alexametrics
24.4 C
Manado
Selasa, 28 September 2021
spot_img

Kapal Selam Indonesia Hilang di Laut Bali, Ini Penjelasan TNI AL

MANADOPOST.ID – Hilangnya KRI Nanggala 402 di Laut Bali, pada Rabu (21/4) hingga saat ini, masih menjadi misteri. Pasalnya kapal selam buatan Jerman tersebut sampai sekarang, belum ditemukan

Ilustrasi KRI Nanggala (jawapos.com)

Dilansir dari jawapos.com, KRI Nanggala 402 diketahui menghilang saat melakukan gladi resik persiapan untuk mengikuti latihan penembakan di laut Bali, pada Kamis (22/4) besok.

Dari keterangan yang diterima, hingga saat ini TNI AL masih melakukan pencarian terhadap KRI Nanggala 402. Bahkan TNI AL telah mengkonfirmasi titik koordinat keberadaan kapal tersebut dan mengirimkan armada untuk melakukan penyusuran.

KRI Nanggala-402 saat di pangkalan Ujung, Surabaya pada 2012. Pada Rabu (21/4), kapal selam buatan Jerman itu dikabarkan menghilang di Utara Bali. (Dite Surendra/Jawa Pos)

Dalam keterangan tersebut, TNI AL memastikan Kapal membawa 53 orang. Terdiri dari 49 ABK, 1 Komandan Satuan, dan 3 personel Arsenal dalam keadaan layak menyelam.

“Dalam pelayaran ini kondisi material dan personel siap,” tulis TNI AL dalam keterangan resminya.

Penyebab teggelamnya KRI Nanggala-402 diduga karena kegagalan sistem. Sehingga menyebabkan kapal tidak bisa dikendalikan dan jatuh ke dasar laut.

KRI Nanggala saat berlabuh

“Kemungkinan saat menyelam statis terjadi black out sehingga kapal tidak terkendali dan tidak dapat dilaksanakan prosedur kedaruratan,” tulis TNI AL.

Mereka menyebut, harusnya ada tombol darurat untuk menghembus, supaya kapal bisa timbul ke permukaan. Namun, karena prosedur kedaruratan gagal dilakukan, maka kapal tenggelam.

Sebagai informasi, KRI Nanggala-402 merupakan salah satu kapal selam dari lima kapal selam yang dimiliki Indonesia. Kapal ini diproduksi perushaan Jerman pada 1979 dan dibeli Indonesia pada 1981. (*)

spot_imgspot_imgspot_imgspot_img

Artikel Terbaru