24.4 C
Manado
Kamis, 7 Juli 2022

803.686 Anggota Jemaat Natalan di Rumah Saja!

MANADOPOST.IDPenambahan kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Utara kembali diseriusi pimpinan gereja. Diketahui saat ini pasien positif yang dalam perawatan menembus 2.297. Meninggal 289, sembuh 6.349 orang. Dengan total positif 8.935.

Khusus Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), 803.686 anggota jemaat yang tersebar di 1.003 jemaat, diimbau merayakan Natal dan Tahun Baru dengan keluarga masing-masing. Tidak sembarangan menerima tamu. Imbauan tersebut terdapat pada salah satu poin pemberitahuan yang diterbitkan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, bernomor: K.1690/PPD.VII/12-2020 tanggal 17 Desember.

Lima poin termuat didalamnya. Yang ditandatangani Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina dan Sekretaris Pdt Dr Evert Tangel. “Salam sejahtera dalam kasih Yesus Kristus. Di penghujung tahun 2020 ini, dengan mengucap syukur atas segala kasih dan anugerah Tuhan Yesus Kristus. Maka bersama ini Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa menyampaikan beberapa hal-hal,” terangnya.

Berikut penjelasan yang dimulai dari poin pertama; “Pelaksanaan Pilkada pada tanggal 9 Desember 2020, telah terselenggara dalam tuntunan-Nya. Maka kita diajak untuk mensyukuri anugerah Tuhan, sambil meninggalkan semua perbedaan yang ada selama proses Pilkada ini. Serta terus mendoakan dan mendukung para pemimpin daerah yang telah terpilih dari proses demokrasi ini,” ungkap pimpinan BPMS.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Pun menjadi sorotan BPMS juga, untuk penggunaan Medsos bagi tiap warga gereja. Terlebih dalam memaknai masa Minggu Advent. “Dalam rangka menciptakan suasana yang damai, aman, tentram dan kondusif selama perayaan Gerejawi. Maka kami mengajak seluruh komponen Gereja Masehi Injili di Minahasa, yang menggunakan media sosial, baik group WhatsApp dan halaman atau group Facebook. Agar dalam memberikan postingan menggunakan bahasa yang diwarnai dengan pemaknaan masa-masa adven, Natal Yesus Kristus tahun 2020 dan Tahun Baru 2021,” tambah Arina dalam poin kedua.

Juga ditegaskan soal BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja GMIM dan Pelsus. “Dalam rangka mendukung proses administrasi BPJS Ketenagakerjaan untuk program Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Diharapkan kerja sama dari Badan Pekerja Majelis Jemaat untuk memberikan laporan kepada BPMS GMIM, Bidang Pekerja GMIM dan Pelayan Khusus dalam bentuk surat keterangan BPMJ. Bagi Syamas, Penatua, Guru Agama, Pendeta, Pegawai, Kostor, Komisi Pelayanan Kategorial sebagai peserta dalam program tersebut yang meninggal dunia, selambat-lambatnnya 1 bulan,” urainya.

Yang paling penting terkait penanganan Covid-19 di Bumi Nyiur Melambai. Ini ditegaskan dalam poin keempat pemberitahuan BPMS, jelang ibadah perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Menyikapi laju peningkatan kasus Covid-19 di daerah Provinsi Sulut, maka sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, untuk pelaksanaan ibadah-ibadah Perayaaan Menyambut Natal, Perayaan Natal Yesus Kristus, Malam Akhir Tahun 2020 dan Perayaan Tahun Baru 2021. Sesuai surat penggembalaan BPMS GMIM nomor K.1679/PPD.VII/11-2020 tanggal 27 November 2020,” urainya lagi.

“Menghimbau kepada seluruh warga jemaat GMIM, untuk merayakan Natal Yesus Kristus 2020 dan Tahun Baru 2021, hanya bersama keluarga di rumah masing-masing,” tegas BPMS, sembari menegaskan agar tidak melaksanakan open house.

Ditambahkan Sekum Pdt Tangel dalam poin terakhir, pelayanan administrasi Kantor Sinode GMIM untuk hal-hal yang mendesak sesuai kebutuhan jemaat dan wilayah, dapat menghubungi Sekretaris Departemen atau Kepala Bagian terkait. “Demikian pemberitahuan ini, atas perhatian dan kerjasama yang baik disampaikan terima kasih. Tuhan Yesus, Kepala Gereja dan Juruselamat dunia memberkati dan menolong kita semua,” tandasnya.

Sebelumnya, akibat terus meningkatnya masyarakat terpapar Covid-19 di Sulut, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, menegaskan kepada jajarannya untuk tidak melakukan open house. “Pemimpin adalah teladan. Untuk itu mari kita mencontohkan keteladanan yang baik dengan tidak melakukan open house pada perayaan natal serta tahun baru,” kata Olly, Senin (14/12) lalu.

Lanjut kata dia, mengajak agar seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut menjadi teladan dan pelopor dalam upaya penanganan Covid-19. “Mari kita hanya melakukan ibadah bersama keluarag di rumah masing-masing. Pemimpin jarus jadi teladan dalam memberantas pandemi Covid-19,” singkatnya.(ctr-02/cw-01/gnr)

MANADOPOST.IDPenambahan kasus Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi Sulawesi Utara kembali diseriusi pimpinan gereja. Diketahui saat ini pasien positif yang dalam perawatan menembus 2.297. Meninggal 289, sembuh 6.349 orang. Dengan total positif 8.935.

Khusus Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), 803.686 anggota jemaat yang tersebar di 1.003 jemaat, diimbau merayakan Natal dan Tahun Baru dengan keluarga masing-masing. Tidak sembarangan menerima tamu. Imbauan tersebut terdapat pada salah satu poin pemberitahuan yang diterbitkan Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, bernomor: K.1690/PPD.VII/12-2020 tanggal 17 Desember.

Lima poin termuat didalamnya. Yang ditandatangani Ketua BPMS GMIM Pdt Dr Hein Arina dan Sekretaris Pdt Dr Evert Tangel. “Salam sejahtera dalam kasih Yesus Kristus. Di penghujung tahun 2020 ini, dengan mengucap syukur atas segala kasih dan anugerah Tuhan Yesus Kristus. Maka bersama ini Badan Pekerja Majelis Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa menyampaikan beberapa hal-hal,” terangnya.

Berikut penjelasan yang dimulai dari poin pertama; “Pelaksanaan Pilkada pada tanggal 9 Desember 2020, telah terselenggara dalam tuntunan-Nya. Maka kita diajak untuk mensyukuri anugerah Tuhan, sambil meninggalkan semua perbedaan yang ada selama proses Pilkada ini. Serta terus mendoakan dan mendukung para pemimpin daerah yang telah terpilih dari proses demokrasi ini,” ungkap pimpinan BPMS.

Pun menjadi sorotan BPMS juga, untuk penggunaan Medsos bagi tiap warga gereja. Terlebih dalam memaknai masa Minggu Advent. “Dalam rangka menciptakan suasana yang damai, aman, tentram dan kondusif selama perayaan Gerejawi. Maka kami mengajak seluruh komponen Gereja Masehi Injili di Minahasa, yang menggunakan media sosial, baik group WhatsApp dan halaman atau group Facebook. Agar dalam memberikan postingan menggunakan bahasa yang diwarnai dengan pemaknaan masa-masa adven, Natal Yesus Kristus tahun 2020 dan Tahun Baru 2021,” tambah Arina dalam poin kedua.

Juga ditegaskan soal BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja GMIM dan Pelsus. “Dalam rangka mendukung proses administrasi BPJS Ketenagakerjaan untuk program Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Diharapkan kerja sama dari Badan Pekerja Majelis Jemaat untuk memberikan laporan kepada BPMS GMIM, Bidang Pekerja GMIM dan Pelayan Khusus dalam bentuk surat keterangan BPMJ. Bagi Syamas, Penatua, Guru Agama, Pendeta, Pegawai, Kostor, Komisi Pelayanan Kategorial sebagai peserta dalam program tersebut yang meninggal dunia, selambat-lambatnnya 1 bulan,” urainya.

Yang paling penting terkait penanganan Covid-19 di Bumi Nyiur Melambai. Ini ditegaskan dalam poin keempat pemberitahuan BPMS, jelang ibadah perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Menyikapi laju peningkatan kasus Covid-19 di daerah Provinsi Sulut, maka sebagai bentuk tanggung jawab bersama untuk memutus mata rantai penyebaran virus ini, untuk pelaksanaan ibadah-ibadah Perayaaan Menyambut Natal, Perayaan Natal Yesus Kristus, Malam Akhir Tahun 2020 dan Perayaan Tahun Baru 2021. Sesuai surat penggembalaan BPMS GMIM nomor K.1679/PPD.VII/11-2020 tanggal 27 November 2020,” urainya lagi.

“Menghimbau kepada seluruh warga jemaat GMIM, untuk merayakan Natal Yesus Kristus 2020 dan Tahun Baru 2021, hanya bersama keluarga di rumah masing-masing,” tegas BPMS, sembari menegaskan agar tidak melaksanakan open house.

Ditambahkan Sekum Pdt Tangel dalam poin terakhir, pelayanan administrasi Kantor Sinode GMIM untuk hal-hal yang mendesak sesuai kebutuhan jemaat dan wilayah, dapat menghubungi Sekretaris Departemen atau Kepala Bagian terkait. “Demikian pemberitahuan ini, atas perhatian dan kerjasama yang baik disampaikan terima kasih. Tuhan Yesus, Kepala Gereja dan Juruselamat dunia memberkati dan menolong kita semua,” tandasnya.

Sebelumnya, akibat terus meningkatnya masyarakat terpapar Covid-19 di Sulut, Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, menegaskan kepada jajarannya untuk tidak melakukan open house. “Pemimpin adalah teladan. Untuk itu mari kita mencontohkan keteladanan yang baik dengan tidak melakukan open house pada perayaan natal serta tahun baru,” kata Olly, Senin (14/12) lalu.

Lanjut kata dia, mengajak agar seluruh jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulut menjadi teladan dan pelopor dalam upaya penanganan Covid-19. “Mari kita hanya melakukan ibadah bersama keluarag di rumah masing-masing. Pemimpin jarus jadi teladan dalam memberantas pandemi Covid-19,” singkatnya.(ctr-02/cw-01/gnr)

Most Read

Artikel Terbaru

/