alexametrics
30.4 C
Manado
Senin, 16 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

DUH.. SERANGAN KERAS KE PRESIDEN! IKN Baru Nusantara Disebut Modus Bagi-bagi Proyek Ala Jokowi

MANADOPOST.ID – Ekonom Faisal Basri menilai rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur  yang bernama Nusantara adalah modus pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk bagi-bagi proyek ke koleganya.

Dilansir dari suara.com, Faisal mengatakan seluruh proyek terkait pembangunan IKN baru ini tidak dilakukan dengan sistem tender yang baik, melainkan langsung ditunjuk oleh pemerintah pusat.

“Ini adalah salah satu modus untuk bagi-bagi konsesi sesuka hati karena nanti di sana tidak ada proses tender, semua tunjuk langsung, bahkan UU belum ada pun sudah bagi-bagi lapak,” kata Faisal dalam diskusi Indonesia Corruption Watch (ICW), Jumat (21/1/2022).

Dia mencontohkan pengadaan air bersih untuk IKN akan digarap oleh Hashim Djojohadikusumo yang tidak lain adalah pengusaha dan saudara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Selain itu, ada perusahaan semen Hongshi Holdings Group yang baru membuka pabrik di Kalimantan Utara dan diperkirakan akan menjadi tender pengadaan semen untuk pembangunan IKN.

“Jadi prosesnya sudah mulai bagi-bagi, belum lagi yang kami tidak tahu ya kemungkinan modusnya juga seperti itu,” ucapnya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (RUU IKN) menjadi UU dalam rapat Paripurna DPR RI ke-13 masa persidangan III tahun sidang 2021-2022, pada Selasa (18/1/2022).

Dengan begitu, proses pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) bisa dilaksanakan.

MANADOPOST.ID – Ekonom Faisal Basri menilai rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur  yang bernama Nusantara adalah modus pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk bagi-bagi proyek ke koleganya.

Dilansir dari suara.com, Faisal mengatakan seluruh proyek terkait pembangunan IKN baru ini tidak dilakukan dengan sistem tender yang baik, melainkan langsung ditunjuk oleh pemerintah pusat.

“Ini adalah salah satu modus untuk bagi-bagi konsesi sesuka hati karena nanti di sana tidak ada proses tender, semua tunjuk langsung, bahkan UU belum ada pun sudah bagi-bagi lapak,” kata Faisal dalam diskusi Indonesia Corruption Watch (ICW), Jumat (21/1/2022).

Dia mencontohkan pengadaan air bersih untuk IKN akan digarap oleh Hashim Djojohadikusumo yang tidak lain adalah pengusaha dan saudara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Selain itu, ada perusahaan semen Hongshi Holdings Group yang baru membuka pabrik di Kalimantan Utara dan diperkirakan akan menjadi tender pengadaan semen untuk pembangunan IKN.

“Jadi prosesnya sudah mulai bagi-bagi, belum lagi yang kami tidak tahu ya kemungkinan modusnya juga seperti itu,” ucapnya.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI resmi menyetujui Rancangan Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (RUU IKN) menjadi UU dalam rapat Paripurna DPR RI ke-13 masa persidangan III tahun sidang 2021-2022, pada Selasa (18/1/2022).

Dengan begitu, proses pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) bisa dilaksanakan.

Most Read

Artikel Terbaru

/