25C
Manado
Jumat, 26 Februari 2021

Tahapan Pilkada Tuntas, Ini Deretan Prestasi KPU Sulut

MANADO—Tahapan pemilihan tahun 2020 sudah tuntas. Dengan digelarnya rapat pleno penetapan calon gubernur dan wakil gubernur terpilih. Dalam proses tahapan pilkada ini, sejumlah prestasi ditorehkan penyelenggara, dalam hal ini KPU Provinsi Sulawesi Utara.

Diungkapkan Ketua KPU Ardiles Mewoh, partisipasi pemilih di pemilihan gubernur mencapai angka 79,7% di atas target partisipasi nasional dan jadi tertinggi di antara 9 provinsi penyelenggara pilgub. “Demikian juga pilkada Kota Tomohon 91 persen. Ini tertinggi di seluruh Indonesia untuk tingkat kota. Selanjutnya Boltim dan Bolsel peringkat kedua dan ketiga tertinggi untuk kabupaten. Sementara Mitra, yang bukan penyelenggara pilkada hanya pilgub, namun mencatat angka partisipasi tertinggi,” sebut Mewoh.

Tak sampai di situ, pada pemilihan kali ini tidak terjadi pelanggaran terhadap tata cara mekanisme prosedur pelaksanaan seluruh tahapan pemilihan. Hal ini dibuktikan dengan tak adanya sengketa proses. “Dari tahap awal sampai akhir kami menetapkan paslon. Terima kasih Bawaslu,” lanjutnya. Terkait hasil pemilihan, diyakini seluruh pihak dan dibuktikan dengan tak ada sengketa hasil di Mahkamah Konstitusi. “Ini catatan baik untuk kita. Pilkada sebelumnya ada. Tapi kali ini tidak,” tukasnya.

Mewoh juga memaparkan, semakin baik daftar pemilih. Dibuktikan dengan menurunnya angka jumlah pemilih dalam daftar pemilih tambahan. “Pun semakin baiknya pemahaman masyarakat menggunakan hak pilih. Karena angka surat suara tidak sah dan suarat suara yang dikembalikan karena keliru dicoblos turun. Secara teknis ini menunjukkan masyarakat memahami penggunaan hak pilih di TPS,” sebutnya.

Paling penting, lanjut Mewoh, tahapan pemilihan lancar dan kondusif. “Tak ada gangguan. Terima kasih semua pihak, masyarakat. Kami apresiasi jajaran penyelenggara pemilihan. KPU kabupaten/kota, PPK, PPS, KPPS, pengamanan TPS. Meski pelaksanaan di masa pandemi ternyata niat warga sangat tinggi menjadi penyelenggara pemilihan. Buktinya banyak yang mendaftar penyelenggara adhoc. Kami awalnya khawatir tak ada yang mendaftar karena pandemi,” paparnya.

KPU juga berterimakasih pada Bawaslu Sulut dan jajaran. “Kita semua bekerja semaksimal mungkin hadirkan kualitas pemilihan yang berintegritas meski nyawa terancam. Namun kita semangat dan termotivasi. Terima kasih Forkompimda yang luar biasa beri dukungan dalam setiap tahapan. Situasi Sulut kondusif karena pengamanan dengan kolaborasi yang mantap sehingga sukses,” tandasnya.(gel)

Artikel Terbaru