31.4 C
Manado
Rabu, 17 Agustus 2022

Agen Rahasia Israel Dikabarkan Buru Warga Palestina Terlibat Hamas di Seluruh Dunia

MANADOPOST.ID- Aparat keamanan Malaysia meningkatkan pengamanan kepada warga Palestina yang berada di negeri Jiran tersebut. Tindakan ini dilakukan sebagai dampak dari aksi saling serang antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

 

Menurut pernyataan pemerintah Malaysia, Israel mengancam akan memburu warga Palestina di seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang diduga mempunyai hubungan dengan organisasi massa atau milisi yang saat ini sedang berkonflik. “Kementerian Dalam Negeri meminta masyarakat tetap tenang karena situasi keamanan dalam negeri masih terkendali dan dalam keadaan baik,” beber Menteri Dalam Negeri Malaysia, Datuk Seri Hamzah Zainudin, seperti dilansir kantor berita Anadolu Agency, dan dikutip Middle East Monitor, Kamis (20/5).

 

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pusat Komando Operasi Pertahanan Siber Malaysia (CDOC) membeber mencegat pesan yang berisi perintah dari Badan Intelijen Israel (Mossad) untuk memburu dan menghabisi seluruh warga Palestina yang terlibat dengan organisasi perlawanan seperti Hamas, Jihad Islam, Fatah, hingga Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP).

 

Zainudin mengatakan pemerintah Malaysia sampai saat ini terus mendukung organisasi yang mendukung perjuangan penduduk Palestina. “Pemerintah Malaysia menegaskan dukungan terhadap aspirasi dan perjuangan rakyat Palestina,” tegas Zainudin.

Malaysia sepertinya tidak ingin kecolongan seperti yang terjadi pada April 2018 silam. Saat itu, seorang insinyur Palestina bernama Fadi Al-Batsh yang dekat dengan Hamas tewas dibunuh ketika berjalan ke masjid untuk menunaikan salat subuh. Mereka meyakini Mossad (Agen Rahasia Israel) adalah dalang pembunuhan itu. (cnn/vip)

MANADOPOST.ID- Aparat keamanan Malaysia meningkatkan pengamanan kepada warga Palestina yang berada di negeri Jiran tersebut. Tindakan ini dilakukan sebagai dampak dari aksi saling serang antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

 

Menurut pernyataan pemerintah Malaysia, Israel mengancam akan memburu warga Palestina di seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang diduga mempunyai hubungan dengan organisasi massa atau milisi yang saat ini sedang berkonflik. “Kementerian Dalam Negeri meminta masyarakat tetap tenang karena situasi keamanan dalam negeri masih terkendali dan dalam keadaan baik,” beber Menteri Dalam Negeri Malaysia, Datuk Seri Hamzah Zainudin, seperti dilansir kantor berita Anadolu Agency, dan dikutip Middle East Monitor, Kamis (20/5).

 

Pusat Komando Operasi Pertahanan Siber Malaysia (CDOC) membeber mencegat pesan yang berisi perintah dari Badan Intelijen Israel (Mossad) untuk memburu dan menghabisi seluruh warga Palestina yang terlibat dengan organisasi perlawanan seperti Hamas, Jihad Islam, Fatah, hingga Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina (PFLP).

 

Zainudin mengatakan pemerintah Malaysia sampai saat ini terus mendukung organisasi yang mendukung perjuangan penduduk Palestina. “Pemerintah Malaysia menegaskan dukungan terhadap aspirasi dan perjuangan rakyat Palestina,” tegas Zainudin.

Malaysia sepertinya tidak ingin kecolongan seperti yang terjadi pada April 2018 silam. Saat itu, seorang insinyur Palestina bernama Fadi Al-Batsh yang dekat dengan Hamas tewas dibunuh ketika berjalan ke masjid untuk menunaikan salat subuh. Mereka meyakini Mossad (Agen Rahasia Israel) adalah dalang pembunuhan itu. (cnn/vip)

Most Read

Artikel Terbaru

/