28.9 C
Manado
Jumat, 27 November 2020

Dukung Olly-Steven, Sesepuh Golkar ‘Reuni’ di SaVeRo

MANADOPOST.JAWAPOS.COM—Pemandangan menarik terlihat di Tondano, Senin (19/10) kemarin. Panji berwarna kuning terlihat menyatu dengan warna merah. Di seputaran Sekretariat Tim Pemenangan SaVeRo untuk Olly Dondokambey dan Steven Kandouw. Ini merupakan tim pemenangan yang digawangi politikus senior Golkar Stefanus Vreeke Runtu (SVR).

Acara yang dihadiri langsung calon Gubernur Sulut Olly Dondokambey tersebut, menjadi ajang ‘reuni’ para sesepuh Partai Golkar dan sejumlah politikus senior. Selain SVR, tampak hadir Sherpa Manembu, Hamdi Paputungan, Max Lumintang, Alfian Rattu, Marhany Pua, juga Hendri Kindangen. Terlihat juga Wempie Frederik ikut berbaur. Sejumlah mantan birokrat Minahasa tak ketinggalan. SVR dalam orasi politiknya menjelaskan mengenai dua warna yang jarang bersatu di momen politik seperti saat ini, yakni merah dan kuning. “Kuning merupakan lambang kemenangan. Sementara merah bagi orang Minahasa adalah warna kebesaran,” kata mantan Ketua Golkar Sulut ini, di hadapan Olly dan Ketua Tim Pemenangan Olly-Steven Marhany Pua.

Dia juga memaparkan jika Tim Pemenangan SaVeRo ini lahir dari pemikiran para kader senior Golkar. “Tapi di sini kita tidak bawa nama partai walaupun sebagian besar Savero berlatarbelakang kader Partai Golkar,” sebutnya. Mantan Bupati Minahasa dua periode ini menegaskan jika tim ini akan berjuang dengan tulus memenangkan Olly-Steven. “Dukungan teman-teman SaVeRo beri motivasi. Kami akan mampu berjuang. Kami yakin dan dengan komitmen OD-SK telah merumuskan konsep pembangunan yang saat ini dirasakan warga Sulut. SaVeRo akan menangkan OD-SK. Kita bertekad Minahasa menang di atas 80 persen. Tentu harus kerja keras. Keberhasilan itu kami dapatkan dari kerja keras dan meminta hikmat Tuhan,” tuturnya. SVR menyebut alasan kenapa harus Olly-Steven yang menang. “Karena kita sudah merasakan kemajuan Sulut di tangan kedua pemimpin ini. Mereka telah memberi bukti berbuat untuk Sulut. Mari kita beri dukungan,” tegas mantan Wakil Ketua DPRD Sulut ini.

Menurutnya, siapa pemimpin yang memimpin dengan tulus harus diberi kesempatan. “Pak Olly, kami laporkan, kami punya data terbaru. Sudah ada di sini. Kita yakin bisa menang di Minahasa,” sambungnya.

Saat diberi kesempatan menyampaikan sambutan, Olly mengawalinya dengan ungkapkan kaget ketika melihat suasana sekretariat Tim Pemenangan SaVero. “Lain daripada yang lain. Karena pas ke sini, kita melihat tanda-tanda kuning-merah. Kalau jalan sama-sama tak ada hambatan,” ujar Olly. Dia berterimakasih atas dukungan ini. “Kita siap bawa Sulut berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berbudaya dalam kebudayaan. Ini paling penting karena selama ini, kita (Sulut) hanya menjadi sub ordinat dari daerah lain. Sulut jauh dari Jakarta, sehingga  saat saya mencalonkan diri jadi gubernur, ini tiga prinsip yang saya kemukakan,” jelasnya.

Karena kata Olly, Sulut berada di posisi sangat stretagis untuk Indonesia. Sebelum merdeka sudah ditulis bagaimana posisi Sulut menjadi pusat perekonomian nanti. Begitu juga dalam Kabinet Juanda, Bitung itu sangat strategis untuk pembangunan Indonesia. “Ini belum terwujud. Jadi saat saya mencalonkan diri kembali, ini tiga prinsip yang saya pakai,” tukas Olly. Ketua DPD PDI Perjuangan Sulut ini melanjutkan, selama periode pertama semua konsep pembangunan Olly-Steven berhasil diwujudkan. “RPJMD berjalan baik karena semua memahami, tanpa dukungan orbamen masyarakat kita tak bisa membangun,” tuturnya. Pembangunan dijalankan termasuk pembenahan sumber daya. “Setelah melewati periode pertama, kami lihat lima tahun tidak cukup. Dengan keberanian, saya dan Pak Steven maju kembali untuk menuntaskan perencanaan pembangunan yang sudah kami rancang. Saya percaya ini bisa dilaksanakan jika kami diberi mandate politik oleh rakyat Sulut,” sebutnya. Di kesempatan itu, Olly kembali menyinggung berbagai terobosan yang dilakukan selama Covid-19. Di antaranya ekspor sumber daya Sulut ke Jepang. Mulai dari perikanan dan pertanian. “Jika terpilih nanti, Olly-Steven komitmen mengembangkan sektor pertanian dan perikanan yang merupakan sumber kekayaan Sulut,” tandasnya.

Sherpa Manembu ketika diwawancarai mengatakan, alasan dia bergabung bersama SaVeRo untuk memenangkan Olly-Steven adalah karena sosok kedua pemimpin ini, terutama calon wakil gubernur. “Kita sudah lihat prestasi-prestasi dalam membangun Sulut kian hebat,” sebutnya. Terkait ancaman pemecatan sebagai kader Golkar, mantan anggota DPRD Provinsi Sulut ini menjawabnya dengan santai. “Saya sudah cukup lama meninggalkan dunia politik. Dengan maksud memberi kesempatan pada anak muda untuk mengembangkan diri. Tapi apa yang terjadi saat ini. Ngeri deh,” kata Manembu, dengan gaya khasnya. Dia berpesan untuk berhati-hati dengan ‘turbulensi’ politik yang bisa datang kapan saja. “Jadi bagi yang menggencarkan pemecatan, hati-hati dengan turbulensi politik,” kunci Manembu.

Diketahui dukungan kader beringin untuk Olly-Steven bukan kali pertama. Sebelumnya ada Jimmy Rimba Rogi dan Syerly Adelyn Sompotan serta sejumlah kader Golkar lain yang komitmen memenangkan PDI Perjuangan di pilkada 9 Desember mendatang.(gel)

-

Artikel Terbaru

ISPA `Serang` Warga Bolmong

MANADOPOST.ID--Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) dr Erman Paputungan mengatakan, untuk penyakit yang paling banyak terjadi di Bolmong adalah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). 

Tiga Tahun,  Pemkab Bagikan 11.819 Sertifikat Tanah

MANADOPOST.ID---Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong Selatan (Bolsel) berhasil membagikan sertifikat tanah gratis kurang lebih 11.819 sertifikat.

Kotamobagu Akan Terapkan Elektronifikasi Transaksi Pemda

MANADOPOST.ID--Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kotamobagu, Ahmad Yani Umar, mengatakan pemerintah akan mengeluarkan regulasi Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

Bolmong Mulai Salurkan Bantuan Bantuan Tahap VII

MANADOPOST.ID--Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali menyalurkan Bantuan tahap VII bagi masyarakat terdampak akibat pandemi Covid-19.

1.600 Tenaga Kerja Tercover BPJS Ketenagakerjaan

MANADOPOST.ID—Untuk melindungi tenaga kerja baik formal maupun informal, Pemkab Sangihe melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sangihe mengakomodir 1.600 tenaga kerja dalam BPJS Ketenagakerjaan.