29 C
Manado
Selasa, 24 November 2020

Volume Ekspor Sulut ke Jepang Meningkat Pesat

MANADOPOST.ID—Volume ekspor sejumlah komoditi dari Manado ke Jepang terus meningkat. Langkah direct call yang digagas Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) yang kini sedang cuti kampanye, Olly Dondokambey, yakni mengupayakan ekspor dari Manado langsung ke Jepang, terbukti sangat tepat.

“Kini ekspor langsung ke Jepang sudah memasuki edisi ke delapan. Saya mendapat informasi bahwa terjadi peningkatan volume ekspor yang cukup signifikan pada rabu kemarin. Total volume komoditas yang dikirim mencapai 22,99 ton, sementara khusus dari Sulut, untuk pertama kalinya komoditi dari Manado mencapai 14,02 ton, hampir mendekati target yakni 15 ton,” kata Olly di Manado, Jumat (20/11).

Hasil perikanan, kata Olly, masih sangat dominan. Sebanyak 6.89 ton tuna utuh dan 5.72 ton tuna loin, dikirim ke Jepang. Selain itu ada ikan hias hidup seberat 341 kg dan bawang merah 965 kg.

“Yang juga turut diekspor ke Jepang adalah sampel kemiri, susu Dancow dan mentega Blue Band. Jadi ada permintaan buyer di Jepang. Makanya dikirim sampel dulu. Jika memenuhi syarat, jika spesifikasinya oke, bisa dikirim lebih banyak lagi,” kata Olly yang dalam pilgub mendatang kembali berpasangan dengan Steven Kandouw itu.

Terbukanya ekspor langsung Jepang, kata Olly, membuka peluang besar bagi pelaku usaha, khususnya UMKM untuk memasarkan produknya ke Negeri Matahari Terbit tersebut.

“Jadi bukan hanya produk perikanan saja. Bisa saja beraneka barang, makanan khas, kerajinan dan lain-lain. Jadi ada beragam peluang,” katanya.

Politisi senior PDIP ini menambahkan, selain dari Manado ada juga komoditas dari Ambon, Makassar, Gorontalo dan Jakarta yang diekspor.

Dari Ambon, sebanyak  5,59 ton tuna utuh, Gorontalo sebanyak 1,5 ton tuna loin, Makassar 314 kg tuna loin dan sebanyak 1,55 general kargo berupa spare part kendaraan dari Jakarta.

“Jadi kita juga membantu provinsi tetangga untuk memasarkan produknya langsung ke Jepang. Ini bagian dari upaya kita menjadikan Sulut sebagai pintu gerbang Pasifik,” pungkas Olly.(gnr)

-

Artikel Terbaru

Warga Teteli Ditemukan Mengambang di Pantai Bulo

Sesosok mayat ditemukan mengambang di Pantai Bulo, Kecamatan Mandolang, Minahasa, Selasa (24/11).

Dukung Dunia Pendidikan di Masa Pandemi, PLN Peduli Beri Komputer ke Dua Sekolah di Sulut

Dua sekolah di Sulawesi Utara, yaitu SLB/B GMIM Damai Tomohon dan SMA Negeri 9 Manado, menerima bantuan sarana pendidikan berupa seperangkat peralatan komputer dari PLN UIW Suluttenggo, melalui program CSR PLN Peduli.

Penopang KEK Pariwisata, `Hidup` dari Swadaya Masyarakat

MANADOPOST.ID--Perjalanan menuju desa Lihunu dapat ditempuh sekira 60 menit dari dermaga Likupang. Dengan menaiki kapal sebagai transportasi umum. Namun perjalanan pekan lalu, Selasa (17/11), hanya ditempuh 30 menit. Menggunakan speed boat milik Murex Dive dan Resort dari Pantai Surabaya.

DPRD Usulkan Buka Jalur Pelayaran Amurang-Nusa Utara

MANADOPOST.ID--Ketua DPRD Sitaro Djon Pontoh Janis menyampaikan, bahwa pihaknya mengusulkan agar ada jalur pelayaran Amurang ke wilayah Nusa Utara.

Awas! Bakal Dipidana, Buzzer Pilkada Masuk Radar Polda-Bawaslu

MANADOPOST.ID—Dugaan keterlibatan buzzer (penggiring opini negatif) selama tahapan Pilkada 2020 di Provinsi Sulut, dalam sorotan. Semakin dekat hari pencoblosan, terpantau makin banyak berita bohong seliweran di medsos. Menjatuhkan paslon. Disinyalir sengaja dimainkan oknum buzzer yang memakai akun anonim (identitas tak jelas).