokok Materi Soal

MANADOPOST.ID—Ada info penting untuk pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Sulawesi Utara. Seluruh instansi telah mengumumkan jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) untuk seleksi formasi 2019, Selasa (18/8). Sebagian besar tes akan dilakukan secara daring.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum Dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono menyampaikan, pengumuman jadwal bisa dilihat di laman masing-masing instansi. Di sana, semua akan dijelaskan secara rinci syarat, jadwal, dan lokasi untuk tes SKB para peserta. “Insya Allah semua instansi sudah mengumumkan,” tutunya, kemarin.

Sesuai dengan namanya, SKB bertujuan menilai kesesuaian antara kompetensi bidang yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi bidang kebutuhan jabatan. Karenanya, akan ada tes-tes lanjutan seperti wawancara mengenai bidang yang dilamar. Sejauh ini, seluruhnya dilakukan secara daring.

Mengenai materi ujian, Paryono memaparkan, bahwa untuk formasi jabatan fungsional, maka soal dibuat langsung oleh instansi pembina jabatan fungsional tersebut. Artinya, pelamar harus benar-benar memahami bidang yang dilamar.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Oleh karenanya, disarankan untuk mempelajari materi sesuai dengan formasi yang dilamar. Seperti pokok-pokok materi soal yang ada dalam surat edaran MenPANRB,” tegasnya.

Peserta diminta bersungguh-sungguh dalam mempelajari materi soal tersebut. Karena persentase SKB cukup besar dalam seleksi CPNS. Yakni, 60 persen. Selain itu, dia mewanti-wanti agar peserta memperhatikan jadwal yang telah diumumkan oleh masing-masing instansi.

Sehingga tidak salah waktu dan tempat. “Jaga kesehatan juga patuhi protokol kesehatan pada saat SKB berlangsung,” ungkap Paryono.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) misalnya. Sudah mengumumkan perihal tes SKB di instansinya melalui laman https://cpns.kemkes.go.id. Dari pengumuman tersebut, diwajibkan pesrta mencetak Kartu Peserta SKB melalui laman (https://sscn.bkn.go.id) dan mencetak Kartu Jadwal Ujian SKB melalui laman https://cpns.kemkes.go.id.

Sebab, lokasi, jadwal, dan sesi ujian tercantum pada Kartu Jadwal Ujian SKB yang dicetak dengan memasukkan NIK dan Nomor Peserta pada laman https://cpns.kemkes.go.id. Pencetakan dapat dilakukan mulai tanggal 18 Agustus 2020.

Beda lagi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Kemenlu sejak awal memberikan kebebasan peserta bisa memilih lokasi dan jadwal ujian. Dengan catatan, bagi yang berdomisili Jabodetabek dan banten, CAT dilaksanakan oleh Kemenlu di Jakarta.

Sementara yang berada di luar itu, CAT dan essay dilakukan di lokasi yang ditentukan BKN. Kemudian, untuk uji kemampuan bahasa dilakukan secara daring.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah sempat tertunda karena pandemic Covid-19, SKB tes CPNS formasi 2019 akhirnya digelar. SKB bakal dilakukan pada 1 September hingga 12 Oktober 2020. Sebanyak 336.487 orang tercatat akan mengikuti tes lanjutan seleksi CPNS ini.

Jumlah tersebut terdiri dari 83.175 peserta instansi pusat dan 253.312 peserta untuk instansi daerah. Dari jumlah tersebut, 297.190 peserta akan menggunakan CAT BKN. Sisanya, menggunakan sistem dari masing-masing instansi. Tahun ini sendiri, ada 504 instansi pusat dan daerah yang membuka lowongan PNS-nya.(gnr)

MANADOPOST.ID—Ada info penting untuk pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Sulawesi Utara. Seluruh instansi telah mengumumkan jadwal pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB) untuk seleksi formasi 2019, Selasa (18/8). Sebagian besar tes akan dilakukan secara daring.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum Dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono menyampaikan, pengumuman jadwal bisa dilihat di laman masing-masing instansi. Di sana, semua akan dijelaskan secara rinci syarat, jadwal, dan lokasi untuk tes SKB para peserta. “Insya Allah semua instansi sudah mengumumkan,” tutunya, kemarin.

Sesuai dengan namanya, SKB bertujuan menilai kesesuaian antara kompetensi bidang yang dimiliki oleh pelamar dengan standar kompetensi bidang kebutuhan jabatan. Karenanya, akan ada tes-tes lanjutan seperti wawancara mengenai bidang yang dilamar. Sejauh ini, seluruhnya dilakukan secara daring.

Mengenai materi ujian, Paryono memaparkan, bahwa untuk formasi jabatan fungsional, maka soal dibuat langsung oleh instansi pembina jabatan fungsional tersebut. Artinya, pelamar harus benar-benar memahami bidang yang dilamar.

“Oleh karenanya, disarankan untuk mempelajari materi sesuai dengan formasi yang dilamar. Seperti pokok-pokok materi soal yang ada dalam surat edaran MenPANRB,” tegasnya.

Peserta diminta bersungguh-sungguh dalam mempelajari materi soal tersebut. Karena persentase SKB cukup besar dalam seleksi CPNS. Yakni, 60 persen. Selain itu, dia mewanti-wanti agar peserta memperhatikan jadwal yang telah diumumkan oleh masing-masing instansi.

Sehingga tidak salah waktu dan tempat. “Jaga kesehatan juga patuhi protokol kesehatan pada saat SKB berlangsung,” ungkap Paryono.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) misalnya. Sudah mengumumkan perihal tes SKB di instansinya melalui laman https://cpns.kemkes.go.id. Dari pengumuman tersebut, diwajibkan pesrta mencetak Kartu Peserta SKB melalui laman (https://sscn.bkn.go.id) dan mencetak Kartu Jadwal Ujian SKB melalui laman https://cpns.kemkes.go.id.

Sebab, lokasi, jadwal, dan sesi ujian tercantum pada Kartu Jadwal Ujian SKB yang dicetak dengan memasukkan NIK dan Nomor Peserta pada laman https://cpns.kemkes.go.id. Pencetakan dapat dilakukan mulai tanggal 18 Agustus 2020.

Beda lagi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu). Kemenlu sejak awal memberikan kebebasan peserta bisa memilih lokasi dan jadwal ujian. Dengan catatan, bagi yang berdomisili Jabodetabek dan banten, CAT dilaksanakan oleh Kemenlu di Jakarta.

Sementara yang berada di luar itu, CAT dan essay dilakukan di lokasi yang ditentukan BKN. Kemudian, untuk uji kemampuan bahasa dilakukan secara daring.

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah sempat tertunda karena pandemic Covid-19, SKB tes CPNS formasi 2019 akhirnya digelar. SKB bakal dilakukan pada 1 September hingga 12 Oktober 2020. Sebanyak 336.487 orang tercatat akan mengikuti tes lanjutan seleksi CPNS ini.

Jumlah tersebut terdiri dari 83.175 peserta instansi pusat dan 253.312 peserta untuk instansi daerah. Dari jumlah tersebut, 297.190 peserta akan menggunakan CAT BKN. Sisanya, menggunakan sistem dari masing-masing instansi. Tahun ini sendiri, ada 504 instansi pusat dan daerah yang membuka lowongan PNS-nya.(gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/