24.4 C
Manado
Rabu, 6 Juli 2022

GEGER! Kedubes Inggris Didesak Minta Maaf, Gegara Kibarkan Bendera LGBT, Tak Hormati Pancasila

MANADOPOST.ID – Kedubes Inggris dianggap tak menghormati Indonesia dan Pancasila dengan postingan atau kibaran bendera LGBT. Kedubes Inggris didesak segera minta maaf ke Indonesia.

Tindakan Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia yang diduga mengibarkan bendera lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) menuai protes dari berbagai lapisan masyarakat.

Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) sangat menyayangkan tindakan Kedubes Inggris untuk Indonesia mengibarkan bendera LGBT itu.

Ketua PP GMPI Bidang Media dan Infokom M Samsul Arifin mengatakan Kedubes Inggris dalam akun media sosial resminya juga mengunggah foto dukungan untuk LGBT.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dia menilai tindakan Kedubes Inggris untuk Indonesia itu tidak menghormati Pancasila.

“Tindakan Kedubes Inggris yang mengibarkan bendera LGBT tersebut adalah bagian dari tidak menghormati Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia,” kata Samsul Arifin di Jakarta, Sabtu (21/5).

Dia menambahkan Menurut dia, sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, yang menekankan nilai-nilai agama.

“Tidak ada satu pun agama dari enam agama yang diakui Indonesia yang mendukung praktik LGBT, termasuk agama Islam yang merupakan mayoritas,” ungkapnya.

“Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam hanya menyebut dua jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan,” tambahnya.

MANADOPOST.ID – Kedubes Inggris dianggap tak menghormati Indonesia dan Pancasila dengan postingan atau kibaran bendera LGBT. Kedubes Inggris didesak segera minta maaf ke Indonesia.

Tindakan Kedutaan Besar Inggris untuk Indonesia yang diduga mengibarkan bendera lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) menuai protes dari berbagai lapisan masyarakat.

Pimpinan Pusat Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) sangat menyayangkan tindakan Kedubes Inggris untuk Indonesia mengibarkan bendera LGBT itu.

Ketua PP GMPI Bidang Media dan Infokom M Samsul Arifin mengatakan Kedubes Inggris dalam akun media sosial resminya juga mengunggah foto dukungan untuk LGBT.

Dia menilai tindakan Kedubes Inggris untuk Indonesia itu tidak menghormati Pancasila.

“Tindakan Kedubes Inggris yang mengibarkan bendera LGBT tersebut adalah bagian dari tidak menghormati Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia,” kata Samsul Arifin di Jakarta, Sabtu (21/5).

Dia menambahkan Menurut dia, sila pertama Pancasila adalah Ketuhanan Yang Maha Esa, yang menekankan nilai-nilai agama.

“Tidak ada satu pun agama dari enam agama yang diakui Indonesia yang mendukung praktik LGBT, termasuk agama Islam yang merupakan mayoritas,” ungkapnya.

“Al-Qur’an sebagai kitab suci umat Islam hanya menyebut dua jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan,” tambahnya.

Most Read

Artikel Terbaru

/