alexametrics
32.4 C
Manado
Kamis, 19 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Baru Tiba dari Jakarta, Kakak Sela Menangis Histeris Lihat Kondisi Sang Adik

MANADOPOST.ID— Tangis Joyce Angelica Sulu langsung pecah ketika peti jenazah sang adik, Marsela Sulu (12), dibuka Jumat malam (21/5). Joyce yang baru tiba dari Jakarta, menangis histeris melihat kondisi jenazah Sela.

Keluarga Sela yang lain juga ikut pecah tangisannya melihat orang yang mereka sayangi itu terbujur kaku dengan kondisi mengenaskan. Peti jenazah tak dibuka lama, dan langsung ditutup lagi oleh keluarga.

Seperti diketahui, Marsela Sulu, bocah 12 tahun asal Koha yang hilang sejak 18 Mei lalu, Jumat pagi (21/5) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Sela diduga kuat dibunuh. Kapolsek Pineleng Iptu Marudut Pasaribu mengatakan, terduga pelaku dalam pengejaran pihaknya.

Korban ditemukan di Desa Koha, Jaga Satu, Kecamatan Mandolang, tepatnya di perkebunan Karumama, di bawah pohon pala. Anggota Polsek Pineleng dipimpin Kapolsek IPTU Marudut Pasaribu besama anggota dibantu Tim Paniki Polresta Manado langsung mengembangkan kasus. Tak berselang lama, informasi didapat, korban saat ditemukan berada di dalam karung.(gnr/tan)

MANADOPOST.ID— Tangis Joyce Angelica Sulu langsung pecah ketika peti jenazah sang adik, Marsela Sulu (12), dibuka Jumat malam (21/5). Joyce yang baru tiba dari Jakarta, menangis histeris melihat kondisi jenazah Sela.

Keluarga Sela yang lain juga ikut pecah tangisannya melihat orang yang mereka sayangi itu terbujur kaku dengan kondisi mengenaskan. Peti jenazah tak dibuka lama, dan langsung ditutup lagi oleh keluarga.

Seperti diketahui, Marsela Sulu, bocah 12 tahun asal Koha yang hilang sejak 18 Mei lalu, Jumat pagi (21/5) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Sela diduga kuat dibunuh. Kapolsek Pineleng Iptu Marudut Pasaribu mengatakan, terduga pelaku dalam pengejaran pihaknya.

Korban ditemukan di Desa Koha, Jaga Satu, Kecamatan Mandolang, tepatnya di perkebunan Karumama, di bawah pohon pala. Anggota Polsek Pineleng dipimpin Kapolsek IPTU Marudut Pasaribu besama anggota dibantu Tim Paniki Polresta Manado langsung mengembangkan kasus. Tak berselang lama, informasi didapat, korban saat ditemukan berada di dalam karung.(gnr/tan)

Most Read

Artikel Terbaru

/